Semua desain dan animasi di artikel ini adalah hasil belajar di QuBisa hanya dalam 13 hari. Mau coba?

Salah satu moment dramatis yang pernah saya alami dalam hidup adalah ketika semua lamaran kerja ditolak sekitar tahun 2008-2009 lalu. Puluhan lamaran kerja yang saya kirim tidak ada satupun yang lolos. Baik itu yang di kota saya atau di kota perantauan.

Saya masih ingat ketika saya berjalan di trotoar di tengah kota sendirian sepulang dari kantor depnaker, sembari menggendong tas dengan perasaan hampir putus asa karena tak kunjung dapat kerjaan. Padahal ongkos untuk cari kerja sudah keluar banyak.

10 bulan lamanya saya cari kerja, tak ada hasilnya. Itu yang di kota tempat tinggal saya. Mengingat hal ini, saya jadi teringat lagunya Iwan Fals tentang sarjana muda yang lelah mencari kerja. Mungkin seperti itulah nasib saya kala itu. Walaupun saya bukan sarjana.

 Sulitnya-mencari-kerja

Begini yang saya rasakan dulu ketika 10 bulan belum dapat kerja. Ilustrasi saya sedang berdiri adalah suasana yang sebenarnya di kota saya. Belakang adalah terminal bus. Dokpri.

Di kota perantauan pun sama. Semua lamaran saya ditolak. Pernah sekali saya dan beberapa teman dijanjikan kerjaan oleh suatu agen penyalur tenaga kerja, dan saya harus berangkat ke kota rantau. Namun harus bayar 1,5 juta (kala itu jumlah tersebut masih banyak). Dan orang tua saya pun sibuk mendadak cari pinjaman ke tetangga demi saya agar bisa bekerja.

Sesampainya di sana, saya harus menunggu sekian waktu lamanya. Seminggu rasanya sebulan. Tidur sekamar ber-6 padahal kamarnya sempit, sampai tidur selonjor saja susah. Makan juga pakai uang sendiri, banyak nyamuk pula. Untung saja tidak kehabisan uang sampai saya pulang kembali. 

Sampai badan saya kurus karena ternyata pekerjaan yang dijanjikan tak sesuai dengan yang dikatakan, yang akhirnya hanya satu atau dua orang yang benar-benar bekerja. Akhirnya banyak dari kami yang pulang ke rumah, termasuk saya. Beruntunglah karena uangnya bisa diambil lagi biarpun ada potongan.

Kemudian kembali lagi saya merantau dan numpang di rumah saudara. Setiap sabtu dan minggu, saya selalu membeli koran lowongan kerja dan melamar yang dirasa cocok. Namun dalam 1 tahun mencari kerja hasilnya nihil.

Baca Juga : 7 Cara Menjawab Pertanyaaan Wawancara Saat Mendaftar Lowongan Kerja Bank

Setidak beruntungkah saya kala itu? Ya Tuhan.

Rasanya hampir putus asa. Bahkan posisi terbawah seperti cleaning service yang pernah saya lamar pun tak ada jawaban. Berbagai usaha sudah saya lakukan. Bahkan sampai minta do’a pada orang pintar. Tapi hasilnya sama, nihil.

Saya pun menjadi iri dengan banyak teman-teman seangkatan yang begitu mudahnya dapat kerja di perusahaan besar dengan gaji jutaan rupiah. Tapi saya tidak pernah mengalaminya.

Bagaimana mereka bisa seperti itu?

Saat mereka sudah necis dengan barang-barang yang mereka beli dari hasil kerja, saya masih lontang-lantung ngalor ngidul. Kadang kerja serabutan kadang enggak, dan sering nganggurnya. 

Dalam hidup saya, saya hanya pernah sekali saja dapat pekerjaan yang saya lamar pakai ijazah, dan itu pun hanya di sebuah rumah makan dekat saya tinggal dan hanya beberapa bulan saja.

Jadi koki, kah?

Tentu saja bukan, saya tidak bisa masak,  saya cuma nyupir alias nyuci piring. Kadang jadi tukang sapu, bahkan penjaga toilet pun pernah. Tapi saya juga pernah jadi waiter sampai bisa meramu beberapa jenis minuman spesifik karena saya tak mau menyia-nyiakan kesempatan ini.

Dan saat itu adalah pengalaman pertama saya berhadapan dengan orang bule yang mampir ke warung kami, yang saat itu sedang bersepeda dari Jakarta menuju Bali. Ternyata orang bule gak suka makan nasi ya, karena ia cuma pesan telur mata sapi 4 butir saja plus es teh manis ^_^.

Nah, dari berbagai posisi yang pernah saya ambil, paling nyaman adalah penjaga toilet. Karena sambil duduk bisa baca buku dengan tenang. Dalam buku yang saya baca tersebut, ada wejangan syarat makna kehidupan dari penulisnya yang selalu teringat di benak saya sampai sekarang.

Ia mengatakan bahwa sesuatu yang terus kita tekuni saat ini, kelak akan menghidupimu. Dan itu memang benar. Saat itu saya sedang belajar menulis blog dan masih sangat amatiran, yang akhirnya bisa menghidupiku sekarang.

Foto bersama rekan kerja pada 2012 lalu di rumah makan yunani 19 Kebumen. Dokpri.

Foto bersama rekan kerja pada 2012 lalu.  Ini pekerjaan pertama dan terakhir yang didapat lewat ijazah. Dokpri.

Dan setelah sekian lama, saya termenung, mengapa dulu saya tak pernah dapat pekerjaan dengan ijazah saya? Mengapa yang lain bisa? Seperti tak berguna saja saya sekolah.

Dan ternyata setelah saya amati lebih dalam, ternyata saya tidak ada ketrampilan sama sekali. Saya  juga tak pernah terpikir untuk meningkatkan kemampuan, seperti pelatihan atau kursus. Sehingga saya tidak bisa apa-apa disamping nilai ijazah saya yang cukup rendah.

Saya memang sekolah kejuruan di SMK, namun sepertinya itu tidak cukup karena dalam pekerjaan yang dibutuhkan adalah ketrampilan, atau paling tidak pengalaman. Sedangkan saya tidak ada ketrampilan atau pengalaman apapun.

Saya sekolah kejuruan perbengkelan, tapi salah jurusan dan saat itu banyak anak-anak masuk kejuruan hanya karena populer dan ikut-ikutan saja. Salah satunya saya. Saya tidak paham permesinan sesuai jurusan di sekolah. Ilmu komputer juga tidak tahu walaupun cuma ngetik di word. Aliasnya, saya tidak ada kemampuan apa-apa

Andai saya tahu itu sejak dulu, fix, saya pasti akan meningkatkan kemampuan agar lebih mudah diterima kerja. Sekarang saya begitu sadar bahwa keahlian sangat penting sebelum masuk dunia kerja. 

Sebelum cerita tentang kursus yang saya ambil, kita kenalan dulu dengan aplikasi siap kerja QuBisa. Tempatnya kursus online gratis untuk upskilling dan reskilling diri sebelum terjun ke dunia kerja

Aplikasi siap kerja yang layak dicoba sebelum memulai berkarir.

QuBisa adalah aplikasi belajar online yang bisa diakses lewat smartphone, baik itu android ataupun iOS. Namun begitu ia juga dapat diakses lewat PC dengan alamat website di www.qubisa.com. Karena berbentuk aplikasi, bikin belajar gak ribet karena bisa diakses kapanpun dimanapun.

Di QuBisa, kita bisa mengikuti beragam jenis kursus sesuai minat sebelum terjun ke dunia kerja, atau bagi yang ingin mengembangkan karir. Lewat QuBisa, kita bisa upskilling dan reskilling agar memulai karir lebih percaya diri.

FYI : upskilling adalah proses meningkatkan keahlian baru dari basic keahlian yang ada. Sedangkan reskilling adalah proses mempelajari keahlian baru agar seorang pekerja punya nilai tambah dalam dunia kerja.

Cara mendaftar di QuBisa pun sangat mudah. Saat aplikasi sudah terdownload, kita bisa melewati halaman awal dan klik daftar, kemudian masukkan data-data yang diperlukan seperti nama lengkap, username, kata sandi, dan nomor whatssapp. Berikut langkah-lagkahnya. 

Cara-Daftar-Aplikasi-Siap-Kerja-QuBisa

Setelah pendaftaran berhasil, kita bisa login dengan email dan passwork kita. Di QuBisa, ada 5 kelompok menu di yang bisa kalian gunakan untuk mencari kursus yang akan diambil. Di antaranya

1. Kelas Terpopuler

Menu kelas terpopuler merupakan kelas yang banyak diminati banyak orang. Seperti kelas monetisasi youtube karena sekarang banyak sekali profesi youtuber.

Atau kelas pemrograman aplikasi android buat yang mau jadi programmer aplikasi. Karena sekarang sedang popular drama Korea, di QuBisa pun ada menu kelas bahasa Korea. Buat Korean Holic, bisa banget tuh coba kelas bahasa Korea buat menambah portofolio dalam karir kalian.

 

Kelas-Terpopuler-Aplikasi-Siap-Kerja-QuBisa

2. Kelas webinar terdekat

Berikutnya ada kelas webinar terdekat. Maksudnya terdekat dengan tanggal di bulan ini ya, bukan dekat dengan rumah kita. Webinar ini bisa kalian ikuti untuk menambah wawasan karena narasumber terkait merupakan para ahli dibidangnya. Dan kalau saya lihat, semua webinarnya gratis.

Kelas-Webinar-Terdekat-Aplikasi-Siap-Kerja-QuBisa

3. Kelas Siap Kerja

Di menu kelas siap kerja ini, ada banyak kursus yang bisa kalian ikuti. Seperti kursus tentang cara membuat konten menjadi viral yang bermanfaat jika misal kalian ingin berkarir di bidang sosial media. 

Atau kursus tentang Panduan mahir SEO (search engine optimization) untuk yang mau jadi SEO specialist. Dan banyak lagi kursus menarik lainnya. 

Saya sarankan untuk ambil kelas berbayar. Bedanya dengan kelas gratis adalah karena kelas berbayar sudah terkonsep dengan lebih baik, sehingga pembelajaran yang dilakukan pun tahap demi tahap.

 Kelas-Siap-Kerja-Aplikasi-Siap-Kerja-QuBisa

Misal panduan mahir SEO google untuk pemula yang di ajarkan oleh Su Rahman, di sini akan diajarkan dari mulai dasar-dasar SEO, peran keyword, cara riset kata kunci, penggunaan meta tag, meta deskrispi, cara menggunakan google search console, sampai ke contoh artikel SEO, semua dibahas secara berurutan langkah demi langkah. Sehingga pengguna tidak belajar bluncat sana bluncat sini saat belajar.

4. Kelas pengembangan karir

Yaitu kelas untuk kita yang ingin mengembangkan karir yang saat ini sedang dijalani. Salah satu kelas gratis yang menarik untuk dicoba yaitu kelas personal branding oleh Bayu Setiaji.

Dimana personal branding sangat diperlukan agar nilai “jual” kita lebih tinggi ketimbang yang lain. Bagi calon karyawan, memiliki personal branding yang kuat akan lebih diperhitungkan saat melamar kerja.

Selain itu ada juga kelas Bussines English oleh Titian Karya Nusantara. Kelas ini akan mengajarkan kamu bagaimana lebih agar lebih baik saat berbicara dengan rekan bisnis atau atasan dalam bahasa Inggris. Karena berbicara dengan rekan kerja tentu beda dengan orang-orang penting seperti bos atau klien.

Kelas-Pengembangan-Karir-Aplikasi-Siap-Kerja-QuBisa

5. Kelas terbaru

Yaitu kelas pembelajaran yang baru hadir di QuBisa. Di kelas terbaru ini, ada banyak kursus online gratis yang bisa kalian ikuti. Seperti tips dan trik percaya diri hadapi customer oleh Ahsanul Bisri. Atau kelas self reward untuk first jobber oleh Chintya Kiswandini. Kalian bisa pilih sesuai minat dan passion kalian. 

Di bagian bawah kelas terbaru, terdapat menu artikel edukatif yang bermanfaat untuk menambah wawasan.

Untuk eksplor lebih banyak, dihalaman awal ini juga terdapat menu utama seperti home. Lalu ada tombol search untuk pencarian kursus. Tombol kursusQu untuk kursus yang kalian ikuti. Dan tombol lainnya untuk masuk ke menu admin.

Kelas-Terbaru-Aplikasi-Siap-Kerja-QuBisa

Pengalamanku belajar dengan aplikasi siap kerja QuBisa, bisa bikin desain dan animasi sendiri pakai power point hanya dalam 13 hari

Dan, ini adalah pengalamku pakai aplikasi QuBisa.

Sebelum mencoba kursus premiumnya, saya coba dulu versi gratisnya. Untuk materinya sendiri saya ambil power point karena menurut saya cukup mudah. Sebelumnya saya nol sekali dengan software office ini, bahkan memasukkan gambar saja saya bingung.

Namun begitu saya masuk ke salah satu kursus online gratis yang dibawakan oleh Putri Ayunesia, ternyata penyampainnya begitu mudah dipahami. Saya langsung bisa saja tuh mengikuti instruksi dalam membuat banner di power point. Dan hasil desain saya cukup menarik. Geser gambar di bawah. 

Ini adalah banner hasil belajar di aplikasi siap kerja QuBisa dengan menonton kursus online gratis dari Ayu Putrinesia. Dokpri.

Di hari pertama belajar, saya sudah paham bagaimana membuat banner grafis dan slide animasi sederhana. Mungkin karena menu dan tools di software ini hampir sama dengan word yang biasa saya pakai, sehingga lebih familiar.

Di kesempatan berikutnya, saya pun mencoba kursus animasi power point yang dibawakan oleh Ryan Angga Saputra, seorang Consultant on Digital Learning Solution. Cara pemesanan kursusnya pun cukup mudah. Pada contoh di bawah adalah contoh pemesanan kursus youtube yang juga saya pesan kemarin, namun tentu saja langkah-langkahnya sama untuk semua jenis kursus. 

Cara-Daftar-Kursus-di-Aplikasi-Siap-Kerja-QuBisa

Setelah kita berhasil membayar, maka akan secara otomatis kursus langsung terbuka kunci gemboknya dan langsung bisa dimulai. Email konfirmasi dari QuBisa pun akan masuk ke email kita sebagai bukti kalau kita berhasil mendaftar kursus.

Selanjutnya saya segera membuka aplikasi siap kerja QuBisa di smartphone untuk memulai kursus. Di kursus ini, saya diajarkan bagaimana membuat animasi yang dilengkapi dengan footage video yang nantinya akan disimpan dalam format mp4.

Sebelum video dimulai, ada pre test dulu yang harus kita jawab. Soal testnya ada 5 buah yang berisikan materi tentang power point. Dan kemarin saya berhasil menjawab 3 yang benar.

Video dengan durasi 51 menit 7 detik ini menurut saya cukup mudah dipahami karena sang tutor sangat berhati-hati dalam menyampaikan materi. Dan memang benar sih karena saya pun cukup paham dengan materinya hingga bisa membuat desain dan video animasi seperti yang saya pakai di artikel ini hanya dalam 13 hari.

Ini foto saat saya belajar power point bareng Ryan Angga Saputra. Geser. Dokpri.

Saya mulai belajar pada 28 Oktober 2021. Sekarang 8 November. Artinya hanya 13 hari saja, bahkan kurang dari itu karena saya tidak belajar setiap hari. Dan berikut contoh video animasi yang saya buat. Belum bagus-bagus amat karena masih belajar. Tapi ini sangat lumayan bagi saya.  

Dan hanya dalam beberapa hari, saya sudah menyelesaikan kursus. Yang akhirnya saya mendapatkan sertifikat dari QuBisa dan sudah terverfikasi. Horeeeee…… ini penampakannya. Sertifikat ini bisa saya pakai untuk sebagai portolio blog saya agar calon klien makin banyak kepincut dengan blog saya.

Sertifikat-hasil-belajar-di-aplikasi-siap-kerja-QuBisa

Sertifikat hasil belajar di aplikasi siap kerja QuBisa. Dokpri. 

Dari aplikasi belajar online QuBisa ini, saya seperti tertampar, kenapa saya tidak meningkatkan kemampuan dari dulu? Karena ternyata dalam waktu sebentar saja, saya sudah punya keahlian baru.  Berkat QuBisa, saya jadi bisa bikin desain dan animasi dengan mudah.

Berkat QuBisa pula, skill saya pun bertambah satu dan bisa saya sematkan dihalaman utama blog ini sebagai upaya cara meningkatkan personal branding blog saya.

Ke depan saya berniat meningkatkan ketrampilan animasi ini karena termasuk keahlian mahal pendulang rupiah. Satu menit video animasi bisa berharga jutaan rupiah. Apalagi jika branding kita sudah kuat. Nilai video kita akan lebih mahal berkali-kali lipat.

By the way, mengapa sih pakai aplikasi siap kerja QuBisa?

Alasan utama saya pakai QuBisa yaitu karena banyak kursus online gratis di sini. Sehingga saya bisa menambah wawasan tanpa harus mengeluarkan biaya. Di QuBisa sendiri, terdapat lebih dari 200 jumlah kursus, lebih dari 350.000 murid terdaftar, lebih dari 400 instruktur terdaftar, dan lebih dari 2000 microlearning.

Selain itu, di sini juga ada webinar, belajar kilat, paket kursus, yang bisa diikuti untuk menambah wawasan dan dapat menjadi nilai tambah sebelum atau saat berkarir. Tapi selain itu, ada 6 alasan mengapa saya pilih QuBisa dalam infografis yang saya buat setelah belajar di QuBisa.

Alasan-Memilih-Aplikasi-Siap-Kerja-QuBisa

Infografis ini adalah hasil belajar di QuBisa.

Penjelasan infografis : 

1. Ada banyak jenis kursus online gratis atau berbayar

Seperti saya katakan diatas, di QuBisa ada banyak jenis kursus yang bisa kita pilih. Baik itu soft skill atau hard skill. Baik yang gratis atau berbayar. Walaupun gratis, tapi informasinya cukup bermanfaat dan begitu menambah wawasan baru. Untuk kursus premiumnya, fitur yang didapat tentu lebih lengkap.

Buat yang mau berkarir di dunia bisnis, ada banyak kursus dalam kategori bisnis. Seperti communiations, entreprenurship, finance, management, sales, dll. Untuk kategori desain, ada kursus tentang desain grafis, web desain, animasi 3D, desain tool, dan arsitektur. Dan banyak lagi kursus lainnya yang bisa dipelajari sesuai minat dan bakat.

Beragam-jenis-kursus-di-aplikasi-siap-kerja-QuBisa

Beragam jenis kursus di QuBisa yang bisa kalian pilih. Dokpri.

2. Cara belajar efektif yang cocok untuk orang sibuk

Aplikasi siap kerja ini cocok untuk mereka yang sibuk dan hanya punya waktu sedikit karena berbentuk aplikasi yang bia diakses kapanpun dimanapun. Sehingga tetap bisa meningkatkan kemampuan biarpun waktu terbatas. Sambil santai bisa buka kursus. Sambil ngantri di bank bisa buka kursus. Dsb.

3. Pembahasan yang mudah dimengerti oleh tutor berpengalaman

Penyampaian materi di QuBisa cukup mudah dimengerti. Sang tutor begitu berhati-hati dan pelan dalam menyampaikan langkah-langkah pembahasan. Sehingga saya yang menonton pun cukup paham dan bisa mempraktikkannya. Selain itu tutornya pun merupakan orang yang berpengalaman di bidangnya. Sehingga materi yang diajarkan pun lebih berkualitas pastinya.

4. Pembelajaran via video, sehingga lebih mudah dipahami

Pembelajaran melalui audio visual dimana penutur berbicara langsung di depan kamera adalah cara belajar efektif, sehingga lebih mudah dipahami, terutama jika itu hal teknis seperti belajar software.

Namun selain video, disertakan juga materi teksnya, misal seperti dalam kursus power point yang saya pelajari. O iya, akses videonya seumur hidup lho ya. Jadi bisa dibuka berulang-ulang sampai kapanpun.  

5. Adanya sertifikat penunjang portofolio atau CV

Untuk kursus-kursus tertentu, ada sertifikat untuk pengguna. Sertifikat ini dapat digunakan untuk menunjang portofolio sebelum melamar kerja. Portofolio memungkinkan seseorang lebih mudah diterima kerja. Untuk para freelancer, portofolio bisa menjadi upaya atau cara meningkatkan personal branding.

6. Adanya fitur poin untuk mendapatkan hadiah menarik

Di QuBisa, kita bisa mengumpulkan poin yang bisa ditukarkan dengan berbagai hadiah menarik. Seperti emoney, hingga smartphone. Akumulasi poin didapat dari berbagai aktivitas. Seperti menyelesaikan kursus, install aplikasi, memberi rating kursus, membeli kursus premium, check in harian dsb. Kumpulkan poin sebanyak mungkin untuk mendapatkan hadiah menarik.

Fitur-poin-aplikasi-siap-kerja-QuBisa

QuBisa terbukti membantu banyak orang dalam meningkatkan kemampun mereka

Keahlian adalah senjata utama menghadapi masa depan. Memiliki satu saja keahlian, bisa menolongmu dari ketidak beruntungan. QuBisa adalah aplikasi belajar online dimana kita bisa belajar suatu skill, baik itu hard skill atau soft skill.

Hard skill adalah kemampuan teknis yang dapat dilihat dan dapat dengan mudah dipelajari. Misalnya seperti kemampuan mendesain, pemrograman, teknik komputer, bahasa asing, dan sebagainya.

Sedangkan soft skill adalah kemampuan yang tak terlihat dan sifatnya lebih ke pola pikir atau sifat seseorang. Misal seperti kemampuan berkomunikasi, manajemen waktu, perilaku baik, berpikir kritis, kepemimpinan, dsb.

Aplikasi-siap-kerja-QuBisa-membantu-banyak-orang-dalam-berkarir

Rating bintang lima yang mendominasi di QuBisa membuktikan bahwa aplikasi siap kerja ini membantu banyak orang dalam meningkatkan kemampuan mereka sebelum atau saat berkarir. Dokrpi.

Dari gambar di atas, menjadi bukti bahwa QuBisa bisa bantu banyak orang sebelum memasuki dunia kerja atau yang ingin upgrade karir. Saya sendiri juga terbantu. Karena berkat aplikasi siap kerja QuBisa, saya jadi punya skill baru berupa animasi yang merupakan salah satu cara meningkatkan personal branding blog saya.

Dengan skill animasi yang mahal ini, saya ingin membuat portoflolio blog dalam video animasi. Karena saya pernah melihat portofilio seorang rekan blogger dalam animasi video power point, dan itu sangat keren dan terlihat poffesional.

Saatnya install aplikasi QuBisa di smartphonemu

Nah, buat kalian yang ingin mendapatkan karir terbaik, segera download aplikasi siap kerja QuBisa baik itu di Play Store untuk pengguna android, atau di App Store untuk pengguna iPhone. Aplikasi dengan size 40 mb ini saat ini sudah mengalami pembaruan dengan penambahan beberapa fitur dan tampilan yang lebih menarik.

O iya, saat ini QuBisa juga sedang mengadakan lomba blog loh. Buat para blogger, siapkan tulisan terbaik kalian karena hadiah jutaan rupiah menantimu. Periode lombanya sendiri dari 22 September sampai 10 Desember 2021. Masih banyak waktu buat ikutan. Ini link lomba blognya.

Lomba-Blog-QuBisa

Buat yang belum pernah menang, bisa baca tips menang lomba blog juga di artikel ini. Ada 2 lho artikelnya. Yuk semangat ikutan.

Kesimpulan

Dari pembahasan di atas, kita sudah banyak tahu bahwasanya memiliki keahlian sangatlah penting untuk karir terbaik di masa depan. Suatu pekerjaan akan lebih mudah didapat jika kita punya keahlian. Terlebih jika kita seorang multitalent dengan beberapa keahlian sekaligus.

Apalagi di masa pandemi ini dimana mencari pekerjaan masih terasa sulit. Membekali diri dengan keahlian adalah cara cerdas agar lebih mudah mendapatkan pekerjaan. Jangan seperti saya, yang hanya capek tenaga dan biaya cari kerja tapi hasilnya nihil, yang ternyata saya tak ada keahlian sama sekali. Sehingga sulit cari kerja. 

Pastinya suatu perusahaan lebih memprioritaskan mereka yang punya keahlian untuk diterima kerja ketimbang yang tidak. Maka dari itu, keahlian adalah wajib hukumnya sebelum memulai berkarir.

QuBisa sendiri adalah aplikasi siap kerja dan merupakan cara belajar efektif dimana pengguna bisa menimba ilmu dari berbagai kursus yang ada, baik soft skill atau hard skill. Platform belajar online yang bisa diakses lewat smartphone ini bikin belajar gak ribet karena belajar bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja.

Ada banyak sekali jenis kursus di QuBisa yang bisa dipelajari untuk memperkaya wawasan sebelum berkarir. Saya pun tak mau kalah dengan mempelajari kursus power point dan berhasil membuat desain dan animasi kerena dan mendapatkan sertifkat.

Terakhir, ingat satu pesan ini. Masa depan tergantung dari apa kamu lakukan sekarang. Jangan pernah menyesali nasibmu nanti, jika saat ini saja kamu hanya berdiam diri dan berpangku tangan.

Segera putuskan jalanmu karena Tuhan tidak akan merubah takdir seseorang tanpa usaha. Dan bersama QuBisa, saatnya meningkatkan kemampuan untuk masa depan yang lebih baik.