Salut banget walaupun sangat ramai, tapi tak terlihat sampah berserakan. Padahal gak terlihat petugas kebersihan.

Hai guys, beberapa waktu yang lalu saya berkunjung ke kapal mendoan Kebumen yang letaknya di alun-alun Kebumen, yang saat ini masih dalam tahap pembangunan dan sepertinya tinggal sedikit lagi selesai.

Kapalnya gede banget dan ikonik banget. Orang-orang yang datang pasti terkesima. Kapal mendoan bentuknya seperti kapal dan di dalam atau di atas kapalnya banyak pedagang.

Jadi nantinya pengunjung bisa menikmati keindahan alun-alun kota Kebumen sambil bersantai di kapal mendoan ini.

Nuasanya bakal seru dan mengasyikkan banget. Apalagi kalau ada di atas kapal, bisa lihat kemana-mana dan sejuk karena di bawah pohon. Alun-alun Kebumen kin tak kalah menariknya dengan alun-alun Karanganyar

KAPAL-MENDOAN-KEBUMEN-SORE-HARI

Suasana kapal mendoan kebumen sore hari yang begitu estetik dengan sunset yang akan tenggelam. 

Kemarin pas berkunjung di hari minggu, suasananya ramai banget dan penuh sesak. Parkirannya pun penuh dan gak bayar ya. Males banget ah kalau bayar.

Sebelum dibangun konsep ini, alun-alun Kebumen hanya alun-alun biasa. Tapi semenjak adanya kapal mendoan ini, penataan cukup rapi. Banyak spot-spot menarik untuk berfoto. Di setiap sudutnya selalu menarik untuk berfoto. Bahkan di bawah pohon pun cukup menarik karena ada lampunya.

Pas minggu pagi kemarin, mak-emak lagi pada senam dan orang jogging mengitari lapangan atau hanya sekedar jalan-jalan pagi. Cuma pembangunannya belum selesai. Masih ada kayak teras-terasan yang belum dibangun.

kapal-mendoan-kebumen-pembangunan

Suasana saat minggu pagi yang cukup ramai pengunjung

Untuk di pi pintu masuknya terdapat batu-batu bulat yang menambah eksotis alun-alun ini, mirip Malioboro Yogjakarta. Dan saat malam, tulisan berupa KEBUMEN SEMARAK akan menyala dan bersinar terang. Kalau ke sini jangan lupa berfoto di sini ya.

Baca Juga : Pesona Ramadhan Pasar Malam Alun-alun Karanganyar Kebumen

Di sebelahnya lagi juga ada tulisan ALUN ALUN PANCASILA yang juga bersinar terang kalau malam. Selain itu ada juga semacam mimbar yang tiap tangganya akan menyala saat malam. Kemarin saya mencoba berfoto di sini dan menarik banget sih.

kapal-mendoan-kebumen-pembangunan

KEBUMEN SEMARAK, klik untuk memperbesar

Lalu, pedagannya dipindah di sebelah mana?

Pedagangnya di pindah ke sebelah timur di sekitaran SMAN 1 Kebumen berupa pedestrian memanjang seperti di Malioboro. Cuma masih banyak pedagang yang masuk ke alun-alun dan bikin semrawut sih.

Kayak pedagang es atau cilok begitu. Di sebelah utara alun-alun juga banyak banget sih pedagang. Kalau malam pedagang gerobak kemarin gak lihat sih, Cuma pedagang keliling pakai nampan gitu yang jualan kopi sama sosis goreng.

pedagang-di-kapal-mendoan-kebumen

Pedagang di bawah kapal mendoan Kebumen. Jarang ditemui sampah karena sepertinya pengunjung sadar kalau tempat sebagus ini dikotori sampah.

Cuma yang bikin saya agak heran sih alun-alunnya tetap bersih. Sampah tetap ada ya dikit-dikit kayak puntung rokok gitu, Cuma kalau yang sampah kayak bungkus es atau plastik apa gitu, saya gak lihat. Kayaknya mereka gak tega menyampah di tempat seindah ini. Ini bisa jadi contoh sih. 

Mengapa di namakan kapal mendoan?

Kalau dari namanya, mendoan ini singkatan dari mangan enak karo dolan (makan enak sambil main).

Main bisa diartikan nongkrong atau hangout gitu. Dan tempe mendoan menjadi kuliner kota Kebumen yang khas. Jadi kalau ke Kebumen jangan lupa cobain tempe mendoan ya.

Nah, di samping kapal mendoan ini juga ada semacam mimbar yang tadi saya sebut sebagai tempat berfoto dengan tulisan KEBUMEN MANGLINGI (Kebumen bikin pangling).

Saat malam hari, tulisan kapal mendoan yang terikat rantai seperti kapal di laut ini menyala terang. Orang-orang pada berfoto di sini. Berfoto di sini juga keren banget.

Salah satu spot foto di alun-alun Kebumen.

Salah satu spot foto di alun-alun Kebumen yang cukup favorit. 

Kalau mau ibadah dimana?

Deket dong. Di barat alun-alun ada masjid Agung Kebumen yang cukup besar dan lumayan ramai kalau malam. Dari alun-alun ke masjidnya yang hanya berseberangan jalan pun ada lampu merahnya. Kalau mau lewat tinggal pencet tombol saja di tiang. Nanti pengendara pada berhenti menunggu orang lewat.

masjid-agung-kebumen

Masjid Agung Kebumen yang terlihat eksostis dari alun-alun Kebumen.

Tengah alun-alunnya ada apa saja?

Di tengah alun-alun ada pohon beringin saja dan gak dikitari dengan pembatas. Jadi orang-orang bisa berteduh di bawah pohonnya.

Paling asyik ke sini kalau sore hari. Berfoto di balik sunset hasilnya cukup menarik. Tapi dimanapun spotnya tetap menarik.  

Nah, itu saja yang bisa saya bagikan, terima kasih. 

Bagikan biar yang lain tahu