Pernahkah Anda mendengar tentang File Transfer Protocol (FTP)? Bagi Anda yang mengikuti perkembangan teknologi, mungkin Anda sudah terbiasa dengan teknologi seperti pembuatan website dengan menggunakan VPS Indonesia, istilah ini sudah tidak asing lagi. FTP memiliki peran penting dalam pertukaran data di dalam satu sistem komputer.

Tanpa FTP, aktivitas mengunduh dan mengunggah file secara daring melalui internet tidak akan mungkin terjadi. Saat ini, FTP masih menjadi salah satu protokol utama dalam pertukaran informasi, karena kepraktisannya bahkan dari jarak jauh.

Sebagian dari Anda mungkin sudah sering mendengar istilah ini. Kita mengenal dua peran utama dalam FTP, yaitu FTP Server dan FTP Client. Namun, apa sebenarnya perbedaan di antara keduanya? Apa fungsi masing-masing dalam proses pertukaran file? Sebelum masuk ke pembahasan tersebut, mari kenali lebih dalam apa itu FTP.

Mengenal Apa Itu File Transfer Protocol

FTP atau File Transfer Protocol adalah protokol yang memfasilitasi pertukaran informasi di dalam sebuah komputer melalui jaringan dengan koneksi TCP (Transmission Control Protocol). FTP menjadi protokol sederhana yang digunakan untuk mentransfer berkas. Meskipun HTTP dan HTTPS juga dapat melakukan fungsi serupa, FTP tetap menjadi protokol tertua yang nyaman dan efisien untuk mentransfer berkas.

Dalam konteks FTP, penting untuk memahami FTP Server dan FTP Client. FTP Server menjalankan aplikasi untuk menyediakan layanan pertukaran berkas, sementara FTP Client adalah komputer yang digunakan untuk mengelola aktivitas unduh, unggah, dan lainnya.

Secara sederhana, FTP Server memiliki dua fungsi: “get” untuk mengambil dan “put” untuk menempatkan berkas. Ketika mengunggah, berkas dikirim dari FTP Client ke server, sedangkan saat mengunduh, berkas dikirim dari server ke FTP Client.

Berbicara tentang FTP Client, ada be

1. FileZilla

Salah satu aplikasi FTP Client yang populer di Windows, FileZilla juga dapat digunakan di Linux dan Mac. Meski demikian, integrasinya lebih baik pada Windows. Keunggulan FileZilla adalah kemampuannya mengulang proses upload jika koneksi terputus. Namun, waktu yang dibutuhkan untuk mengunggah file bisa lama tergantung pada ukuran dan jumlah file.

2. WinSCP

Dikenal di kalangan pengguna Windows, WinSCP mendukung berbagai protokol seperti SFTP, SCP, FTP, dan WebDev. Interface-nya sederhana dan mudah digunakan. Keunggulan lainnya adalah dukungan untuk SSH password, keyboard interaktif, public key, dan otentikasi Kerberos, namun hanya tersedia untuk Windows.

3. FireFTP

FireFTP dapat digunakan di Linux dan Mac dengan cara menambahkan add-on pada browser Mozilla Firefox. Instalasinya sederhana, namun pastikan menggunakan versi terbaru browser. Tampilannya tergolong user friendly dan mendukung metode enkripsi terbaru seperti SSL, SFTP, dan TLS.

Fungsi File Transfer Protocol

Secara keseluruhan, tujuan utama FTP adalah menyederhanakan proses pengiriman dan pengunduhan data antar komputer melalui koneksi internet. Ini sesuai dengan namanya, sebagai protokol untuk mentransfer data.

Namun, fungsi FTP ternyata lebih luas daripada itu. Beberapa kegunaan atau fungsi lain dari FTP meliputi:
Memfasilitasi transfer data dua arah untuk setiap pengguna dan memungkinkan pertukaran file antar komputer, bahkan dengan ukuran file yang besar.
Memudahkan backup situs web secara efisien dan ketika sambungan terputus, data yang dikirim tidak hilang.
Memungkinkan pengunggahan halaman web ke server web atau hosting dan melakukan download file dari perangkat lunak publik.
Mengirim file besar sebagai lampiran email dan mengunggah file tugas atau pekerjaan ke FTP Server dengan mudah.
Memfasilitasi distribusi dan revisi program oleh pengembang perangkat lunak.

Cara Kerja File Transfer Protocol

FTP beroperasi dengan menggunakan autentikasi standar yang meminta pengguna untuk memasukkan username dan password untuk mengakses data. Setiap aksi terhadap data memerlukan akses dari FTP, di mana username dan password adalah kunci akses. Dengan begitu pengguna dapat melakukan berbagai tindakan seperti mengunduh, mengunggah, membuat, dan menghapus data.

Keamanan transfer data sangat bergantung pada sistem enkripsi. Sebelum melakukan pertukaran data, FTP Client harus meminta koneksi ke FTP Server. Setelah terhubung, aktivitas seperti mengunduh dan mengunggah dapat dilakukan.

Kesimpulan

FTP adalah salah satu protokol internet yang memudahkan pengguna dalam mengelola dan mentransfer data antar perangkat. Dalam konteks pengelolaan website, penggunaan proses pada FTP juga dipengaruhi oleh layanan hosting yang Anda gunakan. Manfaatkan layanan seperti DomaiNesia yang dilengkapi dengan SSL gratis untuk keamanan transfer data dan jaringan tambahan untuk menghindari downtime pada website yang Anda kelola.

Bagikan biar yang lain tahu