Belakangan ini saya seringkali mengkonsumsi madu. Manfaat madu yang begitu saya rasakan adalah karena dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu, madu juga membuat tubuh menjadi lebih fresh dan segar, dan dapat membuat kulit terlihat cantik untuk kaum wanita. Sedangkan madu hitam pahit sudah saya buktikan manfaatnya untuk mengatasi sakit asam lambung.

Indonesia memiliki banyak sekali jenis madu. Baik itu madu yang dibudidayakan dalam peternakan atau madu hasil mengambil dari hutan langsung. Untuk madu yang mengambil dari hutan, keaslian dan kemurniannya tentu sangat terjaga karena langsung dari hutan. Berbicara soal madu, ada banyak jenis madu lokal dengan kualitas baik dengan berbagai manfaat yang ada. Di antaranya :

1. Madu Leuser : Adalah madu yang dihasilkan oleh lebah, namun lebah tersebut akan memiliki pohon mana yang tidak terkontaminasi bahan kimia. Sehingga kualitas madu yang dihasilkan benar-benar murni dan sangat baik untuk kesehatan atau kecantikan. Madu Leuser ini bisa ditemukan di Kabupaten Aceh Tamiang.

Madu Leuser

Petani madu di sini begitu menjaga agar pohon-pohon raja/tualang tetap ada. Sehingga lebah akan betah untuk terus menghasilkan madu. Pohon tualang ini tumbuh di tengah hutan Leuser yang masih alami dan asri.

Madu Leuser ini diproduksi dan dikembangkan oleh kolaborasi Kelompok Tani Dayang Hitam, Kampung Pantai Cempa, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang; Forum Konservasi Leuser; dan Dinas Perindagkop Kabupaten Aceh Tamiang. Produksi Madu Leuser Lokop mencapai 900kg sampai 2 ton per musim dimana 1 musim = 6 bulan.

2. Madu Hutan Apis Dorsa. Merupakan madu yang dapat dipastikan sangat alami. Hal itu disebabkan karena lebahnya memiliki kepekaan terhadap polusi. Lebah madu jenis ini begitu menghindari daerah yang tersentuh polusi. Adanya lebah madu ini juga menjadi indikator akan kualitas ekosistem suatu daerah. Madu jenis ini bisa ditemukan didaerah Panjang Selatan, Bandar Lampung, Lampung.

Madu hutan apis dorsa

3. Madu Teras Mitra. Ini adalah jenis madu yang diproduksi dari bermacam-macam bunga tanaman atau disebut madu multifora. Madu ini diproduksi oleh para petani di pulau semuau dengan menempuh jarak sekitar 2 kilometer menuju hutan. Madu hutan ini memiliki warna coklatnya lebih kehitaman karena banyak mengandung zat seperti mineral, enzim dan zat lainnya. Dalam setiap sarangnya, petani bisa mendapatkan 5-8 botol madu dengan takaran 600ml.

Madu teras mitra

4. Madu Hutan Kuningan. Ini adalah madu yang diambil dari hutan langsung oleh para petani madu di Kuningan Jawa Barat. Madu ini diambil langsung oleh petani dengan cara memanjat pohon. Setelah dipisahkan dari sarangnya, kemudian madu ditaruh dalam wadah kaca steril. Rasanya seperti buah-buah dengan manis yang sedang. Madu ini tentu saja lebih sehat dan lebih alami karena langsung diambil dari sumbernya. Madu ini diproduksi oleh organisasi rumah bantala.

Madu hutan kuningan

5. Madu Tengkawang. Ini adalah jenis madu hutan alami yang pengelolaannya sangat baik oleh masyarakat setempat yang tinggal di daerah kawasan taman nasional. Lebah madu hutan ini mengambil nektar dari bunga-bunga hutan yang tumbuh disekitarnya, yang tentunya memiliki kayak manfaat.

Madu tengkawang

Kualitas madu dari hutan ini sangat baik dan terjamin mutunya karena menggunakan tekhnik panen lestari, yang tujuannya tidak lain untuk menjaga keberlangsungan lebah hutan dan kawasan itu sendiri. Tekhnik penyaringan yang higienis membuat madu ini memiliki kualitas sangat baik.

Budidaya madu ini juga menjadi matapencaharian oleh warga setempat. Untuk lokasi berada di Sekutal, Vega, Leboyan kecamatan Selimbau dan Desa Labian. Untuk di Tengkawang berada di Kecamatan Batang Lupar Kabupaten Kapuas Hulu Kalimantan Barat.

Dari pembahasan di atas kita tahu bahwa banyak komoditas lokal Indonesia dengan nilai jual dan kualitas tinggi. Jadi, memilih produk lokal akan sangat baik untuk mendukung kesejahteraan masyarakat Indonesia.