Halo semua, jadi beberapa waktu lalu saya berkunjung ke Curug Sindaro yang berlokasi di Pujegan, Wadasmalang, Karangsambung, Kebumen, Jawa Tengah. Sebelum berangkat, saya sudah siap-siap dulu dengan mencarinya di google maps agar tak tersasar seperti pas mau ke Curug Kedondong di Gunungsari Karanggayam.

Ya, kadang google maps bisa nyasarin kita sih. Kemarin saya sampai capek banget dan gak ketemu, akhirnya pulang.

Nah, setelah ancer-ancer saya dapat, saya pun berkemas berangkat. Dari rumah saya berangkat sekitar pukul 08.00 dan sampai lokasi sekitar pukul 10.00. Sebenernya bisa lebih cepet, tapi karena saya berhenti-berhenti buat beli bensin, cari lokasi di google maps, akhirnya agar lama dikit sampainya dan gak kesasar. Alhamdulillah.

Untuk arahnya, dari Kebumen kota, saya jalan ke arah timur menuju pasar Alian, lalu jalan ke utara mengikuti jalan besar. Nah, setelah sampai pertigaan wisata pemandian krakal, ambil kanan dan ikuti terus satu jalan sampai menuju desa Wadasmalang. Kalau sudah sampai pasar Wadasmalang, jalan sedikit lagi sampai ujung dan ada kios-kios dan gapura bertuliskan Curug Sindaro, nah di situ tempatnya.

Baca Juga : Curug Silangit Kebumen Deket Rumahku dan Pengalamanku Berkunjung

Setelah sampai, kita musti bayar tiketnya ke Ibu warung. Satu orang cuma 5000 rupiah saja. Karena saya berdua maka cuma bayar 10.000. Untuk kamar mandinya bayar 2000 dan parkir gratis.

Gapura-Curug-Sindaro-Kebumen

Gapura Curug Sindaro Kebumen. 29 Desember 2022. Dokpri.

Kemudian saya turun ke bawah melalui anak tangga dan cukup curam ke bawah. Kudu hati-hati biar gak kepeleset karena kalau hujan agak licin. Di sepanjang jalan, banyak pohon alpukat dan durian, tapi sepertinya sudah tidak terurus.

Warung-warung pun sudah tidak terurus dan lapuk. Dulu pas masih baru-barunya di 2020, masih ramai. Mungkin hanya segebrakan saja, selanjutnya tetap ada pengunjungnya, tapi jarang. Kebanyakan wisata alam memang begitu sih, ramai di awal, habis itu sepi.

Baca Juga : Wisata Alam Waduk Jembangan Terbaru 2022, Ada Apa Saja?

Tangga-Turun-Menuju-Curug-Sindaro

Tangga Turun Menuju Curug Sindaro. Harus hati-hati, agak licin. 29 Desember 2022. Dokpri. 

Kemudian turun ke bawah lagi sekitar 500 meter maka sampailah di air terjunnya. Di dekat sungai ini, ada jembatan estetetik dengan akses kayu. Di sini pengunjung bisa foto ke arah air terjun melalui jembatan ini. Namun yang saya heran, saya tidak melihat ikan satu pun di sini, biarpun cuma ikan kecil.

Di sini juga ada beberapa warung-warung kecil dan kamar mandi, namun sudah rusak dan lapuk tak terurus. Nah, jalan sedikit lagi ke depan beberapa meter, sampailah di Curug Sindaro. Curug ini cukup besar dan mirip dengan curug Sudimoro di Donorojo (arah Gombong ke Utara).

Di bawah air terjun, dulu ada kolam pemandian tapi sekarang sudah tertutup tanah. Saat kemarin berkunjung, di sana pun saya hanya berdua saja bareng istri. Mungkin karena siang hari sedang panas-panasnya.

Baca Juga : Waduk Sempor Gombong Kini Semakin Keren, Ini 6 Hal Menariknya

Curug-Sindaro-Kebumen
Curug-Sindaro-Kebumen
Curug-Sindaro-Wadasmalang-Karangsambung-Kebumen
Sungai-di-Bawah-Curug-Sindaro-Kebume
Sungai-di-Bawah-Curug-Sindaro-Kebume

Curug Sindaro Kebumen dan pemandangn sungai di bawahnya. Dokpri

Saya gak nyemplung ke airnya sih karena cuma bikin konten doang. Padahal tempatnya menarik. Yang grenjengan itu lho, asyik banget buat mandi-mandi. Nah, setelah berkunjung ke sini, ada beberapa hal yang bisa saya simpulkan

1. Jalan Desa Wadasmalang sudah bagus. Saya pun kagum karena hampir semua jalur tertutup rapat dengan cor beton dan mudah dilalui kendaraan besar. Sudah begitu jalannya lebar pula, seperti jalan utama propinsi. Jadi tak perlu khawatir akan jalan njeglong seperti jalan tanah yang becek. Jadi, berkunjung ke sini cukup mudah karena akses mudah dan gak perlu blusukan sampe kesasar-sasar.

Baca Juga : Berkunjung Ke Gading Paradise Kebumen, Wisata ala Eropa Berupa Pemandian + Spot Foto

Pemandangan-menuju-curug-sindaro-berupa-persawahan

2. Perkampungan yang cukup maju. Di sepanjang jalan, terlihat rumah-rumah warga yang sudah permanen dan banyak pertokoan atau warung. Ini pertanda jika biarpun ini daerah gunung, tapi cukup maju. Ini berkat jalur transportasi yang memadai dan mudah dilalui.

3. Pemandangan sepanjang perjalanan cukup bagus. Di sepanjang perjalanan, kita akan melihat persawahan terasering yang cukup bagus karena berundak-undak. Pemandangan hijaunya cukup memanjakan mata. Sungainya pun cukup jernih karena dasarnya batu. Saya pun jadi tertarik bikin konten di sungainya.

Nah, itu dia pengalaman saya berkunjung ke Curug Sindaro Wadasmalang Kebumen. Ke depan saya ingin berkunjung ke Curug Kedondong. Sebenarnya ada banyak air terjun di sini. Mungkin ada 20 lebih. Kalau di tempat saya, ada Curug Silangit yang tak kalah menarik pemandangannya. Terima kasih.

Bagikan biar yang lain tahu