Bagaimana seorang anak muda memiliki 4 usaha sekaligus disamping ia punya pekerjaan sendiri sebagai seorang guru?

Hai teman, saya punya teman dan tetangga, mas Udin namanya. Ia adalah seorang guru di salah satuk SMK swasta di Kebumen, Jawa Tengah. Namun yang paling terlihat dari rutinitas sehari-harinya adalah usaha atau bisnis yang ia miliki.

Jadi, ia punya 4 usaha yang dijalankan dirumahnya. Pertama yaitu desain cetak atau bisa bilang percetakan kecil. Kedua yaitu budidaya lalat magot atau lalat BSF( Black Soldier Fly). Ketiga yaitu pembesaran ikan yang terdiri dari ikan nila, sidat, lele, dan gurame. Dan yang keempat yaitu undangan digital dalam sebuah website.

Dan bagaimana ia bisa menghandle itu semua sementara ia sendiri punya kesibukan karena ia seorang guru? Nah, supaya lebih mudah, di sini saya akan membahas satu persatu.

1] Desain Cetak

Bisa dibilang basic atau usaha mas Udin adalah desain cetak disamping usaha-usaha lainnya karena memang ini yang paling awal dirintis. Melalui bisnis ini, warga sekitar cukup terbantu karena mereka tak perlu jauh-jauh ke kecamatan atau ke kota ketika akan membuat sebuah desain atau banner untuk usaha atau bisnisnya.

Misal seperti kemarin nih ya saat saya mengeprint dokumen 200 halaman lebih, saya bisa minta tolong mas Udin, sehingga tak perlu jauh-jauh ke kecamatan karena hanya tinggal jalan kaki saja dari rumah.

Selain saya, tentu saja banyak warga lainnya yang terbantu. Misal seperti mama Bowo, tetangga saya yang jualan makanan di depan rumah, yang terbantu berkat desain banner yang dipasang di warungnya. Berikut contoh-contoh desain cetak karya mas Udin.

warung-mama-bowo
memotong-kertas-dokumen
beragam-jenis-desain-cetak-karya-mas-Udin
desain-cetak-undangan-pernikahan

Berbagai jenis desain cetak mas Udin. Mulai dari spanduk, buku yasin, print dokumen, undangan, kartu vaksin, dll. Dokpri. 

Untuk jasa desain lainnya, mas Udin juga mengerjakan jasa pembuatan undangan pernikahan, stempel, kartu vaksin, kartu nama, ID card, buku yasinan, dsb. Kalau yang paling sering mungkin seperti print dokumen atau laminating.

Namun selain jasa desain fisik, ia juga pernah menerima jasa desain logo atau desain mentah lainnya. Misalnya karena beberapa waktu lalu ia pernah membuatkan sebuah logo dari sebuah usaha di Boyolali, Jawa Tengah. Namun bukan hanya logo saja, desain mentah lainnya pun ia terima. 

Awal mula ia memulai usaha ini yaitu karena merasa tertarik dan akhirnya mencoba. Karena belum ada modal, ia mencoba untuk menjualkan jasa desain cetak milik rekan-rekannya atau percetakan besar yang ia kenal. Untuk itu, ia pun mendapatkan harga khusus dari mitra yang bekerjasama.

Dari situ mulai terkumpul-lah modal usaha hingga ia bisa membangun usaha ini. Beberapa peralatan seperti PC (Personal Computer) dan peralatan lainnya pun bisa ia beli untuk mengerjakan desainnya.

Menurutnya yang tak kalah penting dari sebuah bisnis yaitu relasi potensial. Misal karena ia sendiri pernah membeli PC secara kredit dari rekannya yang punya usaha reparasi komputer, ketimbang beli cash. Sehingga bisa langsung memulai bisnis tanpa menunggu modal terkumpul.

Mimpinya sendiri adalah memiliki usaha desain cetak skala besar seperti di kota-kota. Karena memang saat ini usahanya masih tergolong skala kecil karena baru dikerjakan sendiri dari rumah. Namun kalau saya lihat, usahanya begitu maju dan terus berkembang walaupun masih tergolong kecil.

2] Pembesaran ikan

Selain usaha desain cetak, ia juga mengelola usaha pembesaran ikan. Jadi, ia membeli bibit ikan-ikan yang masih kecil untuk dibesarkan. Seperti ikan nila, baik nila hitam atau nila kuning, dan juga ikan sidat.

Oleh mas Udin, ikan nila dan sidat ini dicampur jadi satu. Biarpun begitu sepertinya aman saja karena ikan sidat tidak memakan ikan nila. Ikan sidat ini sama seperti belut, namun perutnya berwarna putih.

Sebelum bibit ikan nila ditaruh, kolam yang sudah terisi air ini perlu dibiarkan terlebih dahulu untuk mengurangi kadar PH (Power of Hydrogen) atau keasaman air. Karena jika terlalu asam, kadar oksigen akan berkurang dan berpengaruh ke masa hidup ikan. Kalau untuk ikan sidat tidak ada perlakuan khusus karena ia bisa hidup di air keruh atau berlumpur.

kolam-ikan-nila-dan-sidat

Kolam ikan nila dan sidat dalam sebuah kolam yang memiliki saringan. Dokpri.

Ikan-ikan ini hidup dalam kolam dengan air yang mengalir. Agar ikan bisa hidup lebih sehat, di samping kolam pun dibuat saringan yang berputar melalui sejenis pompa, seperti pompa pada tanaman hidroponik. Ikan nila atau mujaer ini cenderung hidup di air yang jernih, makannya dibuat saringan.

Kemudian ada juga ikan gurame. Untuk pembesaran ikan gurame ini ia bilang masih percobaan dulu karena gurame cukup sensitif dan gampang stress. Dan sebelum ikan ditaruh, kolamnya pun perlu dibiarkan terlebih dahulu sekitar satu mingguan untuk menghilangkan atau mengurangi keasaman. Sama seperti ikan nila.

Setelah semingguan, beberapa ikan dimasukkan untuk mengetahui apakah bisa tahan atau tidak? Jika ternyata tahan, maka semua bibit ikan gurame bisa dimasukkan. Ini dilakukan agar ikan tidak stress dan cepat mati.

kolam-ikan-gurame

Kolam ikan gurame yang belum berisi ikan karena masih tahap percobaan. Dokpri

Kemudian mas Udin juga memelihara ikan lele yang kolamnya ada di belakang dan samping rumahnya. Yang dibelakang rumah sepertinya sudah siap panen karena ukurannya sudah cukup besar. Sementara yang disamping rumah baru dibuat 2 kolam baru dengan ukuran sekitar 3×2 meteran.

Ia sendiri punya beberapa buah kolam lele yang pakan atau umpannya dari larva maggot hitam. Sementara ikan nila, sidat, dan gurame, dikasih umpan pur atau daun talas. Ikan lele ini dijual 20 ribu per kilogramnya ke warung-warung. Untuk ikan nila, gurame, atau sidat, belum pernah ia jual karena masih kecil-kecil.  

Kolam ikan lele di belakang rumahnya. Geser untuk kolam ikan yang baru dibuat. Dokpri.

3] Budidaya lalat magot

Kemarin saat saya berkunjung, mas Udin juga baru saja pulang mengambil sisa makanan dari tempat-tempat makan sekitar untuk pakan maggot atau lalat BSF (Black Soldier Fly). Lalat BSF bukanlah lalat seperti pada umumnya yang menimbulkan penyakit. Tapi justru lalat ini memberikan manfaat ke kehidupan manusia. Bentuk lalat ini sendiri seperti tawon hitam dengan masa hidup paling lama sekitar 45 harian.

Awal mula mas Udin menekuni bisnis ini yaitu karena melihat seminar-seminar di youtube, hingga kemudian ia memutuskan menekuninya. Dan ternyata lalat magot ini cocok dengan lingkungan pedesaan yang notabene masih banyak tumbuh pepohonan.

Mas Udin sendiri membudidayakan lalat ini dalam sebuah kandang berukuran sekitar 1,7 m x 2 meter di samping rumahnya. Dan ternyata bisnis lalat maggot ini cukup menjanjikan. Saat saya berkunjung, ia juga baru saja panen.

Di belakang rumahnya ada banyak sekali larva maggot yang ditaruh dalam sebuah kotak-kotak. Lalat maggot ini sendiri bertelur dalam sebuah ramp atau kayu kecil yang berjejer.

Larva maggot. Geser untuk gambar ramp-nya. Dokpri. 

Harga larva maggot yang masih berupa ulat putih per kilogramnya dari yaitu Rp 5.000,- – Rp 8.000,-. Pembelinya sendiri biasanya dari para pemancing sebagai taburan agar ikan berkumpul saat akan dipancing.

Namun untuk larva kepompong malah lebih mahal yaitu Rp 60.000,- per kilogramnya. Kemudian untuk harga telurnya (bentuknya seperti telur lalat hijau), takaran jualnya yaitu per gram. Satu gramnya yaitu Rp 2.500,- – Rp 5.000,-. Namun semakin banyak belinya, maka semakin murah harganya.

Untuk masa panennya yaitu 2 hari sekali dengan hasil sekitar 40 gram telur. Telur maggot ini biasanya dijadikan pakan unggas. Kalau untuk pakan burung belum cocok karena kandungan protein yang tinggi dapat membuat bulu pada burung bisa rontok.

ulat-magot-yang-sedang-makan-pisang

Ulat maggot yang sudah mulai besar dan sedang makan pisang. Kalau geli jangan dilihat ya. Dokpri.

Untuk cara promosinya biasanya lewat grup-grup pehobi unggas di facebook. Dan biasanya sekali mereka beli, berikutnya akan jadi langganan. Dan pembelinya sendiri pun baru berasal dari daerah satu kota saja. Untuk transaksinya kadang diantarkan, kadang COD (Cash on Delivery) atau ketemuan.

Menurut mas Udin bisnis ini cukup menjanjikan karena hewan ini begitu mudah hidup di pedesaan karena masih banyak pepohonan. Apalagi pakannya pun cukup mudah karena hanya dari sisa makanan seperti nasi basi, atau buah-buahan yang membusuk. Dan kalau saya lihat bisnisnya ini juga cukup lancar.

4] Undangan digital

Selain ketiga bisnis di atas, mas Udin juga punya usaha undangan digital yang websitenya baru dibuat sekitar April lalu. Ia memutuskan membuatnya karena menurutnya trend wedding ke depan bakal lebih menarik mengikuti perkembangan tekhnologi.

Tidak tanggung-tanggung, karena ia memesan langsung hosting dan domain 3 tahun sekaligus di sebuah provider hosting. Ia memutuskan membuatnya, juga karena ada pesanan dari seorang rekannya yang akan melangsungkan pernikahan.

Dulu waktu berkunjung, saya lihat ia sedang mengotak-atik halaman landing page pernikahan yang sedang dipesan. Dan saat berkunjung kembali, landing page-nya sudah jadi karena rekannya sudah melangsungkan pernikahan. Berikut penampakkannya. 

undangan-digital-pandhanaya-dot-com

Undangan digital karya mas Udin. Dokpri. 

Dan ternyata bukan hanya mas Udin saja, tetangga dan teman saya mas Yono pun terbantu dengan usahanya jualan baju anak-anak. Ia sendiri sudah berlangganan IndiHome sejak ia tinggal di Bandung. Saat itu ia masih berlangganan yang 10 mbps.

jualan-baju-mas-yono

Produk jualan baju milik mas Yono. Dokpri.

Dan saat pindah ke Kebumen untuk menetap, ia pun langsung berlangganan IndiHome. Saat saya tanya sebelumnya pakai provider apa, ternyata langsung pakai IndiHome karena jaringannya yang stabil.

Saya juga tanya apakah IndiHome membantu usahanya, ia pun menjawab sangat membantu. Ke depan ia akan berjualan peralatan barbershop yang saat ini foto-foto dan deskripsinya sudah mulai dipersiapkan dan jumlahnya ratusan.

Lalu, bagaimana IndiHome membantu meningkatkan usaha mas Udin dan mas Yono sehingga dapat berjalan lancar?

Awal mula mas Udin berlangganan IndiHome yaitu karena ada selebaran brosur dari IndiHome di balaidesa kami, balaidesa Sidoagung, dan tanpa berpikir panjang ia pun berlangganan internet dari Telkom Indonesia ini. Apalagi karena pas saat itu ada promo.

router-IndiHome-milk-mas-Udin

Router IndiHome milik mas Udin. Dokpri.

Ia sendiri berlangganan paket 30 Mbps dari sebelumnya 20 Mbps. Untuk jumlah gadget yang dipakai di rumahnnya yaitu 6 gadget. 1 komputer dan 5 smartphone dan masih lancar. Ia memilih IndiHome karena jaringannya yang stabil dan minim buffering.

“Untuk saat ini masih lebih baik IndiHome” tambahnya.

Kemudian saya juga tanya apakah ia terbantu dengan jaringan IndiHome yang stabil, ia pun menjawabnya ia, sangat membantu.

“Tapi menurut Njenengan IndiHome membantu usaha Njenengan?” tanya saya

“Sangat membantu, iya sangat membantu” jawabnya

Note : Njenengan (Anda) adalah ungkapan halus untuk orang yang kita hormati dalam bahasa Jawa. 

 

Dan, bagaimana mas Udin dan mas Yono memanfaatkan Internet IndiHome untuk perkembangan bisnisnya?

Saat mendesain, biasanya mas Udin akan mencari sumber referensi desain. Misalnya di freepik, ia bisa tahu konsep desain apa yang menarik yang ia bisa tiru, amati, dan modifikasi. Kemudian jika harus men-download, kecepatan internet yang cepat dan stabil pun membantunya bekerja.

Atau saat harus gercep buka whatsapp web karena diburu kerjaan atau semisal ada pesanan datang, ia pun bisa membukanya dengan cepat dan bisa segera mengerjakan.

Kemudian untuk maggotnya, ia biasanya mempromosikannya lewat grup facebook. Saat mengupload gambar, tentu saja kecepatan internet sangat mendukung agar proses upload berjalan lancar.

Kalau untuk usaha ternak lele, ia bisa memanfaatkan story WA untuk promosi. Untuk ikan-ikan ini, promosinya memang masih daerah sekitar saja. Seperti ke warung-warung misalnya.

Untuk ikan gurame dan ikan nila atau sidatnya, setahu saya belum pernah dijual karena memang masih kecil. Namun kedepan adanya internet akan sangat bermanfaat untuk hal tersebut.

Kemudian untuk website undangan pernikahannya, tentu saja butuh koneksi internet cepat. Misalnya saat akan upload gambar besar dikarenakan halaman websitenya berupa landing page, maka kecepatan internet yang stabil begitu penting.

Atau saat ia harus mengerjakan dan diburu deadline, tentu saja internet cepat akan sangat membantunya. Intinya koneksi internet cepat dan stabil begitu membantunya dalam mengembangkan bisnisnya, dan ia pun sudah membuktikannya bersama IndiHome Internetnya Indonesia.

Dan kemarin ia bilang akan memulai kembali channel youtubenya yang sempat mandeg sekian lama. Dan tentu saja akan berjalan lancar karena koneksi internet IndiHome yang lancar dan stabil. 

Untuk mas Yono, ia pun terbantu saat upload produk jualan ke e-commerce. Semakin cepat koneksinya, pekerjaan pun akan cepat selesai. Apalagi karena ia sudah mempersiapkan draft jualannya yang berupa gambar dan deskripsi yang jumlahnya ratusan. Dan karena saat ini ia menjalankan youtube untuk jualan, adanya internet pun sangat membantu dalam usahanya.

Nah, itu dia manfaat internet dari IndiHome dalam membantu meningkatkan bisnis-bisnis kecil di pedesaan.

By the way, IndiHome itu apa sih?

IndiHome adalah layanan digital yang menyediakan jasa koneksi internet, telpon rumah, dan TV interaktif, yang saat ini jaringannya sudah menjangkau hingga ke pelosok negeri sampai ke desa-desa.

Jasa layanan internet ternama dengan kecepatan hingga 300 mbps dari Telkom Indonesia ini juga selalu berinovasi demi melayani kebutuhan internet terbaik bagi masyarakat.

Dan tentu saja bukan hanya koneksi internet, karena pelanggan juga bisa menambahkan fitur add-on. Misalnya seperti WiFi seamles.

WiFi seamles adalah fitur dimana pelanggan bisa menikmati koneksi internet hingga 100 mbps di ribuan titik Wifi.id tanpa harus memasukkan password dan username, dengan biaya hanya Rp 10.000,- per bulan.

Kemudian ada Speed on Demand. Yaitu fitur dimana pelanggan bisa meningkatkan kecepatan internet sementara agar aktivitas online berjalan lancar. Ini semisal kita sedang streaming atau meeting, dimana dibutuhkan koneksi internet lancar.

Lalu ada Upgrade Speed. Yaitu fitur agar pelanggan bisa upgrade kecepatan sesuai kebutuhan. Misal dari 20 Mbps ke 30 Mbps. Seperti yang mas Udin lakukan.

Selanjutnya ada Minipack IndiHome TV. Yaitu fitur dimana pelanggan bisa menikmati berbagai tayangan TV. Di sini pelanggan bisa menikmati serial TV edukatif untuk anak-anak atau film favorit untuk keluarga. Fitur ini memiliki 25 pilihan channel pilihan paket yang bisa pelanggan nikmati.

Fitur-add-on-IndiHome

Fitur add-on IndiHome. Dokpri.

Lau jika ditanya mengapa harus pakai IndiHome? Maka berikut alasannya.

1] Koneksi yang cepat dan stabil

Beberapa kali saya katakan di atas kalau jaringan IndiHome memang lancar, stabil dan minim buffering. Seperti kata mas Udin dan mas Yono, jaringan IndiHome memang stabil dan membantu bisnis mereka. Bahkan kemarin sempat cek kecepatannya di gawai mas Udin menggunakan website speed test di browser sekitar pukul 12.00 siang, dan ternyata cukup tinggi. Berikut tampilannya.

Hasil-tes-kecepatan-internet-IndiHome-saat-jam-12-siang

Hasil tes kecepatan internet IndiHome saat jam 12 siang. Dokpri.

2] Beragam paket tersedia sesuai kebutuhan

Di IndiHome kita bisa memilih beragam paket yang disediakan mulai dari Rp 275.000,- per bulan dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Kecepatannya pun beragam mulai dari 20 Mbps. Di sini, pelanggan juga bisa memilih apakah akan memilih paket internet saja, internet + tv, internet + tv + telphone, paket gamer, dsb.

Pilihan-paket-IndiHome

Pilihan paket IndiHome. Dokpri.

3] Jangkauan luas hingga ke pelosok negeri

IndiHome kini sudah menjangkau hingga ke pelosok negeri sampai ke desa-desa. Misalnya seperti mas Udin dan mas Yono yang tinggal di desa pun sudah bisa menikmati layanan IndiHome yang begitu membantu usaha dan bisnisnya. Dan kedepan bukan tidak mungkin jika IndiHome akan terus berbenah hingga masuk ke pelosok-pelosok desa. 

IndiHome-tersedia-hingga-ke-pelosok-negeri.

IndiHome menjangkau hingga ke pelosok negeri. Dokpri.

4] IndiHome punya banyak promo menarik 

Untuk pembayaran tagihan beberapa bulan lalu, mas Udin baru saja dapat potongan diskon. Dari yang tadinya 400 ribu berapa gitu, ternyata cuma 300 ribuan. Tentu saja ini menarik karena meringankan tagihan bulanan.

Selain itu IndiHome juga punya banyak promo menarik, tentunya. Misalnya seperti promo yuk Move on dimana pelanggan bisa pasang baru hanya dengan Rp 150.000,- dari harga normal Rp 500.000,- untuk kecepatan s/d 30 Mbps. Untuk biaya langganannya pun hanya 200 ribuan per bulan. Promo ini sendiri berlaku sampai 30 Desember 2022. Promo lainnya bisa kalian lihat di link ini https://www.indihome.co.id/promo

Promo-menarik-IndiHome

 

Promo menarik dari IndiHome. Dokpri.

5] Lebih mudah dengan app IndiHome

IndiHome memiliki aplikasi yang akan mempermudah pelanggannya, yaitu myIndiHome. Aplikasi ini bisa di download baik di android atau iPhone. Lewat myIndiHome, pelanggan bisa registari baru, beli add-on, mengaktivasi OTT Video Streaming, mengecek dan membayar tagihan, cek poin, informasi pemakaian, dsb. Lebih mudah karena bisa dilakukan dari genggaman tangan.

aplikasi-myIndiHome

6] Cara bayar langganan yang sangat mudah

IndiHome memudahkan pelanggannya saat akan melakukan pembayaran bulanan. Tujuannya tidak lain agar pelanggan bisa terus menikmati koneksi internet terbaik dan stabil untuk pekerjaan, hiburan, usaha, ataupun bisnisnya.

Ada banyak cara pembayaran bulanan yang bisa dilakukan, diantaranya seperti aplikasi myIndiHome, Plasa Telkom, aplikasi LinkAja, Kantor Pos, Bank Mandiri, BNI, BRI, BCA, Tokopedia, Shopee, Lazada, Blibli, GoPay, OVO, Alfamart, Indomaret, dan bank partner lainnya. Mudah, bukan?

Kesimpulannya

Dari pembahasan di atas, kita bisa tahu bahwa manfaat internet sangat banyak dan begitu penting di zaman sekarang ini. Terutama bagi mereka yang memiliki bisnis atau usaha kecil di pedesaan. Dengan internet, semua hal jadi mudah.

Dan hadirnya IndiHome yang menjangkau ke pelosok negeri hingga ke desa-desa, begitu membantu meningkatkan bisnis yang masih berskala kecil. Seperti bisnis mas Udin dan mas Yono misalnya. Mereka bisa mencari sumber informasi dan terhubung satu sama lain dengan lebih mudah. Promosi produk bisnis pun jadi mudah.

Apalagi dengan banyaknya pilihan paket yang tersedia. Membuat setiap pelanggan bisa menyesuaikan dengan kebutuhan bisnisnya. Selain itu, di IndiHome juga banyak fitur pendukung lainnya. Semisal fitur internet TV atau fitur telponnya, atau fitur add-on nya.

Jika ingin upgrade kecepatan, pelanggan pun bisa melakukannya dengan mudah. Apalagi dengan bantuan appnya karena bisa dilakukan dari genggaman tangan.

Akhirnya, adanya IndiHome begitu membantu masyarakat di seluruh pelosok negeri. Yang artinya dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya dari lapisan terbawah, yaitu mereka yang tinggal di pedesaan. Bersama IndiHome, mari bersama-sama majukan pemilik usaha dan bisnis kecil di pedesaan.

Note : Semua gambar adalah gambar baru hasil jepretan dan karya penulis. Adapun untuk foto sudah memiliki izin dari narasumber.

Bagikan biar yang lain tahu