Di masa pandemi ini seharusnya kita tidak boleh sakit. Akan ada perasaan ngeri jika harus berkunjung ke rumah sakit atau dokter. Karena di sana berkumpul orang-orang sakit. Baik itu sakit menular atau tidak.

Dan saya adalah salah satu yang tidak beruntung karena pernah sakit di masa sulit ini. Lebih ngenesnya adalah karena saya sakit bertepatan dengan mulainya Covid-19 pada Maret 2020 lalu. Februari 2020 saya mulai sakit asam lambung, dan Maret adalah sedang “demam-demamnya” Covid-19.

Saat itu suasana sangat mencekam. Bahkan di tempat saya suara adzan saja diubah dengan menambahkan lafadz corona. Tempat umum dan ruang publik menjadi sangat sepi seperti kota mati. Mereka yang kedapatan keluar akan dirazia. 

Baca Juga : 7 Cara Efektif Mencegah Tertular Virus Corona

Ditambah lagi banyak media yang memberitakan info Covid ini malah menakut-nakuti yang membuat saya jadi sering cuci tangan di rumah, padahal tak pernah bepergian ke mana pun. Dan pada akhirnya saya berkunjung ke dokter karena ingin sehat. Melihat perawat dan dokter mengenakan APD kayak di TV-TV, membuat saya makin takut.

Pada 2019-2020 lalu, terhitung mungkin ada 19 kali saya berobat ke dokter. Sakit paling ngenes adalah pas sakit gigi karena harus datang sampai 3 kali dan harus dicabut saat masih terasa sakit. Apalagi penularan Covid-19 paling rentan ada di dokter gigi.

Kata dokter, karena sakit gigi, asam lambung juga sulit sembuh. Sakit gigi bisa menimbulkan asam lambung. Dan asam lambung juga bisa menimbulkan sakit gigi.

Baca Juga : Mau Cabut Gigi Geraham saat Sakit Asam Lambung ? Ini Pengalaman Saya

Dan karena momen buruk tidak mau saya ulangi lagi, setelah sakit asam lambung saya yang selama 8 bulan lebih sembuh melalui obat alami asam lambung, kini saya mulai konsisten menerapkan gaya hidup sehat. Di antaranya sebagai berikut.

1. Sadar sesadar-sadarnya untuk menerapkan pola hidup seimbang

Karena pernah sakit lama, sekarang saya sadar bahwa hidup itu harus seimbang. Terlalu banyak bekerja juga tidak baik. Terlalu lama rebahan juga tidak baik, nanti rezeki seret dong. Maka dari itu, mulai saat ini saya begitu sadar bahwa porsi antara bekerja dan istirahat harus pas.

Foto : Dimitris Vetsikas from Pixabay

Dulu saya memang suka “nyrempeng” atau keranjingan kerja dari pagi hingga malam bahkan sampai pagi lagi. Tapi setelah saya dapat “teguran” ini, saya sadar bahwa hidup harus seimbang. Dan memang sih, terlalu sibuk kerja membuat saya kurang bisa menikmati hidup.

Sekarang saya enggak lagi seperti itu. Saat badan sudah capek, maka saya istirahat. Pekerjaan tidak akan selesainya kita kejar. Apalagi setelah upah hasil bekerja saya pakai habis buat berobat dan malah tombok.

2. Olahraga teratur setiap pagi

Setiap pagi saya selalu menyempatkan untuk olahraga atau menggerakkan badan walau hanya sekedar jalan kaki. Sudah sejak lama juga saya lebih suka naik sepeda kemana-mana ketimbang motor. Apalagi karena pekerjaan saya yang selalu duduk di depan layar, juga menuntut saya harus banyak gerak.

Baca Juga : 10 Manfaat Jalan Kaki Untuk Kesehatan

O iya, sejak beberapa minggu lalu saya juga selalu melakukan senam pagi di rumah. Gerakan senam saya tonton di youtube selama kurang lebih 30 menit. Ya, walaupun hanya sebentar tapi cukup membuat badan rileks dan membakar lemak. Peregangan otot dari senam itu layaknya seperti kita melakukan pijat refleksi. Badan jadi seger dan enggak kaku. Tidur pun jadi nyenyak.

3. Istirahat cukup

Sudah sejak lama saya begitu memperhatikan waktu istirahat. Jika sudah jam 9 malam maka saya sudah tidur. Paling tidak jam 10 sudah tidur. Bahkan sering juga jam 8 saya sudah tidur. Karena istirahat cukup akan membuat badan lebih segar dan menghindarkan kita dari berbagai macam penyakit.

Foto : Stefano Ferrario from Pixabay

Salah satu penyebab sakit yang pernah saya alami juga karena kurangnya istirahat. Jadi dengan istirahat cukup akan membuat tubuh lebih sehat.

4. Memperhatikan asupan tubuh dengan cara berpuasa

Saya ini termasuk orang yang suka makan. Makannya jadi gampang gemuk. Ya mau bagaimana lagi karena setiap hari tuh selalu ada saja makanan di rumah. Terutama makanan manis. Kalau enggak dihabiskan kan mubazir.

Namun saya sadar bahwa terlalu banyak makanan yang masuk ke tubuh, itu tidak baik untuk kesehatan. Harus direm pokoknya. Cara yang saya lakukan yaitu dengan berpuasa Senin dan Kamis. (Ini akan saya lakukan nanti saat sudah bener-bener sehat. Sekarang mah saya sedang kambuh. Saat menulis ini saya sedang sehat-sehatnya)

Selain sebagai ibadah sebagai tujuan utama, juga saya niatkan untuk menjaga kesehatan. Karena ada banyak sekali manfaat puasa untuk kesehatan.
Dengan berpuasa, saya jadi mengerem konsumsi makanan. Berbagai makanan manis mengandung gula atau pengawet bisa saya stop sejenak. Ibarat sebuah mobil yang berjalan terlalu kencang, jika rem-nya blong maka bisa nabrak. Dan saya tidak mau hal itu terjadi.

Dengan berpuasa, waktu makan menjadi lebih sedikit. Puasa juga membuat perut jadi kosong yang aliasnya sedang mendetoksifikasi racun tubuh yang berasal dari makanan. Buat kalian yang sibuk dengan urusan diet, mengapa tidak mencoba puasa saja? Dijamin berat badan akan turun.

5. Merilekskan diri sejenak dengan pergi berlibur

Seperti saya katakan di awal, terlalu banyak bekerja dapat membuat kita stres. Makannya perlu waktu me-time sebentar agar pikiran lebih fresh. Kalau saya pribadi sih biasanya dengan berkunjung ke suatu tempat. Tidak perlu jauh-jauh pastinya karena di sekitar kita tentu banyak destinasi wisata untuk dikunjungi. Misal seperti Bukit Pentulu Indah Karangsambung yang pernah saya datangi dulu. Berlibur terutama ke wisata alam dapat membuat pikiran lebih fresh dan mengurangi stress.

Nah, itu dia cara saya untuk tetap waras mental dan fisik. Sebenarnya ini cara yang sangat mudah dilakukan. Cuma kenapa orang lebih suka berobat ketimbang “mempersiapkan” sebelum kejadian? Dan saya tidak mau seperti itu karena saya ingin #SemuaTenangTerlindungi. Karena apapun mimpi dan cita-cita yang kita miliki, semua terhalang saat kita sakit.

6. Bergabung dengan Asuransi Syariah PRUTect Care – Hospital Cash

Baru-baru ini OVO bekerjasama dengan PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) atau yang lebih dikenal dengan Prudential Indonesia meningkatkan kerjasama strategis dengan meluncurkan produk Asuransi bernama Asuransi Syariah PRUTect Care – Hospital Cash.

Produk yang diluncurkan pada 28 April 2021 dan merupakan terobosan yang terintegrasi antara uang elektronik dari OVO dan elektronik insurance ini adalah produk asuransi jiwa kumpulan syariah yang memiliki beragam manfaat untuk saya dan Anda kedepannya.

Manfaat dasar dari asuransi ini yaitu berupa manfaat meninggal dunia karena sebab apapun. Untuk manfaat tambahan lainnya yaitu seperti
1. Manfaat harian rawat inap
2. Manfaat perawatan ICU
3. Manfaat cacat total akibat kecelakaan
4. Manfaat meninggal dunia akibat kecelakaan
5. Manfaat meninggal dunia akibat penyakit menular

Dan Ini adalah pengalaman pertama saya bergabung dengan asuransi syariah dari OVO | Proteksi. Alasan saya memilih asuransi syariah dari OVO karena ia memiliki beragam keunggulan. Di antaranya seperti :

1. Merupakan asuransi yang berbasis syariah. Bagi kalian yang muslim, memiliki asuransi syariah adalah pilihan tepat karena dilakukan berdasarkan prinsip keislaman selain tujuan utamanya mendapatkan perlindungan.

2. Harga terjangkau mulai dari Rp 5.000-an/bulan* (Paket Silver PRUTect Care – Hospital Cash 1 Tahun). Untuk saya sendiri karena masih percobaan, saya memilih PRUTect Care – Hospital Cash Paket Silver Silver 1 tahun. Dan beruntungnya, karena masih percobaan, saya bisa berlangganan hanya satu bulan. Jika ingin berlanjut, saya bisa melanjutkan transaksi di bulan berikutnya.

Pendaftaran pun cepat dan tidak perlu upload dokumen lewat aplikasi OVO. Untuk proses klaim bisa dilakukan lewat aplikasi pulse dari Prudential Indonesia.

3. Untuk produk yang saya gunakan yaitu silver. Beberapa keuntungan yang saya dapatkan yaitu seperti santunan meninggal dunia senilai Rp 3.000.000,-. Santunan rawat inap senilai Rp 200.000,- per hari. Total santunan meninggal dunia akibat kecelakan menular senilai Rp 6.000.000,- . Dan berbagai manfaat lainnya. sebagainya. 

Cara mendaftarnya pun mudah. Yang penting kalian harus punya aplikasi OVO terbaru (versi 3.32.1 ke atas) atau bisa copas tautan ini https://ovo.id/updateaplikasiOVO dan juga saldo OVO Cash. Berikut step by step-nya :

1. Buka aplikasi OVO lalu pilih icon gambar payung bertuliskan Proteksi.
2. Buka dan pilih produk paling kiri bertuliskan PRUDENTIAL.
3. Pilih paket yang tersedia seperti Silver untuk kontribusi terendah yaitu Rp 8.000,- per bulan. Paket Gold Rp 16.000,- per bulan. Atau Paket Platinum Rp 24.000,- per bulan.

Pastikan semua syarat dan ketentuan kalian penuhi sesuai yang tertulis ya. O iya, pada pilihan “Pakai Autodebit” geser tombol ke kiri jika ingin menonaktifkan pembayaran otomatis. Atau biarkan saja jika memang ingin pembayaran otomatis.

Selanjutnya selesaikan proses sampai ke pembayaran. Nanti kalian akan mendapatkan email yang berisi sertifikat asuransi. Lihat gambar di samping.

Setelah pendaftaran terverifikasi, kalian bisa menunggu 30 hari untuk semua jenis penyakit. 180 hari untuk beberapa penyakit. Dan tidak ada masa tunggu untuk kasus kecelakaan. Syarat dan ketentuan lengkapnya bisa kalian lihat pada sertifikat asuransi. Informasi selengkapnya bisa kalian klik link ini.

Akhirnya, memiliki tubuh yang sehat baik fisik dan mental itu penting dan teramat penting terutama di masa pandemi yang belum selesai ini. Jangan sampai kita “plesiran” ke rumah sakit yang artinya tubuh kita sedang sakit. Makanya berbagai cara seperti di atas saya lakukan. Karena saya begitu sadar bahwa menjaga itu lebih baik daripada mengobati.

Namun dengan tambahan proteksi dari Asuransi Syariah PRUTect Care Hospital Cash di OVO | Proteksi saya merasa #SemuaTenangTerlindungi karena produk perlindungan ini bisa menjaga saya dari kejadian-kejadian tak terduga yang bisa saja saya alami. Produk perlindungan ini juga sekaligus menjaga perencanaan keuangan saya karena manfaat yang diberikan. Yuk join di sini!