Setelah 7 tahun ngeblog, akhirnya saya mulai merambah ke youtube. Keputusanku ini saya ambil setelah melihat potensi youtube yang lebih menjanjikan ketimbang blog (menurut saya) setelah saya lihat banyak youtuber yang baru 1 atau 2 tahun berjalan tapi sudah berpenghasilan besar.

Kalau saya lihat, anak-anak, remaja, emak-emak, bapak-bapak, hingga orang tua yang tinggal di kampung atau pedesaan, mereka kurang suka atau mungkin tidak membaca artikel atau blog. Kalau saya tanya tentang blog, keseringan mereka jawabnya tidak tahu.

Makannya kalau ada yang tanya ke saya kerjanya apa, lalu saya jelaskan bahwa saya ini seorang full time blogger, mereka seringkali kebingungan, apalagi jika yang tanya orang. Tapi kalau ditanya tentang youtuber, kebanyakan mereka langsung paham.

“oh youtuber ya?”

Lalu kalau saya lihat, banyak sekali orang awam atau orang yang tinggal di daerah sudah bisa berpenghasilan besar dari youtube. Di tempat saya pun, kini sudah mulai banyak konten kreator youtube, bahkan ada yang gajinya hingga puluhan juta rupiah per bulan.

Ya, itu karena youtube lebih populer ketimbang blog. Banyak orang lebih tahu tentang youtube ketimbang blog. Maka dari itu, saya yang berangkat dari basic blog pun tertarik untuk merambah ke Youtube. Berikut 10 alasan mengapa saya terjun ke youtube.

1. Menjangkau semua usia karena orang-orang lebih suka nonton youtube ketimbang baca artikel

Kalau kalian bisa lihat orang-orang yang sedang mantengin hapenya itu, bisa dipastikan mereka sedang nonton youtube. Untuk anak muda millenial, mungkin ada juga yang mantengin media sosial lain seperti instagram.

Tapi bisa dipastikan bahwa hampir semua orang tahu youtube. Bahkan saya pernah tanya ke seorang tetangga yang sedang main hapenya, dan saya tanya tentang instagram tapi ia tidak tahu apa itu instagram? Tahunya youtube karena ia sendiri sedang nonton youtube.

youtube

Lalu anak-anak kecil atau remaja pun yang sering nongkrong di WiFi, mereka walaupun kebanyakan mereke main game, tapi youtube pun jadi favoritnya.

Emak-emak yang hobi masak, tentu mereka akan lebih suka membuka youtube untuk mencoba tutorial memasak atau kuliner ketimbang membaca berita online. Alasannya tentu saja karena tutorial youtube lebih jelas dan langsung dengan audio visual. Sehingga akan lebih mudah dipraktikkan.

“Kalau ada yang susah kenapa harus yang mudah”

Bapak-bapak pun sampai orang lanjut usia, mereka lebih suka youtube karena lebih menarik ketimbang tulisan, apalagi penglihatan di usia senja yang umumnya akan menurun.

Jadi memang youtube itu lebih menarik dan menjangkau semua kalangan karena merupakan salah satu media sosial paling populer dan menjangkau semua umur.

 2. Lebih mudah mendapatkan view

Saat menulis blog, untuk mendapatkan view 100 kunjungan saja terasa cukup sulit untuk satu artikel. Kecuali kalau tulisan kita memang bagus. Bahkan untuk satu artikel saya tentang info lomba blog yang selalu page one google dengan nomor urut satu, dalam 30 hari saja belum tentu ada 1000 view. Padahal blog saya sudah 5 tahun umurnya.

Baca Juga : 14 Tips Masuk Page One Google

Bahkan ada artikel saya yang sudah bertahun-tahun, kunjungan masih di angka ratusan saja. Ini cukup berbeda dengan youtube yang begitu mudahnya mendapatkan kunjungan. Apalagi jika video kita bagus.

Saya pun pernah membuat video yang tanpa sepengetahuan saya, dan ternyata kunjungan sudah lebih dari 230 ribu, lihat gambar di bawah. Sementara blog saya paling banyak hanya 10 ribu kunjungan, dan itu pun kayaknya cuma satu artikel doang 🙂

view-youtube

3. Penghasilan adsense youtube lebih menjanjikan ketimbang blog dan berkepanjangan

Tidak bisa dipungkiri kalau youtube memang lebih legit ketimbang blog. Beberapa waktu lalu saya pernah tanya ke seorang teman blogger yang merambah ke youtube yang subscribernya sudah ratusan ribu.

Lalu saya tanya mengapa pindah ke youtube? (walaupun blognya masih ada) dan ia jawab kalau youtube mutlak lebih legit ketimbang blog. Bahkan sekarang ia jadi brand ambassador traveloka.

Baca Juga : 7+ Cara Termudah Menghasilkan Uang Dari Blog Selain Adsense

Katanya dalam satu bulan, adsense blognya cuma dapat 150-200rb. Dan pastinya youtubenya lebih legit walaupun ia gak bilang. Dan pastinya pula ada income lain karena ia brand ambassador. Apalagi saya lihat channel youtubenya bukan cuma satu, dan subscribernya juga lumayan banyak hingga ratusan ribu. Ini screenshoot percakapan saya.

youtube-lebih-menjanjikan

Untuk adsense negara Indonesia, penghasilannya memang lebih kecil karena kemampuan bayar iklan tidak seperti negara maju yang lebih tinggi. Makannya, mentarget pengunjung luar negeri pun jauh lebih potensial karena perbandingan penghasilannya bisa 1:10.

Jika di Indonesia dapat 1 juta, channel bule bisa dapat 10 juta bahkan lebih. Untuk itu, saya pun sudah daftar kelas youtube priangga. Beliau itu blogger yang kini sukses ngeyoutube.

4. Jualan dan promosi lewat youtube lebih potensial

Gambar yang menarik memang berpotensi closing pada jualan online. Namun bagaimana dengan video? Tentu lebih bagus lagi. Apalagi jika video tersebut diperagakan dengan konsep yang matang untuk jualan. Tentu potensinya lebih besar berkali-kali lipat.

Baca Juga : Jualan Onlineku Makin Lancar Berkat Promosi di Youtube

Misalnya orang akan membeli kamera. Kalau orang cuma lihat gambar doang atau deskripsi dalam tulisan seperti di blog, tentu mereka kurang puas dan masih bertanya-tanya. Beda lagi jika dengan video youtube, apalagi jika konsep videonya bagus dan membahas banyak fitur dan fungsinya.

Misal seperti hasil jepretannya seperti apa, hasil videonya, harganya, opsi ganti lensanya, zoomnya, ketersediaan sparepartnya, review penggunanya, dan lain sebagainya, tentu potensi penjualan akan lebih mudah.

Saya pun yang jualan kenur layangan pernah tanya ke pembelinya, dan ternyata ia lihat jualan saya di youtube dan beli. Jadi, youtube memang jauh lebih potensial untuk jualan. Ini video jualan saya.

5. Alat kerja yang lebih murah

Kalau kita ngeblog, nulis lewat hp atau smartphone memang bisa sih, tapi tentu saja ribet. Ngetik dalam layar yang kecil tentu lebih pusing. Baiknya kudu pakai laptop atau PC karena lebih mudah.

Nah, kalau ngeyoutube, kita bisa melakukannya lewat hp saja. Bahkan hp ram 2 GB saja bisa. Karena saya pun saat ini bikin konten youtubenya pakai hp seperti gambar di bawah ini. 

ngedit-video-pakai-hp

Kalau pakai hp, kita bisa ngedit kapanpun dimanapun karena kemana-mana kan dibawa. Dan kalau pakai laptop akan lebih mumpuni hasilnya. Dengan hp harga 1 jutaan saja, kita sudah bisa ngeyotube.

Untuk aplikasi edit videonya, saya pakai kinemaster free yang masih ada watermarknya. Saya sengaja enggak meng-crack karena menghargai hak cipta karena saya sendiri juga konten kreator. Dan walaupun gratis tapi cukup powerfull dan fiturnya pun cukup menarik.

6. Banyak orang awam yang mendadak kaya dari youtube, menandakan youtube itu terbilang mudah ketimbang menulis blog

Banyak orang Indonesia yang dulunya hanya orang biasa dengan profesi biasa saja dengan kehidupan sederhana, mendadak jadi jutawan karena youtube. Bahkan sampai dikira punya “piaraan”.

Contohnya seperti channel Siboen milik Siswanto, anak muda 37 tahun yang hanya tamat SD dari Banyumas ini memiliki penghasilan hingga 150 juta per bulan dari channel youtubenya tentang reparasi sepeda motor.

Channel pertama yang ia buat sejak 2016 berhasil meraih 1,2 juta subscriber. Karena kesuksesannya, pemuda asal Cilongok, Banyumas ini, berhasil menjadi sosok inspiratif bagi warganya hingga tercetus membuat kampung youtuber di daerahnya.

Motivasinya membuat channel youtube yaitu karena keterbatasan ekonomi. Sebelumnya, ia pernah menjadi penjual kedelai, pencari barang bekas, namun ekonomi tak kunjung membaik.

Youtube memang lebih mudah karena merekam video jauh lebih mudah bagi orang awam ketimbang membuat blog di akun blogger.

Dan aktivitas ngeblog itu sendiri juga erat kaitannya kutu buku yang suka membaca, sedangkan orang Indonesia hanya 1:1000 yang suka baca. Dari 1000 orang, hanya 1 yang suka baca. Dan sekarang budaya Indonesia di zaman digital ini, oran lebih suka nonton video. 

7. SEO youtube lebih mudah ketimbang blog yang super njlimet

Untuk para blogger yang suka baca tutorial SEO (Search Engine Optimation), pasti kalian tahu kalau SEO blog atau website itu njlimetnya minta ampun dah. Untuk menempati page one google, kita musti melakukan banyak ritual memusingkan dengan persaingan yang umumnya berat.

Dalam SEO blog, kita harus belajar tentang unsur SEO seperti apa itu backlink, permalink, domain authority, spam score, domain rating, riset keyword, persaingan kata kunci, long tail keyword, template, hosting, domain, cpanel, wordpress, penempatan kata kunci, heading, plugin, dan masih banyak lagi yang lainnya. 

Sedangkan SEO youtube itu lebih mudah menurut sepengetahuan saya. Tool SEO youtube yang free saja sangat membantu, apalagi yang premium. Pada tools SEO youtube tubebuddy, kita bisa men-check persaingan kompetitor dengan mudah.

SEO-youtube

Kemudian yang paling menarik adalah karena ada skor SEO-nya dari 0-100 di tool tersebut. Untuk punyaku sendiri, ada satu video yang skor SEO-nya 100% seperti gambar di atas. Dan video tersebut pengunjungnya terus naik. Lalu jika kita pakai tubebuddy versi premium, menganalisa SEO akan lebih mudah.

By the way, saya pun tetep ngeblog karena hobi nulis. Dan ilmu SEO itu mahal banget dan saya pun masih mempelajarinya. Bahkan saya sampai bikin video blog guna mendukung performa youtube. 

8. Youtube itu gratis

Youtube itu gratis tanpa bayar. Yang perlu kita lakukan hanya tinggal buat akun gmail saja dan otomatis kita punya akun youtube karena memang sudah tertaut. Mau bikin berapa saja tetap gratis, dan cara membuatnya pun mudah.

Sedangkan untuk blog, jika kita ingin menghasilkan uang dari blog, paling tidak harus bayar domain per tahun karena nama domain itu diperhitungkan oleh agency.

Jika ingin lebih pro, maka biaya hosting juga diperlukan dan tentunya biayanya lebih banyak. Kemudian jika ingin template yang lebih menarik, harganya pun cukup menguras kantong. Belum lagi harga pluginnya, dsb.

9. Punya basic ngeblog terasa lebih mudah saat terjun ke youtube

Saya sangat bersyukur karena punya basic ngeblog dan hobi belajar. Terkait ngeblog ini, saya suka belajar SEO, digital marketing, desain grafis, edit video, membaca buku dan artikel, jualan online, bahasa asing, menulis artikel, sosial media, psikologi marketing, membuat iklan, dan banyak lagi yang lainnya, yang ternyata semua itu cukup nyambung dengan youtube. 

Dalam dunia tulis menulis blog, saat kita membuat artikel dari sebuah brand, konsep marketing seperti hard selling atau soft selling penting diketahui. Dan ternyata ini cukup nyambung dengan youtube.

Baca Juga : 12+ Cara Agar Blog Dilirik Banyak Brand [Untuk Orang Awam]

Buat saya, ini sebuah kesempatan emas. Sehingga saat membuat video youtube jadi terasa lebih mudah karena konsepnya hampir sama.

10. Lebih mudah menjangkau penonton dari seluruh dunia dengan subtitle otomatis

Di youtube, menjangkau penonton dari seluruh dunia itu mudah. Bukan hanya bahasa Inggris, tapi bahasa dari seluruh dunia pun bisa. Itu karena yotube memiliki terjemahan otomatis dari bahasa di seluruh dunia, dengan bantuan google translate. Tinggal geser-geser aja timelinenya untuk mem-paskan waktu pengucapannya.

Untuk video pada screenshoot di bawah ini, pun saya sematkan terjemahan dari 13 negara. Sedangkan video layangan di bawah, saya sematkan subtitle dari 34 negara di dunia. Dan hampir semua video saya, saya tambahkan subtitle, paling tidak bahasa Inggris.

subtitle-youtube

Namun selain bahasa Inggris, saya utamakan dari bahasa negara maju karena adsensenya lebih besar ketimbang negara berkembang. Walaupun view dari negara-negara tersebut masih jarang 🙂

Akhirnya, itu dia 10 alasan mengapa saya merambah ke youtube dari sekarang. Sebagai generasi millenial yang mengikuti arus tekhnologi informasi, tentu saya terus beradaptasi karena zaman terus berubah atau saya akan tertinggal.

Saya tak mau egois apalagi idealis dengan paham dan pakem yang justru akan membuat saya stuck seperti hamster yang berjalan di roda berputar. Karena pengetahuan digital berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi.

Untuk kamu terutama para blogger, tentu enggak harus jadi youtuber karena hidup itu pilihan masing-masing. Temukan passion dan minatmu karena pekerjaan paling menyenangkan adalah hobi yang dibayar 🙂

Bagikan biar yang lain tahu