Jika kalian pernah atau sering mencari kata kunci “makanan yang dihindari saat sakit asam lambung” di google, namun artikel yang keluar bahasanya kaku dan formal. Dan mungkin kebanyakan hanya berdasarkan opini atau ulasan, maka pada artikel ini yaitu berdasarkan pengalaman pribadi saya saat mengalami sakit asam lambung, namun dengan pembahasan santai kayak orang lagi ngobrol.

Sebelum memulai, ada baiknya saya menuliskan gejala apa saja sih yang saya rasakan saat saya asam lambung ? Oke, berikut penjelasannya. 

1. Dada terasa panas, kadang berpindah ke kanan, kiri, tengah, naik agak ke leher. Atau uluhati terasa nyeri. Perut kadang terasa nylekit kalau pas lagi laper tapi gak buru-buru makan.

2. Kalau bantal saat tidur tidak ditinggikan, jadi menimbulkan batuk. Tapi kalau di tinggikan jadi tidak terlalu atau bahkan tidak batuk.

3. Kalau malam berkeringat

4. Mulut terasa asam

5. Perasaan cemas dapat menimbulkan asam lambung naik.

6. Sering atau kadang bersendawa.

Oiya, kata dokter gigi waktu saya periksa, asam lambung juga bisa timbul karena sakit gigi, misal gigi berlubang. Sebaliknya, sakit lambung juga dapat menimbulkan sakit gigi. Karena keduanya berhubungan erat dengan zat asam.

Baca juga : Jangan Sepelekan Gigi Berlubang, Atau Anda akan Menyesal Kemudian – Sebuah Pengalaman Pribadi

Saat menulis ini saya sedang mengalami sakit asam lambung, dan juga sakit gigi. Dan gejala di atas pun saya alami. Oke langsung saja, saya akan mulai dari hal apa saja yang tidak boleh dilakukan saat sakit asam lambung.

1. Hindari was-was atau khawatir

Saat saya berobat ke dokter spesialis penyakit dalam, dan dokternya bilang saya kena asam lambung, dokter menyarankan saya untuk tidak was-was. Ya, saya sempat mengalami perasaan was-was terkait virus corona. Terlebih pemberitaan di internet bukannya bikin tenang malah menakut-nakuti. Dokter pun menyarankan bahwa saya harus berpikir kembali jika was-was. Karena dapat memicu asam lambung naik. Bahkan saya dikasih obat anti cemas oleh dokternya.

2. Jangan terlalu capek dulu

Saya sempet merasakan dada agak entengan. Karena merasa baikkan, saya berani keluar dan melakukan aktivitas fisik layaknya orang sehat. Namun setelahnya, saya malah jadi drop dan asam lambung naik. Kalau sudah begitu rasanya sangat menyesal sekali karena sudah ceroboh.

Saat sedang sakit asam lambung, tubuh jadi sangat sensitif. Capek dikit saja bisa kambuh. Itulah yang saya rasakan. Kalau dada terasa panas baiknya di istirahatkan, jangan melakukan aktivitas fisik apalagi yang berat-berat.

Dibawa naik motor saja langsung kerasa, dan sampai rumah langsung drop. Secara kalau naik motor, dada kita kesentak-sentak gitu kan. 

Kemarin saat badan mulai terasa sehat, gara-gara mengangkat beban berat, sampai rumah juga langsung drop. Uh nyeseeeellll banget pokoknya. Saya jadi merasa begitu bodoh dan ceroboh sudah melakukannya.

Oiya, jangan mikir yang berat dulu kalau bisa. Soalnya jadi bikin spanneng. Bahkan saya cuma ngedit video yang gak mikir-mikir banget pun rasanya capek dan bikin drop.

3. Jangan Makan kekenyangan. Makannya sedikit-sedikit tapi sering.

Saya masih ingat saat moment makan kekenyangan bersama istri. Pedas pula. Habis itu saya main ke rumah ortu. Di sana saya malah muntah gara-gara kekenyangan. Di tambah perasaan was-was, ya udah deh asam lambung mulai dari situ.

Kata dokter, kalau kita punya asam lambung, makannya sedikit-sedikit tapi sering. Jika orang dengan lambung sehat cuma 3x sehari, maka ini bisa 5 kali sehari. Ya soalnya kalau udah lapar, perut seperti clekit-clekit dan baru sembuh setelah makan.

4. Obat-obatan tertentu menimbulkan asam lambung

Waktu saya ke dokter gigi, saya dikasih asam mefenamat (mefanamic acid) yang kalau tidak salah itu obat pereda nyeri. Namun setelah saya minum ternyata tidak cocok. Karena saya malah jadi kena asam lambung. Di dada itu terasa seperti ada yang mengganjal. Seperti ada makanan tertinggal di kerongkongan.

Setelah saya konsultasikan dengan dokternya, ternyata asam mefenamat tidak cocok bagi orang-orang tertentu. Misalnya saya yang punya asam lambung. Dan kata dokter saat saya berobat, jika seseorang sudah tidak cocok dengan asam mefenamat, maka selamanya juga harus dihindari. Jadi kalau lagi berobat, bilang ke dokter atau perawatnya gitu mengenai alergi obat atau obat yang tidak cocok buat lambung.

5. Berobat ke dokter dianjurkan. Karena lebih cepat lebih baik. Terlebih jika rasanya udah gak tahan.

Karena sudah gak tahan dengan sensasi panas di dada, saya segera mengunjungi dokter spesialis dalam di rumah sakit. Sampai sana saya diperiksa dan di cek dengan sebuah alat. Istilahnya rekam jantung. Tangan, dada, kaki saya dijepit dengan sebuah alat mirip penjepit pakaian yang dilengkapi kabel. Setelah hasil keluar ternyata saya kena asam lambung.

Sebelumnya saya udah ke dokter umum 3x, namun setelah tak ada perubahan, saya dianjurkan ke dokter spesialis dalam. Saat ini saya belum sembuh. Namun saya bersyukur karena sakit saya masih ringan karena saya masih bisa jalan-jalan dan makan pun rasanya enak. Akan saya update tulisan ini beserta pengalaman tambahan lainnya saat sudah sembuh.

Makan pedas pantangan asam lambung. Dokpri

Nah, untuk makanan yang tidak boleh dikonsumsi saat saya asam lambung yaitu :

1. Pedas dan kecut tentu tidak boleh karena ini emang biangnya mengapa saya kena asam lambung. Kencur kalau terasa pedas juga baiknya jangan dimakan. Jahe juga pedas lho. Saya sih belum mengkonsumsinya karena khawatir kambuh.

Susu. Saat ngerasa sudah baikkan, saya minum susu beruang karena saya pikir buat nambah daya tahan tubuh, eh malah kambuh. Nyesel banget pokoknya dan ngerasa diri tuh begitu bodoh dan ceroboh. Dan sepertinya susu krim kayak yang dijual diwarung juga gak boleh. Oiya, es krim juga gak boleh ya.

3. Cokelat, nangka, ketela atau ubi jalar, pisang yang kerasa asem juga gak boleh, misal pisang raja nangka. Cokelat gak boleh, nangka mengandung gas, ketela atau ubi jalar juga gak boleh karena mengandung gas. Durian juga mengandung gas. Makanan yang mengandung gas boleh ya?

4. Soda, santan, alkohol, tentu gak boleh.

5. Gorengan mengandung minyak dan dapat menimbulkan sensasi panas di dada. Kemarin pas saya makan kerupuk, padahal gak berminyak banget, dada menjadi panas. Intinya gorengan dan makanan yang berminyak gak dianjurkan. Kecuali mungkin gorengan tanpa minyak, misal kerupuk pasir karena digoreng dengan pasir.

6. Daging merah, termasuk daging ayam. Daging merah menurut sepengetahuan saya juga gak boleh. Dan saya pernah sekali makan daging ayam, itu pun gak digoreng, tapi kerasa dilambung.

7. Mie isntan tentu gak boleh karena ini biangnya. Mie instan mengandung asam dan sulit dicerna, makannya gak boleh.

8. Makanan cepat saji seperti bakso, mie ayam, juga gak di anjurkan karena lambung sedang sakit.

9. Tepung-tepungan. Misal cilok gitu. Kata dokter waktu saya berobat, pernah bilang “jangan makan tepung-tepungan dulu ya”. Setelah saya searching ternyata tepung sulit dicerna sehingga menimbulkan asam lambung.

10. Kemudian sawi hijau dan putih, jagung, keju, juga gak saya makan karena saya pernah baca status seorang dokter, penderita asam lambung gak boleh makan makanan tersebut. Kemudian hindari juga makanan berpengawet, misal macaroni atau snack-snack gitu.

Baca juga : Penyakit Kritis Bikin Semuanya Kritis – Cegah Sebelum Terlambat

Lalu, makanan apa yang saya konsumsi saat asam lambung ? Tunggu updatenya ya ?

Asam lambung ini emang gak boleh disepelekan. Banyak teman, kerabat dan tetangga mengatakan kalau mereka bahkan ada yang sampai 1.5 tahun, ada yang 6 bulan, 9 bulan, 1 bulan, kena asam lambung. Jadi pengobatannya gak boleh main-main. Maksudnya jangan menyepelekan dengan pantangan dan hal-hal yang tidak boleh dilakukan. Lalu jangan mentang-mentang udah kerasa sehat dikit terus nekat melakukan aktififitas berat. Tunggulah sampai benar-benar pulih, baru boleh beraktivitas normal.