Hai guys, kalau kamu liburan ke Dieng, di sana ada banyak banget oleh-oleh khas Dieng Wonosobo. Ada carica, cabe gendot, purwaceng dan lain-lain. Pokoknya ada banyak. Nah, apa saja oleh-oleh khas dieng, yuk kepoin-satu persatu.
1. Manisan Carica
Dulu pas liburan ke Dieng hasil dari menang lomba blog, saya dapat oleh-oleh khas Dieng berupa carica. Carica yaitu pepaya khas Dieng yang hanya tumbuh di dataran tinggi karena hawanya dingin dan sejuk. Kalau di tanam di dataran rendah, tumbuhnya gak sebagus didataran tinggi kayak dieng.
Carica ini buahnya agak membulat, tidak seperti pepaya yang memanjang. Diolahnya menjadi manisan dan nikmat banget. Temenku yang dari Banjarnegara pernah membuatnya sendiri sa’ ketel dan marem tenan rek makan manisan sepuasnya.
Kalau di tempat saya Kebumen, carica dijual dibawah 10rb per pcs.
2. Purwaceng
Purwaceng adalah oleh-oleh khas dieng yang bagus untuk kejantanan pria karena bikin gairah seksual meningkat dan vitalitas pria. Kalau di radio-radio, kadang purwaceng ini diiklankan karena bikin harmonis rumah tangga. Coba deh kalau ke Dieng cobain carica ini.
3. Sagon
Sagon adalah makanan yang dibkin dari tepung sagu dan parutan kelapa. Di kotaku Kebumen juga banyak dan sagon ini banyak disajikan saat lebaran. Selain dari sagu juga kadang dari kacang ijo, namun kebanyakan dari sagu.
Saat proses pembuatannya, dulu pas saya bikin saat mau lebaran, saat adonan sagon sudah jadi, lalu ditempatkan dalam cetakan kotak, kemudian dipenyet-penyet kemudian dipanggang dalam oven. Rasanya enak dan manis.
4. Kacang Dieng
Kalau ke Dieng jangan lupa jajan kacang dieng. Kacang dieng ini bentuknya agak besar sehingga sensasi saat makan jadi lebih puas, kletuk begitu. Kacang dieng ini banyak tumbuh di dataran tinggi dieng dan bentuknya cukup unik seperti kacang koro. Rasanya gurih bercampur asin.
5. Kue pepe
Kalau ke Dieng juga jangan lupa jajan kue pepe ya guys karena banyak dijual di dieng. Rasanya kenyal dan manis. Mungkin seperti kue lapis yang banyak dijual dipasar.
Baca Juga artikel sejenis :
6. Opak singkong
Opak singkong adalah makanan tradisional berupa kerupuk singkong yang bentuknya tipis dan bulat. Rasanya renyah dan gurih, yang membuatnya saat makan jadi nagih ingin makan lagi dan lagi.
7. Keripik jamur
Kalau ke Dieng juga jangan lupa cobain dan bawa oleh-oleh keripik jamur. Keripik jamur ini dibuat dari jamur merang yang ditandur di dataran tinggi dieng. Rasanya gurih dan dengan warna coklat agak kehitaman begitu dan kalau dimakan rasanya bikin nagi ingin mau lagi.
8. Cabe gendot
Dulu pas ke Dieng, saya sempat lewat pasar Dieng dan lihat ada yang jual cabe gendot. Cabenyak besar dan pedes banget. Saya pernah makan cabe gendot dan memang pedes banget. Walaupun warnanya masih ijo tapi pedes banget. Beda dengan cabe rawit biasa.
Bentuknya gede dan gendut makannya dinamain cabe gendot. Pohonnya juga lebih besar ketimbang cabe biasa. Yang suka cabe gendot bisa dijadikan lalapan kayak di food vlogger begitu.
9. Terong belanda
Dulu pas ke Dieng saat naik gunung, saya pernah lewat perkebunan dan sempat metik cabe gendot. Saya sudah izin ke yang punya karena kebetulan lagi ada di situ. Dan rasanya kayak terong begitu namun kalau dimakan mulut saya jadi berwarna merah. Bentuknya gendut seperti peluru.
10. Teh Tambi
Teh Tambi merupakan teh premium yang berasal dari perkebunan teh di Dataran Tinggi Dieng. Teh ini tumbuh di ketinggian sekitar 4.500 kaki di atas permukaan laut, sehingga menghasilkan daun teh dengan aroma harum dan cita rasa yang kaya serta khas.
Kalau Dibandingkan teh yang ditanam di dataran rendah, karakter rasanya terasa lebih kompleks. Nggak heran kalau Teh Tambi banyak digemari oleh para pencinta teh. Kalau kamu berkunjung ke kawasan Dieng atau Wonosobo, teh ini bisa jadi pilihan oleh-oleh yang istimewa untuk dibawa pulang.
Nah, itu dia guys 10 oleh-oleh khas Dieng yang wajib kamu coba saat berkunjung. Untuk pria dewasa bisa cobain purwaceng yang bikin kejantanan tambah naik, atau yang suka pedes bisa cobain cabe gendotnya, dan jangan lupa caricanya. Gak afdhol kalau ke Dieng belum cobain caricanya.
Baca artikel sejenis :
https://id.theasianparent.com/oleh-oleh-khas-dieng



