Hai guys, beberapa waktu lalu saya baru saja cabut gigi setelah seminggu lebih sakit gigi. Rasanya itu lho kayak dipukul palu, sakiiiiittt banget sampe nangis saking sakitnya. Kalau sudah sakit gigi, pelipis juga jadi sakit, kepala juga sakit. Jangan sampe deh kalian merasakan.

Ini terjadi karena dulu pas masih belum sakit, gak kunjung dicabut. Dalam pikiran saya itu “besok saja lah ya cabutnya, karena gak sakit” dan begitu terus. Hingga akhirnya sakit itu datang dan menyiksa. Bahkan sampe 3 kali ke rumah sakit dan akhirnya dicabut.

Pokoknya menderita banget deh. Dan semua terjadi karena saya suka menunda-nunda. Padahal dulu pernah sakit gigi juga sampai dicabut, juga karena menunda-nunda.

Baca Juga : Bolehkah Penderita Asam Lambung Cabut Gigi? Ini Pengalamanku

Karena sakit, tentu saja pekerjaan terbengkalai dan mandeg. Buat para freelancer ini jangan dilakukan. Freelancer itu strugle banget karena penghasilan gak tetap. Apalagi jika sering menunda-nunda. Nah, berikut adalah beberapa akibat jika sering menunda pekerjaan, di antaranya seperti :

1. Hanya sekedar sibuk tapi tak produktif

Kalau kita cuma sibuk doang dan gak produktif, yang ada malah waktu banyak terbuang sia-sia. Dari tadi cuma sibuk main scroll media sosial, gak kerasa pekerjaan tak kunjung dikerjakan dan akhirnya molor terus tuh waktu.

Freelancer itu dapet gaji per proyek. Kalau kerjaan gak kunjung selesai, kapan mau dapat kerjaan selanjutnya? Akhirnya cuan pun jadi lambat. Rejeki jadi seret karena kerjanya sering main-main.

Baca Juga : Bekerjalah Sewajarnya – Terlalu Ngoyo Hanya Akan Membuatmu Menderita

2. Pekerjaan menumpuk

Karena menunda-nunda waktu, pekerjaan jadi menumpuk. Harusnya hari ini selesai tugas A, tapi karena main sosmed mulu, rebahan mulu, ditunda mulu, akhirnya jadi menumpuk. Jika sudah begini kita sendiri yang repot. Di akhir waktu deadline, pekerjaan jadi banyak dan terpaksa lembur.

3. Menderita sakit

Seperti yang saya alami di atas, karena menunda-nunda pekerjaan, akhirnya sakit itu datang. Sakit bukan hanya fisik yang sakit, tapi biaya pun ikut keluar. Ngenes banget rasanya. Apalagi kalau biaya berobat sampai berhutang. Double beban deh jadinya. Sudah sakit, setelah sembuh masih harus bayar hutang.

4. Menimbulkan stress

Karena menunda-nunda waktu, saat pekerjaan harus segera dikirim, akhirnya dikerjakan dengan terburu-buru dan tergesa-gesa. Apalagi jika harus riset ini lah, itu lah. Atau jika tiba-tiba ada urusan mendadak. Misal harus keluar untuk benerin kendaraan, jemput anak sekolah, atau yang paling parah ketika internet down, tentu itu bikin stress banget. Jika sudah begitu, hasil kerja pun jadi kurang maksimal karena panik saat mengerjakan. 

5. Jadi tambah malas

Karena sudah sering menunda pekerjaan, yang ada dipikiran kita tuh jadi “nanti saja lah ya”, “nanti saja lah ya”, “kan masih ada waktu”, dan seterusnya begitu. Akhirnya membentuk kebiasaan malas dan akhirnya pekerjaan tak selesai. Kebiasaan ini tidak baik karena bisa menurunkan performa dan reputasi kita. Bagaimana jika sampai di cap orang pemalas oleh klien kita? 

6. Melewatkan peluang

Sebagai freelancer, kita harus gerak cepat untuk ambil peluang karena kita dibayar per proyek. Jika sering menunda-nunda pekerjaan dan saat itu lagi ada peluang bagus, tentu bisa gagal dan gak keambil karena pekerjaan sebelumnya belum kelar.

Misalnya hari ini lagi ada tawaran job menulis dengan fee lumayan, tapi karena pekerjaan sebelumnya harus diselesaikan, akhirnya gak bisa diambil karena akan bertabrakan. Rugi sendiri kan jadinya? 

Atau seminggu kedepan ada lomba blog dengan hadiah besar, tapi karena kerjaan sekarang ditunda-tunda, akhirnya gak bisa ikutan. Kita sendiri yang rugi, kan? 

7. Jadi tidak disiplin

Menunda-nunda pekerjaan juga membuat kita membentuk kebiasaan buruk untuk tidak disiplin. Urutan pekerjaan jadi tak jelas. Harusnya hari ini mengerjakan tugas A, tapi karena sering main-main selalu menggampangkan, akhirnya berantakan.

===========================

Menunda-nunda bukanlah hal baik. Tapi sayangnya kebiasaan ini sering disepelekan dan jika dilakukan terus menerus, maka akan berakibat buruk. Apalagi bagi freelancer yang gajinya tidak tetap. Jadi, jangan lagi menunda-nunda pekerjaan ya guys karena bikin rezeki seret.

Mending kamu sisihkan waktu walaupun sedikit, 1-4 jam misalnya, tapi full produktif dan gak main-main. Dengan begitu pekerjan akan cepat selesai dan kamu pun akan merasa bangga dengan dirimu sendiri karena sudah sangat produktif.

Bagikan biar yang lain tahu