Oleh-oleh Khas Yogyakarta Selain Makanan – Kalau jalan-jalan ke Jogja, rasanya kurang lengkap kalau pulang tanpa membawa oleh-oleh.
Pilihannya pun enggak melulu soal makanan. Karena ada banyak buah tangan khas Jogja yang bisa kamu pilih, mulai dari mainan tradisional, batik, blangkon, gerabah, wayang kulir, sampai kerajinan bambu juga ada.
Harganya juga cukup beragam, jadi bisa disesuaikan dengan budget dan kebutuhan. Kalau oleh-oleh khas Jogja yang makanan sudah saya tulis juga ya.
Nah, kalau kamu sedang bingung mencari oleh-oleh untuk keluarga, teman, atau sekadar kenang-kenangan, berikut oleh-oleh khas Jogja Selain makanan.
1. Batik Jogja
Jogja juga dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki kekayaan batik dengan beragam motif khas.
Beberapa corak yang cukup dikenal seperti motif Parang, motif kawung, Parangkusumo, Tambal, Truntum, Tambal, dan juga Pamintulo. Kalau kamu ke Malioboro akan banyak menemukan jenis batik di sana.
Menariknya, kekayaan batik di Jogja tidak hanya berasal dari satu daerah saja ya guys. Setiap kabupaten juga memiliki motif yang menjadi identitasnya masing-masing.
Misalnya, motif Parijotho dari Sleman, kemudian motif Geblek dari Kulon Progo, serta motif Gringsing dan Ceplok Kembang Kates dari Bantul. Keberagaman ini membuat batik Jogja punya banyak pilihan corak yang menarik untuk dijadikan oleh-oleh.
2. Blangkon
Di sepanjang pedestrian maliboro ada banyak blangkon yang bisa kamu temui. Dulu pas ke Jogja tahun 2017 saya beli blangkon dan cukup bagus, waktu itu harganya 20rb setelah tawar menawar. Kalau sekarang mungkin bisa 50rb karena pasti harga sudah naik. Tinggal pinter2 saja nawar.
Baca Juga : Oleh-oleh khas Jogja (Makanan) yang Wajib Dibawa Pulang
3. Gerabah
Di bagian utara Jogja tepatnya di Desa Kasongan, kamu bisa menemukan berbagai macam oleh-oleh berupa gerabah dan kerajinan tanah liat lainnya. Seperti pot bunga, vas, alat masak, patung, dan hiasan rumah lainnya yang dibikin dari tanah liat.
Proses pembuatannya masih tergolong tradisional dengan goresan warna warni cat nan indah namun berkarakter.
Selain gerabah, ada juga ornamen unik seperti tirai dari manik-mani, bunga buatan artifisial, sampai taplak meja nan cantik yang bisa dikombinasikan dengan kerajinan gerabah tadi. Kisaran harga gerabahnya berkisar dari 25 ribu dan harga dapat berubah sewaktu waktu.
4. Wayang Kulit
Buat yang suka wayang kulit bisa banget koleksi wayang kulit di Jogja. Wayang kulit yang dijual ini biasanya menggambarkan tokoh dalam kisah mahabarata atau Ramayana, dan juga tokoh punakawan. Harganya berkisar dari 150 ribu sampai jutaan tergantung kualitasnya.
Datang saja ke pasar seni gabusan yang ada di Bantul. Atau ada juga di Malioboro yang menjual kerajinan seperti ini. Tapi kalau ingin kenal lebih jauh, kamu bisa berkunjung ke Museum Sonobudoyo yang ada di alun-alun utara Jogja.
5. Souvenir
Di Jogja tepatnya di Malioboro, ada banyak banget souvenir, seperti gelang, kalung, miniatur sepeda dan manik-manik dari kayu ada di sini, dan harganya juga terjangkau lho.
Oh ya, di sini kamu juga bisa beli keris juga lho, patung loro blonyo juga ada di sini. Oh ya, keris ini hanya replika saja ya, bukan yang asli karena hanya sebagai pajangan.
6. Tas Rajut Dowa Bag
Di Jogja khususnya Malioboro ada banyak tas rajut bisa kamu pilih. Dulu pas ke Jogja saya lihat ada banyak banget tas rajut.
Tas rajut lokal ini dikenal dengan kualitas bahan dan pengerjaannya yang cukup baik. Benang rajut yang digunakan juga memiliki kualitas yang mendukung tampilan serta daya tahan tas.
Untuk mendapatkannya, kamu bisa berkunjung ke toko pusat Dowa Bag di kawasan Jalan Godean. Selain itu, tersedia juga cabang di sebelah barat Tugu Jogja serta beberapa gerai resmi lainnya. Cocok untuk kamu yang ingin membawa pulang oleh-oleh khas Jogja yang bisa digunakan sehari-hari.
7. Dolanan Tradisional
Waktu berkunjung ke Malioboro, saya sempet membeli mainan seruling-serulingan dari bambu. Macam sempritan begitu, kalau gak salah dulu harganya 10ribuan.
Tapi ada banyak macam mainan lainnya, seperti gangsing bambu, egrang dari batok kelapa, kitiran, otok-otok, patung kertas warna, dan ada congklak juga sebagai oleh-oleh untuk anak-anak atau keponakan kalian.
8. Kerajinan bambu
Kalau di Jogja bagian Sleman, tepatnya di dusun sendari, Tirtodadi, Mlati, kamu bisa menemukan kerajinan dari bambu seperti tudung saji makanan, meja, kursi, tempat lampu, licak atau tempat duduk dan perkakas lainnya untuk memperindah ruangan kalian.
9. Kaos Dagadu Jogja
Kaos dagadu Jogja ternyata masih eksis sampai sekarang. Dulu pas tenarnya kisaran tahun 2000, alias 26 tahun lalu, saya masih ingat banget. Keren banget sih bisa eksis sampai sekarang. Membawa pula kaos ini pertanda kamu pernah ke Jogja.
10. Miniatur landmark Jogja
Kalau kamu ke Jogja dari arah barat, kamu akan bertemu tugu Jogja atau landmark Jogja, dan ini bisa kamu dapatkan dalam bentuk miniatur kayak patung begitu.
Namun selain itu kamu bisa juga menemukan miniatur Candi Prambanan, Candi Borobudur, Keraton Jogja atau Monumen Jogja Kembali.
Miniatur ini banyak dijual disepanjang jalan Malioboro atau pasar gabusan dengan harga kisaran 50 ribu sampai ratusan ribu.
Nah, itu dia 10 oleh-oleh khas Jogja selain makanan yang bisa kamu temukan saat berkunjung. Oh ya, biaya hidup di Jogja itu cukup murah lho ya, dan penginapan juga mulai dari puluhan ribu dan seratus ribuan per malam itu sudah bagus di daerah Malioboro. Ok selamat berlibur ya.
Baca sumber lainnya :
– Mamikos, 18 Oleh-oleh Khas Jogja Selain Makanan yang Menarik untuk Dibeli
– Bobobox, 16 Oleh-Oleh Khas Jogja Selain Makanan yang Unik dan Berkesan
