Kebumen adalah salah satu kabupaten di Jawa Tengah yang menyimpan banyak potensi wisata. Selain keindahan pantai yang membentang di pesisir selatan dan pernah saya tuliskan untuk 12 pantainya, di gugusan gunung baik yang utara atau selatan, banyak terdapat tempat wisata alam berupa air terjun dengan keindahan yang menawan.

Jika di utara ada Curug Silangit, maka di selatan daerah Kecamatan Ayah ada Curug Sawangan yang letaknya di pinggir laut dengan pemandangan sangat menarik. Mengenai wisata curug ini, saya sendiri baru berhasil menjajaki 3 tempatnya. Dan tanpa berlama-lama, ini dia 18 Curug di Kebumen dengan pesona keindahan yang layak dikunjungi :

 

1. Curug Silangit

Curug Silangit Sidoagung

Curug Silangit ini lokasinya dekat dengan rumah saya. Jadi saya cukup tahu seluk beluk tempat ini. Dulu waktu kecil saya sering banget mandi-mandi di sini bareng teman-teman, sekitar tahun 90-an. Artikelnya pun sudah pernah saya buat di sini.

Dari rumah saya berjarak sekitar 1 km dengan berjalan ke utara. Biasanya para pengunjung kesasar sampai depan rumah saya, lalu saya tunjukkan arah yang benar. Dan itu sering banget.

Saat musim hujan, debit air cukup besar dan pemandangan jadi lebih menarik. Apalagi di sungai dubang di bawahnya. Di bawah Curug Silangit ada sungai Dubang. Sungai Dubang ini dasarnya berupa bebatuan dangkal, yang cocok sekali untuk santai karena pemandangan yang sangat menarik.

sungai dubang

Sungai dubang di bawah curug silangit. Foto setelah di edit gradasinya. Dokpri.

Duduk santai sambil menikmati keindahan pemandangan sekitar pun menjadi sangat seru di sini. Tapi awas ya, jangan buang sampah sembarangan. Kadang yang ngeselin itu karena pengunjung buang sampah plastik sembarangan. Bikin pemandangan jadi gak estetik. Gara-gara sampah, jadi sering gagal dapat foto.

Nah, di bawah sungai dubang, ada sungai latian dan silumpang yang juga cukup menarik. Tapi yang paling menarik itu yang sungai latian karena membentuk perosotan air. Kalian pasti akan suka karena memang banyak pengunjung stop by di sini untuk mandi-mandi. Ini foto-fotonya. 

kali-latian

Kali latian. Dokpri.

sungai-latian

Sungai di bawah kali silumpang setelah hujan besar semalaman. Dokpri.

kali silumpang

Kali silumpang. Dokpri.

Tiketnya sekarang gratis, parkiran pun gak bayar karena belum dikelola pemerintah. Kalau dulu pernah ditarik biaya parkir sih, tapi sekarang lagi enggak.

Dan tenang saja, di daerah kami itu aman banget karena dari wilayah kidul tepatnya daerah kali asem, sudah dipasang ajimat oleh pinter di zaman dulu, sehingga orang-orang yang berniat jahat akan menjadi bingung dan linglung.

Pernah dulu ada maling di sini, dan dia kesasar dan manjat pohon jati. Ketangkep deh. Jadi, jangan pernah berniat buruk di daerah ini.

 

2. Curug Sudimoro

curug-sudimoro

Curug Sudimoro. Dokpri.

Bisa dibilang Curug Sudimoro ini adalah curug terindah di kabupaten Kebumen. Tepatnya di desa Donorojo, Sempor, Gombong, Kebumen. Kalau dari pasar Gombong, jalan terus ke utara melewati waduk sempor, sampai ketemu pertigaan arah Purbalingga dan lurus terus mengikuti satu jalur.

Jalan menuju wisata ini sangat naik turun, tapi sebagian besar sudah diaspal. Beberapa jalan dalam kondisi rusak, jadi harus hati-hati sekali dan persiapkan kendaraan, jangan sampai rusak atau kehabisan bensin karena akan melewati area sepi rumah.

Jaraknya sendiri agak jauh sekitar 30 km dari alun-alun Karanganyar. Kalau saya kemarin sih hampir 2 jam sampai sana. Pas mau sampai, beberapa jalan masih berupa tanah dan becek oleh kubangan air. Kudu hati-hati banget.

Tapi pemandangannya keren dan sejuk. Di daerah dekat curugnya, tak banyak rumah warga, sekelilingnya banyak pohon pinus dan tanaman kencur. Sejuk banget poko’e.

Tiketnya sendiri Cuma 5000 rupiah saja, tapi kemarin karena gak ada yang jaga sampai saya pulang, alhasil gak bayar. Untuk menuju ke curugnya, ada tangga untuk turun karena memang sudah dikelola pemerintah.

Biasanya kalau habis hujan lebat, banyak pengunjung datang ke sini karena debit airnya menjadi besar dan membuat pemandangan jadi sangat indah. Ada 3 tingkatan di curug ini dengan dasar bebatuan. Saya yakin kalian akan takjub melihat keindahannya.

3. Curug Sindaro

Curug Sindaro ini juga cukup menarik karena bentuknya mirip dengan curug Sudimoro, tapi ini hanya ada satu tingkatan. Yang menarik dari curug Sindaro adalah karena lokasinya mudah dijangkau karena tak jauh dari jalan besar.

Curug Sindaro sendiri berada di kecamatan karangsambung, tepatnya di dusun Kalikecot, Pujegan, Wadasmalang, Karangsambung, dan mudah dijangkau kendaraan karena jalur di google maps lurus saja mengikuti jalan besar. Jadi risiko kesasar minim. Untuk jalur masuknya, kemarin saya masuk dari pasar mertakanda ke utara.

Menariknya, kondisi jalan di daerah karangsambung ini lebar dan halus. Entah kenapa kalau jalan di pegunungan itu justru lebih bagus ketimbang jalan desa. Di sepanjang perjalanan juga banyak warung atau bengkel, jadi gak perlu khawatir. Dan yang tak kalah menarik adalah karena pemandangan sepanjang jalan cukup indah yang berupa sawah berundak-undak. Hijaunya itu bikin candu.

Sungainya pun terlihat bening airnya walaupun beberapa sampah plastik terlihat. Ya begitulah, masih banyak orang buang sampah di sungai.

Oh ya, jalan menuju ke sini juga naik turun, cuma gak naik turun banget kayak yang di curug Sudimoro. Dan begitu sudah sampai, kita bisa parkir di warung dan bayar tiket 5000 ke ibu warungnya. Parkirnya gak bayar. Oh ya, ada toilet juga, bayar 2000 per orang.

Berikutnya kita akan turun menuju ke curugnya yang pernah ramai pas corona dulu. Ada anak tangga yang turun ke bawah dan hati-hati, karena kalau hujan jadi licin. Setelah sampai lokasi, ada jembatan yang didesain sedemikian rupa, dan jalan sedikit ke depannya sampai ke curugnya yang sangat besar dan luas.

Beberapa foto Curug Sindaro di berbagai tempat. Dokpri.

4. Curug Silancur

Untuk curug Silancur ini jaraknya cukup dekat dengan curug Sindaro, hanya jalan sedikit lagi ke utara. Tapi ya itu, jalannya naik banget tapi halus karena aspal cor beton. Truk besar pun bisa lewat sini.

Oh ya, selalu hati-hati jika ada longsor tak sengaja karena kanan kirinya tebing tanah yang rapuh. Kemarin pas ke curug Sudimoro, saya pun menemui longsor tanah yang baru saja terjadi.

Curug Silancur ini kalau menurut peta, masih satu jalur dengan curug Sindaro. Dan tempatnya pun cukup menarik. Curug ini hanya berupa satu buah air terjun yang cukup tinggi, tapi tidak melebar seperti curuh sindaro atau sudimoro. Jika datang ke sini setelah hujan, volume airnya akan banyak dan pemandangan jadi lebih indah. Lokasinya sendiri berada di dusun Kalikemong, Wadasmalang, Karangsambung.

5. Air Terjun Kalicurug

Masih di jalur yang sama, ada air terjun kalicurug. Lokasinya sebelum Curug Sindaro dekat SDN 1 Plumbon. SDN 1 Plumbon ini letaknya di ketinggian dekat pasar Plumbon dan banyak orang bikin oyek di sini.

Nah, curugnya itu itu turun ke bawahnya, tapi saya gak tahu lewat jalur mana. Curug ini tidak besar dan kalau lihat di google maps sih gak terlalu dalam. Airnya juga cukup jernih dan ada dua tingkatan di sini. Oh ya, sepeda juga bisa dibawa ke sini. Dan airnya gak terlalu dalam, jadi asyik buat mandi-mandi.

6. Curug Gemawang

Curug Gemawang adalah air terjun yang berlokasi di Dukuh Karanggondang, RT 4 RW 5 Desa Candirenggo Kecamatan Ayah Kebumen. Air terjun dengan tiga tingkatan dan tidak jauh dari wisata goa petruk dan pantai logending ini bisa jadi rekomendasi karena cukup menarik pemandangannya.

Dinamakan curug gemawang karena diambil dari istilah Jawa yaitu awang yang artinya seperti di awang-awang yang sangat tinggi atau di awan. Sehingga muncul istilah gumawang ini. Di sini juga terdapat saung-saung sebagai sebagai tempat istirahat. Harga tiketnya hanya 3000 per orang sudah termasuk parkir.

7. Curug Leses

Curug Leses adalah curug yang berlokasi di Dusun Karanggondang, Desa Candirenggo Kecamatan Ayah, Kebumen. Air terjun ini memang tidak besar, namun daya tariknya cukup menarik karena terdapat kolam untuk mandi-mandi.

Saat air sedang jernih, pemandangan akan semakin menarik. Btw kendaraan belum bisa sampai lokasi dan harus dititipkan di rumah warga. Tapi hati-hati pas mandi, khawatir ketilem buat yang gak bisa berenang.

Baca Juga : Waduk Sempor Gombong Kini Semakin Keren, Ini 6 Hal Menariknya

8. Curug Kedungwuni

Curug Kedungwuni ini terletak di Desa Jatipurus Kecamatan Poncowarno, Kebumen. Curug dengan ketinggian sekitar 11 meter ini berada di sebelah barat bukit butak yang merupakan salah satu di perbukitan bulupitu. Curug ini bentuknya melebar dan pada bagian bawahnya terdapat kolam kecil yang dangkal.

9. Curug Kedondong

Beberapa waktu lalu saya mencoba berkunjung ke Curug Kedondong yang ada di Desa Gunungsari, Kecamatan Karanggayam. Tapi gagal karena peta di google maps setelah saya urutkan, ternyata salah. Sampai capek banget dan kelaperan belum juga ketemu.

Curug Kedondong atau Curug Gunungsari ini airnya lumayan jernih dan pemandangan air terjunnya cukup menarik. Beberapa saung pun dibuatnya sebagai tempat santai-santai pra pengunjung. Di bukit-bukit pun dibuat seperti taman untuk menambah daya tarik tempat wisata ini.

Selain itu ada juga kolam renang yang airnya mengalir. Berenang di sini tentu mengasyikan. Curug yang di sekelilingnya ditumbuhi pohon pinus ini, dikenakan tiket masuk hanya 5.000 per orang.

Beberapa fasilitas pendukungnya yaitu seperti area parkir yang luas, toilet, mushola, saung, kolam ikan, kolam renang dewasa dan anak-anak, dan tentu saja kedai makanan. Jam operasionalnya senidiri dari pukul jam 8 pagi sampai jam 5 sore.

10. Curug Karang Gemantung

Curug Karang Gemantung adalah air terjun yang berlokasi di Desa Pucangan, Kecamatan Sadang, Kebumen. Curug dengan ketinggian sekitar 15 meter ini letaknya tersembunyi karena berada di rerimbunan pohon pinus yang mengelilinginya.

Curug ini tidak terlalu besar dan bagian bawahnya tidak membentuk kedung atau kolam dan cetek. Jadi mungkin sepertinya aman. Dan tentunya pemandangan akan semakin menarik jika datang setelah hujan deras karena debit air yang banyak.

Yang menarik selain curug itu sendiri adalah karena di sini ada karang-karang yang menjulang tinggi, yang tentu saja menarik untuk berfoto. Dan pengunjung bisa melihat pemandangan alam dari ketinggian.

11. Curug Domas Kebumen

Curug Domas adalah air terjun yang berlokasi di dusun Sidomas, Desa Selogiri, Karanggayam, Kebumen. Curug dengan ketinggian kurang lebih 15 meter ini memiliki kolam di bawahnya sehingga asik untuk berenang.

Ada banyak bebatuan besar di curug ini yang semakin menambah indah suasana. Di sekelilingnya juga ditumbuhi pepohonan rimbun sehingga udaranya cukup sejuk. Di dekat curug Domas, juga ada curug Lanang yang keindahannya juga tak kalah menarik.

12. Curug Pandansari

Curug Pandansari ini letaknya di desa Pandansari, Sruweng. Walaupun cukup dekat dari tempat saya, tapi saya belum pernah berkunjung. Untuk menuju ke sini, kalau dari arag gombong bisa lewat arah pasar Karanganyar, lalu jalan terus ke timur melewati desa Sidoagung. Dan jika sampai di desa Kejawang, jalan ke utara mengikuti satu jalan, sampai ke desa Pandansari.

Baca Juga : Berkunjung Ke Gading Paradise Kebumen, Wisata ala Eropa Berupa Pemandian + Spot Foto

Jika ingin bawa makanan, saat melewati pasar Kejawang pun kalian bisa belanja sepuasnya. Oh ya, tenang saja, sepanjang jalan ini ramai dan jalan sudah halus. Desa pandansari pun demikian. Banyak warung dan bengkel di sini, jadi gak usah khawatir motor kenapa-napa. Walaupun curug Pandansari ada di ketinggian, tapi mobil pun bisa masuk.

Curug dengan ketinggian sekitar 12 meter ini hingga saat ini belum dikelola pemerintah dan hanya digunakan untuk kebutuhan air oleh warga saja. Namun begitu ia memiliki pemandangan yang tak kalah menarik, apalagi setelah hujan deras.

13. Curug Ganden

Curug Ganden adalah air terjun yang berada di dukuh Kalipuru, desa Pujitirto, desa tertinggi di Kecamatan Karangsambung. Dinamakana curug ganden karena dibagian atas curug ini ada sebuah batu yang seolah akan menggelundung, namun ditopang olah sebuah batu dibawahnya.

Kontur curug ini sangat indah karena memanjang dan melandai ke bawah, sehingga aliran airnya tidak tajam. Dari kejauhan pemandangan air terjun ini cukup menarik.

Airnya juga cukup jernih. Dari sini pengunjung juga bisa melihat pemandangan dari ketinggian yang cukup indah. Di sekelilingnya banyak ditumbuhi pepohonan yang menamah indah suasana.

14. Curug Wringin

Curug Wringin adalah air terjun yang berada di desa Pujitirto, sama seperti curug ganden. Aliran air curug ini cukup tajam. Di bawah air terjunya terdapat kolam atau kedung yang cukup dalam sekitar 5 meteran, jadi pengunjung harus hati-hati jika ingin mandi. Sebaiknya jika tak bisa berenang jangan mandi, apalagi jika debit airnya cukup deras. Bahkan beberapa kejadian tenggelam pernah terjadi di sini. Tapi terlepas dari itu semua, curug ini memiliki keindahan alam yang mempesona.

Baca Juga : Pemandian Mata Air Langen Ujung Buayan Kebumen! Cetek, Jernih, Aman untuk Anak

15. Curug Sawangan

Curug Sawangan adalah curug dengan keindahan double sekaligus. Iya, itu karena curug ini berada di tepi pantai sawangan. Jadi kalian bisa menikmati indahnya curug dan juga pantainya. Menarik sekali bukan?

Aliasnya kalian bisa berfoto dari curug ini menghadap ke pantainya. Terdapat sebuah tangga untuk pengunjung yang datang. Tempatnya cukup bagus walau dari lokasi parkir ke tempat ini harus jalan kaki. Air terjun + pantai, tentu ini sangat menarik.

Curug Sawangan ini berada di desa Karangduwur, Ayah, Kebumen, dan tidak jauh dari Sawangan Adventure, dan juga wisata terbarunya yaitu Pitris.

16. Curug Indah Wonokromo

Curug Wonokromo adalah curug yang berada di desa Wonokromo Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen. Curug ini bentuknya melebar dan aliran airnya cukup deras.

Sebaiknya berhati-hati jika ingin menjejakan kaki di aliran airnya, apalagi jika debit airnya lumayan deras. Namun terlepas dari itu semua, pemandangannya cukup menarik. Oh ya, di bagian bawahnya terdapat kolam atau kedung yang dalam, jadi jika memang tak bisa berenang sebaiknya jangan berenang. Namun saat debit air sedang, pemandangan akan terlihat menarik.

Nah, itu dia 16 curug di Kebumen yang bisa kalian pilih salah satu dan kunjungi. 16 itu cukup banyak . Gak nyangka jika Kebumen punya wisata curug seindah ini. Saya sendiri baru berkunjung di 3 tempatnya. Namun begitu masih banyak curug lainnya yang belum saya tulis. By the way terima kasih sudah berkunjung ?

Bagikan biar yang lain tahu