Memiliki usaha yang sukses dan maju adalah impian semua orang. Baik itu usaha online ataupun usaha konvensional. Seperti jasa laundry kiloan misalnya.

“Pada artikel ini akan membahas tips memulai usaha laundry kiloan supaya cepat laris dan menguntungkan dengan mengutip sumbernya di URL https://bukuwarung.com/tips-memulai-usaha-laundry-kiloan/

Sebelum mulai membaca, saya ingin intermezzo dulu, cuma 2 paragraf saja kok. Mungkin kalian kenal sosok Agung Susanto Nugroho. Pria asal Lampung yang sempat menimba ilmu di Yogyakarta ini adalah seorang pengusaha loundry kiloan yang sukses.

Sebelum memulai usaha landry kiloan, Beliau sempat menjalankan usaha distro bersama teman-temannya. Namun gagal ditengah jalan karena berbagai kendala. Seperti sulitnya membagi waktu karena saat itu masih kuliah. Atau perbedaan prinsip dengan rekan bisnisnya.

Baca Juga : Kamu Lagi Rintis Usaha? Mesin EDC Gopay Spots Ini akan Berikan 6 Keuntungan Untuk Naikan Omsetmu 

Agung Nugroho Susanto

Foto : maxmanroe.com

Selain itu, ia juga tidak mendapatkan restu dari orang tuanya yang merupakan pengacara. Orang tuanya tidak mengizinkannya menjadi pebisnis. Mereka ingin agar Mas Agung ini meniti karir saja. Memang sih, ia pernah melamar kerja di sebuah bank dan diterima. Namun hasrat bisnisnya tak terbendung. Hingga akhirnya ia resign. Dan dalam setahun, ia bisa membuka 30 outlet dan semakin berkembang hingga 275 outlet di 85 kota di Indonesia, dengan penghasilan 3 milyar setiap bulannya. Wah, hebat sekali ya. Segala sesuatu yang dilakukan dengan sungguh-sungguh memang tidak pernah membohongi hasil.

Dan bersama ini, saya ingin membahas tips memulai usaha laundry kiloan supaya cepat laris dan Berkembang.

1. Pilih lokasi laundry yang tepat dan strategis

Segala sesuatu yang dipikirkan secara matang, memang hasilnya lebih maksimal. Untuk sebuah usaha laundry, lingkungan padat penduduk yang banyak dihuni mahasiswa, pekerja kantoran yang sibuk, karyawan pabrik, dan orang-orang yang tidak sempat mencuci pakaian kotornya, adalah pilihan yang tepat. Dan tentunya akan lebih baik lagi jika lokasi berada di jalur semut seperti dipinggir jalan misalnya. Tujuannya agar semakin banyak orang yang melihat jasa laundry Anda.

Para mahasiswa yang sibuk dengan aktivitas belajar atau organisasinya. Para pekerja kantoran atay karyawan pabrik yang sibuk dengan kerjaannya yang kadang harus lembu dan tidak sempat mencuci baju. Atau mereka yang dari kalangan menengah ke atas dan sebelumnya tidak pernah mencuci pakaian. Kehadiran jasa laundry, tentu sangat membantu keseharian mereka.

2. Menentukan harga 

Sebelum memulai usaha, ada baiknya lakukan riset harga terlebih dahulu. Belum tentu yang murah akan kebanjiran order. Belum tentu juga yang mahal juga bikin pelanggan lari. Makannya, riset harga itu penting.

Bagi mahasiswa yang umumnya biaya hidup ditanggung orang tua, mereka akan lebih hemat dalam pengeluaran. Jika tarif terbilang tinggi, tentu mereka akan keberatan. Dengan tarif yang pas atau ada harga khusus di kalangan mereka, diharapkan banyak pelanggan dari kalangan mahasiswa.

Sebagai konsumen, kadang beda 500 rupiah saja bisa pindah ke tempat lain. Dan kalaupun harga agak mahalan dikit, tentu dibarengi kualitas pelayanan. Misalkan dengan hasil yang lebih rapih dan pengerjaan yang lebih cepat.

3. Mengetahui cara mencuci yang benar

Mencuci pakaian memang terlihat sepele. Tinggal basahi kain lalu sikat dengan sabun. Namun pada prakteknya, ada perlakukan khusus untuk setiap jenis kain. Untuk Anda yang akan membuka usaha laundry, tentu harus paham hal ini. Misalnya bisa membedakan kain mana yang luntur atau tidak, cara mencuci jeans, sweater, kain putih, cara menghilangkan noda tertentu seperti minyak, tinta, getah, dsb.

Jangan sampai terjadi, pakaian pelanggan berubah warna setelah dilaundry. Yang ada malah pelanggan kabur. Intinya hati-hati memperlakukan pakaian pelanggan. Anggaplah baju mereka adalah pakaian terbaikmu.

Baca Juga : Bisnis Menarik Untuk Para Penggemar K-POP

4. Pelayanan yang baik untuk pelanggan

Salah satu faktor yang menunjang majunya sebuah usaha yaitu pelayanan. Pelanggan akan semakin berdatangan jika pelayanan memuaskan. Saya pernah membaca sebuah quote “jika kamu tak bisa tersenyum, lebih baik jangan berdagang”. Dan tentu saja itu bisa dibenarkan. Pelanggan akan kabur jika dilayani dengan cuek, apalagi sambil mrengut-mrengut.

Namun tentu saja pelayanan terbaik bukan hanya itu saja. Hasil cucian yang bersih, rapih, cepat, tepat waktu, juga merupakan pelayanan terbaik. Selain itu, mungkin dengan adanya layanan antar jemput, juga menjadi nilai tambah tersendiri. Misal untuk radius 2 kilometer, ada delivery khusus yang akan menjemput pelanggan. Soalnya kadang lihat jasa laundry dengan model promosi seperti itu.

5. Tambahkan variasi pelayanan

Agar usaha laundry semakin banyak diminati pembeli, tambahkan juga jenis layanan lain. Karena satu jenis layanan saja akan terlihat monoton dan terkesan itu-itu saja. Coba tambahkan variasi pelayanan, misal paket berdasarkan durasi pengerjaan. Atau bebas pilihan pafrum atau wewangian. Tentu pelanggan akan lebih tertarik karena sebuah usaha laundry terlihat unik.

6. Memilih karyawan yang kompeten dan bertanggung jawab

Karyawan yang cekatan, sigap, ulet, dan tanggung jawab, jujur, bisa dibilang faktor terbesar suksesnya sebuah usaha laundry. Mereka tau apa yang harus dilakukan karena tau bahwa dirinya sedang digaji untuk bekerja. Sehingga akan melakukan pekerjaan sebaik mungkin. Semisal dengan selalu datang tepat waktu. Atau dengan selalu memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Produktifnya karyawan, tentu berpengaruh besar pada majunya sebuah usaha.

7. Tekhnik pemasaran yang baik dan unik

Karena ini usaha offline, yang mana pelanggan hanya berasal dari area sekitar, umumnya promosi paling efektif dilakukan yaitu menggunakan banner atau spanduk yang ditempel dipinggir jalan. Atau papan reklame di jalan raya. Nah, untuk metode yang satu ini, peran desain grafis berpengaruh besar meningkatkan penjualan jasa.

Desain banner atau baliho yang menarik, dapat menarik pelanggan untuk menggunakan jasa laundry. Misalnya dengan perpaduan warna desain dapat menimbulkan kesan dan emosi tersendiri kepada pelanggan. Kemudian dari sisi pemotretan yang terlihat hidup juga berperan penting. Caption yang menarik, atau konsep lainnya.

Mungkin kalian pernah melihat promosi offline dalam bentuk baliho sebuah promosi toko online di jalan raya Jakarta, yang masa banner baliho tersebut terpasang terbalik dan itu memang disengaja sebagai strategi marketing.

Pada baliho tersebut tertulis “DISKON 50%” namun tertulis terbalik.

Namun justru dengan konsep tersebut, orang jadi penasaran dan memiring-miringkan kepala untuk membaca, sambil tertawa karena unik. Selain itu, selebaran brosur juga disebar diberbagai titik target. Misal di area kost atau kontrakan mahasiswa dan pekerja.

Baca Juga : Dari Foto Bening hingga Akses Internet – Berikut 14 Strategi Marketing Berjualan Menghadapi Harbolnas di Blibli.com

8. Branding itu penting

Dalam sebuah usaha, branding itu sangat penting. Tentu kalian tau harga segelas kopi di star***cks dengan warung kopi biasa. Atau kafe biasa, lah ! Tentu tidak jauh beda dong ya. Paling 11 – 12. Nah, itulah branding. Branding – brand – akan menimbulkan gengsi dan tahta tersendiri untuk konsumen. Dan mereka bangga jika sudah memiliki atau menggunakannya, walaupun harganya mahal.

Branding bisa dimulai dari pelayanan berkualitas, penentuan nama, dalam hal ini nama usaha laundry, desain bangunan, logo, dan nama website sebagai company profile.

9. Pembukuan untuk mengatur pemasukan dan pengeluaran

Pembukuan dalam usaha itu juga sangat penting. Penting sekali. Pemasukan dan pengeluaran yang tertata rapih, dapat mengukur seperti apa perkembangan sebuah usaha. Apakah berkembang, stuck atau jalan ditempat, atau mungkin menurun. Dengan pembukuan, kita bisa tahu berapa modal yang sudah dikeluarkan dan juga untung ruginya.

Nah, di zaman sekarang sekarang ini, pembukuan menjadi lebih mudah karena ada BukuWarung. BukuWarung adalah sebuah aplikasi untuk mencatat keuangan harian seperti pengeluaran, pemasukan,  arus kas, modal, omset, utang piutang, dsb.

Hingga saat ini sudah ada lebih dari 900,000+ UMKM yang tersebar di lebih dari 750+ lokasi di Indonesia. Seperti konter pulsa, warung makan, salon dan barbershop, toko bangunan, rental mobil, bengkel, dan tentu saja, laundry. Dengan BukuWarung, mencatat laporan keuangan sebuah usaha menjadi lebih mudah.

Sumber referensi lain :
https://www.maxmanroe.com/usaha-laundry-kiloan.html
https://mebiso.com/5-strategi-agar-usaha-laundry-cepat-balik-modal/
https://blog.mokapos.com/2018/08/31/ingin-punya-bisnis-laundry-yang-sukses-simak-10-tips-jitu-berikut-ini