Halo guys, bulan lalu saya baru saja menjual laptop secara online. Alasan saya menjualnya karena di rumah ada dua. Ketimbang mubazir gak kepakai, mending saya jual karena pastinya harga terus turun. Pernah ngalamin dalam sebulan, laptop merek X turun harga dari 12 jutaan jadi 10 jutaan. Duh kan ngeri, kudu buru-buru dijual biar gak rugi.

Nah, cara menjual yang termudah saat ini yaitu lewat facebook yang merupakan media sosial sejuta umat. Ada beberapa alasan mengapa harus facebook.

1. Facebook memiliki pengguna yang sangat besar

Ketimbang instagram atau twitter, facebook memiliki pengguna yang sangat banyak. Sepertinya jarang ada bapak-bapak di kampung yang punya instagram atau twitter, mereka punya’nya facebook.

Dan golongan mereka adalah golongan orang punya duit. Di tambah kelompok usia di bawahnya yang sudah melek tekhnologi, pengguna facebook jadi semakin banyak. Jadi, beriklan di facebook memiliki potensi yang besar sekali.

2. Lebih mudah dan praktis

Di facebook, ada menu marketplace di bagian atas. Pengguna tinggal klik dan posting jualan dan caranya pun mudah. Ini memudahkan pengguna awam yang masih gagap tekhnologi. Teman saya yang gaptek pun jualannya lewat facebook. Ia bahkan pernah bilang kalau jualannya nomor satu di pencarian karena sering update.

Baca Juga : Baru Sebentar Sudah Laris, Ini Dia 11 Tips Dari Saya Jualan di Shopee! Dicoba Aja Dulu

Nah, itu dia alasan mengapa pilih facebook marketplace untuk berjualan. Lalu, apa saja tips berjualan di marketplace facebook berdasarkan pengalaman pribadi? Ini penjelasan saya :

1. Sebelum jualan, riset dulu kata kunci di google trends, bila perlu di tool SEO

Buat kalian yang belum tahu apa google trends, google trends adalah alat dari google yang berfungsi untuk meriset kata kunci mana yang lagi ngetrend dan banyak dicari di mesin pencari dalam kurun waktu tertentu. Misal hari ini, 7 hari, 30 hari, 90 hari, dan seterusnya.

Misalkan kemarin saya sempat meriset kata kunci “ASUS ExpertBook B3 Flip” yang ternyata banyak datang dari kota Medan, Bandung, dan Semarang.

Dan benar saja, setelah saya mengubah kota target dari yang awalnya Kebumen ke Medan, langsung ada yang menanyakan harganya. Untuk cara pakai google trends kalian bisa googling sendiri, karena kalau dibahas disini akan sangat panjang. Tapi mudah ko.

cara-riset-google-trends

Tampilan google trends untuk riset.

Nah, selain google trends, kalian juga bisa pakai tools lain, seperti ubbersuggest, google keyword planner, semrush, ahrefs, wordtracker, dll. Namun yang paling mudah menurutku yaitu ubbersuggest di URL https://app.neilpatel.com/en/ubersuggest/overview

ubbersuggest

Tampilan ubbersuggest

Cara pakainya pun mudah. Buka ubbersuggest, pilih bahasa dan negara, kemudian klik search, maka hasil pencarian pun muncul. Sayangnya kita hanya bisa riset 3x sehari untuk pengguna gratisan. Rekomendasi saya sih pakai google trends saja karena gratis.

Baca Juga : Cara Mudah Aktifkan Instagram Shopping Agar Bisnis Online Makin Untung

2. Gunakan gambar yang jelas dan membawa “emosi”, background sebaiknya putih

Untuk jualan laptop saya kemarin, ada sekitar 20 postingan yang saya buat. Dan ternyata yang paling banyak dilihat adalah yang gambarnya paling bagus dan memiliki “emosi” di dalamnya. Gambar tersebut saya buat background putih dengan pencahaayaan cukup jelas.

Nah, karena kemarin laptop ini modelnya flip, maka saya foto dalam posisi nekuk seperti tenda dan nyala dengan pencahayaan yang cukup. Enggak heran jika dari foto ini, ternyata yang lihat ada 420 orang dan yang menawar pun lumayan banyak.

Upload-foto-yang-banyak-saat-jualan-di-marketplace

Upload beberapa foto menarik yang jelas agar calon pembeli semakin yakin.

Selain gambar, gunakan juga gambar pendukung. Misal kwitansi pembelian, tas dan buku garansi, dan sebagainya agar calon pembeli semakin yakin.

3. Setting postingan dengan baik, semisal deskripsi yang jelas, kategori, kota target, dan lengkap

Bagi yang terbiasa main SEO (search engine optimization), kolom settingan ini seperti sudah nyambung saja. Nah, buat yang belum paham, saat akan memposting jualan, berikan judul yang benar dengan bahasa yang baik dan benar, dan jangan alay, juga jangan typo.

Karena jika typo atau salah ketik, maka tidak terbaca mesin pencari, pastinya. Gunakan judul yang menarik dan sesuai kata kunci. Kalau bisa kata kunci hasil riset tadi.

Kemudian pada kolom label, berikan label atau tag dengan jelas. Tag ini tentunya fungsinya seperti SEO. Misal karena kemarin saya menjual laptop ASUS ExpertBook B3 Flip, maka tak yang ketikkan pun sama.

Baca Juga: Undercover.co.id : 14 Tips Masuk Page One Google

Seperti semisal laptop asus, laptop bisnis, komputer jinjing, asus, komputer tablet, bisnis, dan keyword. Sesuaikan dengan jenis dan kategori jualan kalian agar potensi pencarian bisa naik di atas.

label atau tag

Penyematan label tau tag untuk mendukung SEO pencarian.

Selain itu berikan juga deskripsi yang menarik dan cukup. Jangan kependekan atau kepanjangan karena calon pembeli tidak yakin dengan deskripsi yang terlalu pendek, atau bahkan tidak ada. Atau jika kepanjangan pun akan bosan lalu pergi.

Berikan deskripsi secukupnya, padat, jelas singkat, dan menarik. Supaya calon pembeli tertarik. Kemarin pas saya mau beli stabilizer, saya pun enggak beli ke lapak yang ngasal kasih deskripsi.

4. Cari tahu harga pasaran dan pasang harga yang masuk akal

Sebelum upload produk, baiknya cek dulu harga pasaran agar tak kemahalan atau kemurahan. Kalau saya sih ceknya di tokopedia atau shopee. Lalu pasang harga di bawahnya agar pengunjung tertarik. Infokan juga kalau Anda user personal, bukan pedagang.

Untuk barang harga 10-15 jutaan, tawaran di angka 80%-nya itu wajar menurutku. Dan kemarin saya lihat juga, ada yang jual di angka 11, dan dilepas di angka 9. Kalau rentang harga sekitar 8-15 jutaan, jatuhnya sekitar 2 jutaan.

Kemarin, juga ada teman yang jual laptop baru di ¾ harga. Jatuhnya lebih banyak karena harga barunya lebih mahal dari punyaku. Tapi kalau ada yang nawar 50% skip saja, cari tawaran tertinggi. Banyak orang tak menghargai kerja keras kita mah.

5. Lakukan COD, tapi jangan di tengah jalan dan jangan malam hari

Karena ini barang mahal, maka COD adalah jalan terbaik. Tapi jangan di jalan dan jangan di malam hari karena malam gak terlihat jelas. COD pun jangan di tengah jalan, khawatirnya dibawa kabur. Mending COD itu di rumah kita atau di rumah pembeli, biar jelas.

Perhatikan profil calon pembelinya juga di facebooknya. Fotonya kayak apa, linimasanya kayak apa, update statusnya kayak apa, gaya pakaiannya kayak apa, dan sebagainya.

Kalau misal calon pembeli masih remaja, kalau saya sih masih meragukan dengan barang mahal seperti ini. Karena banyak penipuan dilakukan anak muda usia remaja. Enggak yakin kalau anak remaja usia sekolah punya duit puluhan juta. Soalnya sering ada penipuan yang pelakunya masih bocah. Dan pernah tahu juga sih, tetangga kena tipu sama bocahan.

Baca Juga : 3 Hari Jualan Online Langsung Laris, Ini 7 Tips yang Saya Lakukan ! Dicoba Saja Dulu

6. Seringlah upload produk, terutama di jam santai dan tanggal gajian

Kemarin saya sampai posting 20 kali di marketplace facebook. Karena dengan sering upload, maka akan semakin banyak orang yang melihat postingan kita. Sebenernya laptop saya sudah bisa kejual sejak awal, cuma saya-nya saja yang kurang cocok.

Oh ya, uploadnya juga sebaiknya di jam santai. Misal jam 6 pagi atau jam 8 malam saat orang-orang sedang santai buka medsos. Nah, kalau lagi tanggal gajian semisal tanggal 1 upload saja yang kenceng, mumpung mereka masih punya duit.

Tanggal gajian ini biasanya dari 27 sampai 10. Karena ditanggal itu, orang-orang masih pegang duit. Jadi uploadlah yang banyak biar pada tahu semua.

upload-produk

7. Gunakan facebook ads

Facebook ads yang saya maksud bukanlah iklan bersponsor pada umumnya. Bukan iklan yang dibuat pakai akun fb personal atau fanspage, tapi iklan yang dibuat lewat facebook marketplace.

Tarifnya 16 ribu per hari dengan skema paling kecil 3 harian. Jadi sekali iklan 3 hari sekaligus. Keuntungan iklan berbayar ini adalah jangkauannya lebih luas dan yang ngelihat iklan kita lebih banyak. Potensinya juga lebih besar karena marketplace kan tempatnya orang jual dan beli.

Nah, kemarin saya coba yang iklan fb ads biasa, tapi saya pikir akan lebih efektif dan berpotensi jika pakai iklan marketplace facebook.

Facebook ads untuk jangkauan pemirsa yang lebih luas.

Facebook ads untuk jangkauan pemirsa yang lebih luas.

8. Pantau jualan dan fast respon agar pembeli tak kabur, tambahkan juga nomor WA

Jual barang harga tinggi itu kudu fast respon, jangan sampai ada chat gak kebalas. Segera balas jika ada pesan masuk. Pasang messenger di smartphone agar bisa langsung balas. Pasang juga nomor WA biar bisa kontak lewat WA. Kemarin puyaku ada beberapa chat gak kebalas, sayang banget kan.

pentingnya-respon-chat

Respon chat yang masuk ke jualanku.

9. Bergabung dengan grup jual beli

Nah, kemarin, saya juga gabung dengan banyak grups grup jual beli laptop. Baik itu di kota saya ataupun yang di kota besar seperti Jabodetabek. Karena mereka itu memang punya minat jual atau beli laptop.

Punyaku kemarin juga ada beberapa yang tanya. Malah yang pertama dari kotaku sendiri. Tapi karena harga belum cocok, akhirnya gak jadi deh. Saat ada pembeli di awal yang nawar lebih tinggi, rasanya jadi nyesel pas selanjutnya pada nawar harga rendah.

Baca Juga : Dari Foto Bening hingga Akses Internet – Inilah 14 Strategi Marketing Berjualan Menghadapi Harbolnas 

Grup-jualan-laptop-di-facebook

Grup jualan laptop di facebook.

11. Jual ke user personal ketimbang pedagang

Kalau kamu punya barang baru kemudian ditawarkan di pedagang atau konter, biasanya mereka akan menawar dengan harga yang sangat rendah, dan itu bikin sakit hati. Karena saya sendiri pun mengalaminya kemarin. Bahkan ada yang sampai 3x nawar sadis dan akhirnya saya blokir.

Harganya jatuh banget yang artinya uang kita akan berkurang banyak. Cari uang memang gak mudah. Sebaliknya, jual ke user yang memang mau dipakai sendiri, karena harganya pasti lebih tinggi. Cuma ya harus sabar.

12. Jika sulit, jual di online shop

Selain di facebook, saya juga pasang di tokopedia dan shopee. Intinya mana yang cepet duluan, itu yang saya ambil. Sebenernya di marketplace facebook sudah ada yang mau, tapi karena harga gak cocok, akhirnya belum terjual juga.

Nah, karena banyak orang bilang kalau tokopedia itu lebih ke gadget, jadi saya pasang iklan di sana dan sampai ngiklan premium juga. Saya pasang harga paling rendah di tokopedia, berjajar dengan produk lain milik pedagang, dan sepertinya saya sendiri yang user personal.

Saya kasih deskripsi yang jelas, judul yang bagus dan saya ganti-ganti terus. Saya sampai 2 kali beli iklan, total 200 ribu. Dan akhirnya ada yang beli juga dari Semarang.

 Jualan-di-marketplace

Jualan di marketplace tokopedia. Untuk gadget, tokopedia memang rekomendasi. Setelah diiklankan, produkku banyak dilihat calon pembeli.

Selain tokopedia, saya juga pasang di shopee, dan sudah ada calon pembeli yang deal, tapi belum ada dana karena masih nunggu gajian. Dia nawar lebih rendah ketimbang pembeli di tokopedia, dan akhirnya saya ambil yang tokopedia dan berhasil.

Oh ya, di tokopedia pun saya posting ada 5 lebih. Tapi akhirnya saya hapusian dan tinggal 2 saja yang performanya bagus.

Nah, itulah pengalaman saya jual laptop di marketplace facebook, dan akhirnya terjual di tokopedia. Saran saya sih kalau ada dana lebih, gunakan iklan berbayar di marketplace facebook, atau dtokopedia, karena performanya lebih bagus dan jangkauannya lebih luas.

Bagikan biar yang lain tahu