Beberapa tahun lalu saya berkesempatan berkunjung ke Jakarta untuk sebuah riset tulisan lomba. Bukan Jakarta sih, cuma orang-orang nyebut perantauan Jabodetabek itu Jakarta. 

Wah untuk lomba saja sampe ke Jakarta ?

Iya dong. Usaha keras pokonya. Untuk itu saya sampai membuat 22 tips menang lomba blog setelah 200+ ikutan. Ya karena saya emang suka banget sama lomba blog. 

Lanjut…

Dan seperti biasa saya naik bus untuk kesananya. Ada banyak bus yang tersedia di daerah saya, Kebumen, Jawa Tengah. Biasanya sih saya pakai Bus Sinar Jaya atau Karya Sari. Untuk jenis bus lainnya ada banyak. Misal kayak Sumber Alam, Agra Mas, Handoyo, dan banyak lagi yang lainnya. Namun yang paling terkenal yaitu Sinar Jaya ekonomi karena paling banyak dipakai. Saya pun sering banget pakai jasa bus dari perusahaan transportasi Sinar Jaya Group ini. Hampir semua teman-teman dan orang-orang di tempat saya selalu pakai bus ini.

Namun karena waktu itu pengen cepet sampai, saya pakai Murni Jaya. Dan emang iya cepet banget dan tepat waktu. Harga tiketnya emang mahalan dikit sih tapi gak mengecewakan sama sekali. Dan pastinya rega nggawa rupa (harga membawa kualitas).

Baca juga :

9 Tips Naik Bus yang Perlu Kalian Perhatikan agar Selamat sampai Tujuan

Ini dia 8 Jalur Kereta Api Terindah agar Perjalanan Makin Berkesan

Mau Beli Tiket Kereta Api? Kenali Dulu Yuk Kelas-Kelasnya!

Kelebihan Rental Mobil di Trac

Cuci Mobil Tanpa Sentuh Permukaan Mobil ? Bisa Ko, Pakai Shampoo Touchless GRASS Indonesia Aja

Kalau untuk Sinar Jaya, didalam bus juga ada AC-nya, tapi banyak singgah di terminal, jadi sampainya agak lama. Dan untuk kursinya, dia memiliki 3 kursi setiap barisnya. Artinya kanan kiri ada dua baris, berarti 6 kursi. Aliasnya lobinya atau jalan tengahnya jadi sempit. Jadi agak sesek kalau mau jalan ke bagian belakang.

Untuk tiketnya sendiri cukup murah yaitu antara 85-100 ribu. Keseringan sih 90 ribu. Murah banget pokoknya. Dan laju busnya juga standar gak cepet-cepet banget, tapi juga gak lambat. Sesuai harga pokoknya. Mungkin kalau yang kelas bisnis beda lagi. Oiya, untuk startnya kalau gak salah pukul 16.30 sore kalau dari Kebumen. Dan singgah beberapa kali di terminal bus. Begitu juga sebaliknya untuk perjalanan pagi dari Jakarta. Singgah di terminal tersebut.

Nah, beda lagi dengan bus Murni Jaya. Tiketnya waktu itu harganya 130 ribu. Tapi busnya gak banyak ngetem. Hanya beberapa kali singgah di agen bus saja dan itu pun jarang. Udah gitu laju busnya cepet banget.

Kendaraan yang ada didepannya disalib-salib. Bener dah karena biasanya sampai Jakarta pukul 06.00 pagi. Tapi pas saya naik bus Murni Jaya ini, pukul 03.00 pagi udah sampai rumah. Oiya, startnya seinget saya malah abis magrib sekitar pukul 18.30. Tapi sampainya cepet banget. Ampun dah puas banget pokoknya naik bus Murni Jaya.

Oiya, untuk kursinya itu 2 (dua) jejer ya, jadi sebarisnya ada 4 kursi. Artinya lobinya longgar banget. Buat jalan ke belakang jadi lebih luas gak sesek-sesekan. Udah gitu kursinya tinggi dan empuk. Korden jendelanya juga bagus. Busnya kedap suara dan gak berisik. Saya paling gak tahan kalau busnya berisik karena bikin kuping budeg setelah turun dari bus.

AC nya dingin sih tapi bisa ditutup ko dan kondisi ACnya masih baik gak ada yang bolong-bolong. Kondekturnya juga ada dua bergantian kerja dan mereka berseragam. Dan yang terpenting ada WC nya, jadi gak bingung kalau lagi kebelet.

Lalu seinget saya juga gak mampir ke pombensin apa ya. Jadi gak ngurangin waktu. Kalau mau sholat buat yang muslim, bisa diakalin tayamum pakai debu di korden.

Untuk body busnya sendiri, warnya kalau gak salah merah dan mengkilap. Bagus banget pokoknya bisnya. Gagah dan sangar. Gak heran deh kalau harganya emang mahalan dikit.

Oiya, banyak yang bilang kalau Murni Jaya itu masih saudaraan sama Sinar Jaya. Kalau ibarat hotel, Sinar Jaya itu bintang 3, dan Murni Jaya bintang 5. Dan tentunya harga sesuai kualitas dan layanan.

Nah, buat warga Kebumen dan sekitarnya yang akan bepergian ke daerah Barat misa Jabodetabek, bisa pakai bus ini. Untuk rute sebaliknya pun begitu. Oiya, jangan lupa setelah turun dari bus, naik ojek pangkalan ya ?

Jangan ojol mulu atau minta dijemput saudara. Itung itung bagi-bagi rejeki dengan tukang ojek pangkalan yang mungkin karena suatu hal belum siap bertransformasi. Atau naik becak lah. Lebih enak dan nyaman pastinya karena bisa duduk dengan leluasa.