5 Alasan Millenial dan Gen Z Harus Nginep di Hostel saat Travelling! Hematnya Pol, Bahkan di Luar Negeri Sekalipun

Kebayang enggak sih bisa menginap cuma 50 ribu doang semalam? Bahkan di luar negeri sekalipun, kita bisa menginap dengan 135 ribu saja.

Hai sobat millenial dan gen-z, sudah pergi kemana aja nih sob? Lombok, Bali, Flores, Belitung, atau bahkan ke luar negeri?

Apa, belum?

Hadeuuuh, usia muda itu harus banyak pengalaman sob. Soalnya sebelum nikah nanti, kamu enggak bakalan sebebas saat masih muda. Kadang aku yang udah berkeluarga ini juga seringkali iri ke mereka yang masih muda.

“Kenapa sih dulu aku enggak bepergian ke banyak tempat yang aku suka, mumpung beban dan tanggung jawab masih ringan”

By the way, ada banyak alasan lho kenapa millenial muda dan gen-z harus travelling saat masih muda. Berikut infografisnya.

Wah, bener juga ya kata infografisnya. Tapi, bayar penginapan kan mahal sob?

Eh tunggu dulu, nginep itu kan enggak harus di hotel atau tempat penginapan premium gitu. Karena sekarang kan ada hostel sob. Ingat ya, hostel, pakai S, bukan hotel. Karena ada perbedaan antara hostel dengan hotel.

Pada umumnya, sewa hostel itu jauh lebih murah ketimbang hotel sob. Karena konsep hostel itu sharing kamar. Jadi yang disewain itu per bed atau kasurnya. Bukan seperti hotel yang per kamarnya. Jadinya lebih murah.

Oke langsung saja sob, tanpa berlama-lama, berikut alasan millenial dan gen Z harus nginep di hostel saat travelling.

1. Murahnya pol, bahkan di luar negeri sekalipun

Kenapa sih bisa lebih murah gitu sob? Nah, ini akan ane bahas lebih detail. Seperti aku singgung tadi, jadi kalau kita nginep di hostel, dalam satu kamar akan ada 4 sampai 10 bed atau kasur. Baik itu yang biasa atau kasur bertingkat. Sehingga bayarnya bisa lebih gitu sob.

Bahkan di website BesHostels Indonesia, ada yang tarifnya cuma 50 ribu alias gocap. Dan itu di Bali sob huhu. Murahnya ambyare pooool. Eits, tapi bukan murahan ya…

Oiya, kemarin aku barusan nonton channel youtubenya Gritte Agatha tentang penyewaan hostel di Jogja. Ya masa sih ada hostel yang sewanya cuma 45 ribu huhu. Tapi tempatnya bagus dan unik banget. Bayangkan sob, 45 ribu semalam.

Dan bukan hanya di Indonesia saja loh sob, di luar negeri seperti Belanda yang merupakan negara maju, ada hostel dengan tarif cuma 135 ribu semalam dan dapat sarapan premium gitu. Seperti daging, roti, dan sereal. Murahnya parah pol pokoknya.

Ode Hostel
Jalan Monkey Forest 68, Ubud, Bali. Cuma 50 ribu per malam. Foto : BestHostels Indonesia.

Klik untuk memperbesar

Hotel di Amsterdam yang cuma 135 ribu permalam. Foto : Juan Kristoven

Klik gambar untuk memperbesar

Nah, kalau murah gini, artinya kita bisa mengalokasikan sisa uang kita buat keperluan lain kan sob? Misal buat beli tiket perjalanan, tiket masuk wisata, beli oleh-oleh buat keluarga atau teman, dsb. Hostel ini cocok banget buat anak muda yang lagi low budget, tapi masih pengin bepergian karena lebih hemat.

Untuk makanan juga murmer banget sob. Kalau yang ada di videonya Gritte Agatha, di sediain kulkas yang isinya berbagai macam minuman yang harganya mungkin sekitar 5 ribuan.

Lalu ada teh, kopi, yang disediakan gratis. Di sediain juga kompor, oven, dan ricecooker buat masak juga loh sob. Jadi semisal kita mau godog mie instan kalau lagi lapar tengah malam juga bisa. Kalau misal bawa beras juga bisa banget masak pakai ricecooker tadi.

Nah, kalau enggak mau repot, di hostel seringkali ada juga semacam cafe kecil yang nyediain makanan ringan dengan harga murah. Asik kan?

2. Desain hostel yang  unik dan menarik

Oiya nih sob, ternyata, kebanyakan hostel itu juga desainnya unik-unik dan kece abis. Saat aku nonton youtube tentang review hostel atau ubek-ubek website BestHostels Indonesia, semuanya memang keren dan unik-unik banget.

Pemiliknya memang sengaja mendesain unik setiap lorong bangunan hostel tersebut agar menarik dan instagramable, sesuai jiwa anak muda millenial saat ini. 

Misal seperti meja yang dibuat dari pintu kayu rumah zaman dulu, lampu taman yang bikin dari pot, ayunan hammock yang diletakkan di atas kolam renang, jendela kayu rumah zaman dulu yang dicat dan ditata sedemikian rupa untuk spot foto, dsb.

Home Addicts Hostel Yogyakarta dengan desain unik dan instagramable. Foto : BestHostel Indonesia

Oiya, ada juga hostel yang konsepnya warna warni. Jadi, tiap kamar punya warna beda-beda. Satu kamar nuansanya warna kuning semua. Kamar lain warnanya merah. Kemudian yang lain lagi warnanya biru, dan seterusnya. Unik banget pokoknya. Cocok banget buat millenial yang suka berfoto.

Lalu ada juga taman baca dengan desain unik untuk tempat nongkrong atau bersantai gitu. Bahkan untuk kamar mandinya pun unik dengan desain seperti zaman dahulu gitu pakai pancuran.

Kalau untuk di luar negeri juga tak kalah unik sob. Kalau yang saya tonton di videonya Juan Kristoven, kamarnya punya desain nuansa pantai dan ada taman bacanya di roof top. Kece banget dah buat berfoto.

3. Lebih fleksibel dan seperti rumah sendiri 

Nginep di hostel itu fleksibel banget loh sob. Misalnya nih ya, kita tiba di sebuah hostel dan sampai sana sudah petang dan jam operasional sudah tutup, pemiliknya pun sudah pada pulang. Tapi kita tetap bisa masuk kok. Tinggal kontak saja ownernya.

Seperti di videonya Gritte Agatha saat di Jogja. Kalau misal penyewa datangnya kemalaman, pengunjung akan dikasih kode unik untuk check-in. Dan untuk check-out juga bisa gitu juga. Memudahkan banget kan sob?

Oiya, kalau di hostel, banyak juga yang menyewakan motor dengan tarif sewa 60-70 ribu per 24 jam. Fleksibel banget kan? Bisa keliling-keliling kota dengan bebas. Mau ke Candi Prambanan, Taman Pintar, Mallioboro, bebas deh. Seru kan sob?

Fasilitas dapur di Hostel Namastay hostels Gianyar Bali, bisa digunakan penyewa untuk memasak. Foto : BestHostels Indonesia

 Untuk di luar negeri pun begitu. Misal kalian mau menginap di sebuah hostel di Amsterdam Seperti di videonya Juan Kristoven. Pemiliknya rela menjemput kamu di Bandara supaya kamu tidak kebingungan cari kendaraan, hanya dengan charge 5 euro. 

Dan yang terpenting, pemilik atau petugas hostel juga umumnya supel dan ramah. Karena kebanyakan mereka sebelumnya juga traveller yang suka nginep di hostel. Mereka sudah terbiasa ngobrol dengan berbagai wisatawan “aneh” dan “unik” dan selalu siap jika ditanya banyak hal tentang kota setempat.

4. Privasi tetap terjaga walau ini di hostel

Hostel memang beda dengan hotel. Karena konsepnya memang sharing kamar yang mana dalam kamar ada beberapa penghuni. Penutup kamarnya juga rata-rata hanya menggunakan tirai. Namun bukan berarti privasi dan keamanan kurang. Karena kita juga disediakan semacam brangkas atau loker buat naruh barang-barang saat mau bepergian.

 

Tampak beberapa loker sebagai tempat penyimpanan barang-barang. Biarpun di hostel tapi privasi aman kok. Foto : Hostels Indonesia

Untuk kamar mandi pun rata-rata pakainya barengan gitu sob. Namun semakin kesini banyak juga hostel dengan privasi lebih terjaga. Karena bisa sewa kamar private dengan kamar mandi di dalam. Namun harga juga masih terjangkau dong tentunya.

Kalau yang di videonya Gritte Agatha, untuk kamar mandi private dengan kamar mandi di dalam dan AC, tarifnya cuma 175 ribu. Murmer banget kan sob?

Penghuni hostel itu orangnya begitu menghargai orang lain dan bisa jaga privasi. Aliasnya mereka saling pengertian karena mereka umumnya traveller yang sering berpindah tempat atau negara. Jadi mereka ada rasa pengertian gitu antara satu dengan yang lainnya.  

Hal ini juga telah dibuktikan oleh Rizki. Seorang IT Specialist di Jakarta yang malah menjadikan hostel sebagai tempat tinggalnya loh sob selama 1.5 tahun. Ia menuturkan kepada BestHostels Indonesia saat diwawancarai, selama ia tinggal tak pernah tuh kehilangan apapun di hostel.

Ia menyebut kalau soal privasi itu enggak masalah asalkan kita berusaha menghargai orang lain, maka semuanya akan lancar. Misal saat menelpon, ia menyarankan untuk melakukannya di luar. Cara tersebut bukan hanya menghargai privasi orang lain, tapi juga privasi diri kita sendiri.

Kemudian penghuni hostel juga kudu paham peraturan tidak tertulis di hostel. Seperti menjaga kebersihan, tidak berisik, tidak membawa sesuatu seperti makanan yang beroma keras, durian misalnya. Kesadaran saat berada di kamar mandi untuk tidak berlama-lama. Mencuci peralatan dapur setelah dipakai. Berbagi terminal listrik, misal untuk charger handphone. Tidak memandangi penghuni lain yang semisal sedang ganti pakaian. Tidak menyentuh benda-benda milik penguni lain, dsb. Jika kita bisa sadar akan itu semua, maka privasi akan aman-aman saja sob.

5. Kesempatan punya teman dan pengalaman baru yang membuat kita lebih toleran terhadap perbedaan

Kebanyakan backpacker pengguna hostel itu orangnya extrovert dan terbuka karena mereka sering bepergian. Dengan kita berada dalam satu kamar dengan orang lain yang belum kita kenal, dan dengan latarbelakang berbeda pula, membuat kita jadi punya banyak kenalan baru. Ya masa mau diam saja sih sob? Enggak mungkin kan?

Selain itu, kita jadi bisa lebih memahami perbedaan. Mungkin kita akan merasa aneh saat rekan satu kamar dari Jepang mandi malam-malam. Yang mana hal tersebut kurang nyaman di kita, tapi itu adalah kebiasaan mereka di negaranya. Atau mungkin bau aneh dari makanan yang mereka masak di dapur, seperti alkohol, kari, ikan asin, dll.

Hal itulah yang membuat kita lebih sensitif pada perbedaan dan meningkatkan rasa toleransi kita pada kehidupan orang lain, walaupun itu agak enggak nyaman di kita sob.

Selain itu kita juga bisa belajar banyak hal tentunya. Misal kita bertemu dengan turis asal Rusia, maka kita bisa mempraktekkan bahasa Rusia yang sedang kita pelajari.

Pastinya sang turis tersebut seneng banget karena kita bisa bahasa Rusia. Seru banget kan? Buat kamu yang lagi belajar bahasa lain semisal bahasa Jerman misalnya, kamu juga bisa mempraktekannya saat ketemu turis Jerman.

Dua orang turis asing sedang bercengkrama di Ode Hostel, Ubud, Bali. Moment seperti inilah yang membuatmu jadi orang yang lebih bisa memahami berbagai situasi. Foto : BestHostels Indonesia

Saat bertemu dengan traveller asing, kamu mungkin akan dibuatkan spagethi Italiano oleh traveller Italia. Atau bagguete oleh traveller Perancis. Dan tentu saja itu pengalaman berharga sob.

Bertemu dengan tarveller asing akan membuat kita bisa belajar dari pengalaman dan budaya mereka. Yang tentu saja membuat kita jadi bisa melihat sesuatu dari sudut pandang berbeda.

Nah, itulah ke-lima alasan mengapa millenial dan gen Z harus travelling. Dan tentu saja ada bermanfaat lain selain di atas aku tuliskan.

 

Lalu, dimana sih cari hostel murah itu sob?

Seperti di atas aku mention sob, bahwa di BestHostels Indonesia ada banyak hostel yang bisa kita sewa. Dari harga terendah sampai harga tertinggi ada di sini. Bahkan saat aku sortir dari harga tertinggi, harga paling tinggi cuma 150 ribu semalam sob. Yaitu Coz Bobo Hostel.

Sementara harga sewa termurah ada Ode Hostel yang cuma 50 ribu semalam. Dan itu di Bali sob yang merupakan kiblatnya para traveller. Pas banget dengan traveller low budget kan?

Cara pesan hostelnya juga mudah banget sob. Kita hanya perlu membuka aplikasi BestHostels Indonesia baik itu Android atau Ios. Pertama-tama kita perlu daftar dulu ya sob dan itu gampang banget.

Klik gambar untuk memperbesar.

Langkah pertama

Masukkan data diri seperti email dan nomor telpon serta password. Pilih negara Indonesia. Kemudian centang kedua pilihan di bawahnya, dan klik “REGISTER NOW”

Langkah kedua

Email konfirmasi akan masuk ke emailmu. Cek dan klik linkya. 

Langkah ketiga

Jika sudah berhasil, kamu bisa login segera dengan email dan passwormu tadi.

Penampakan website BestHostels Indonesia

Setelah pendaftaran selesai, kita bisa melakukan pencarian hostelnya. Dalam aplikasinya terdapat banyak hostel yang bisa kita sewa. Dari harga terendah sampai tertinggi, ada di sini. 

Di sini aku coba pilih hostel di Yogyakarta dengan tarif murah sob. Dan ketemulah Oke Baik Hostel dengan tarif 50 ribu atau gocap doang. Murah euy.

Sebelum melakukan pemesanan, pastikan untuk mengecek fasilitas dan apa saja yang kita dapatkan di sana. Seperti WiFi, loker, persewaan sepeda motor untuk bepergian, dsb. Berikut langkah-langkah pemesanannya lewat aplikasi.

Langkah pertama

Buka aplikasi BestHostels Indonesia. Pilih lokasi pada Stay Location, misal Yogyakarta. Pilih tanggal pada Choose Date. Misal akan dipakai untuk menginap tangal 15-16 Juni 2021. Pilih Guest untuk jumlah tamu. Misal 1 orang. Lalu klik “SEARCH’

Langkah kedua

Pilih hostel incaran. Scroll ke bawah sesuai keinginan. Misal pilih Oke Baik Hostel dengan tarif 50 ribu per malam.

Langkah ketiga

Cek semua foto-fotonya dan semua fasilitas yang akan didapat sebelum disewa nantinya. 

Langkah keempat

Pilih “BOOK NOW” jika sudah selesai memilih. 

Langkah kelima

Pilih continue. Masukkan kode jika ada agar lebih murah. 

Langkah keenam

Pilih metode pembayaran. Apakah lewat transfer bank, Go-Pay, atau Alfamart/Alfamidi. 

Bagaimana, mudah sekali, bukan? Oiya, ada 6 alasan mengapa pilih BestHostels Indonesia sebagai tempat menginap.

1. Menyediakan hostel murah terbaik dari berbagai kota di Indonesia

BestHostels Indonesia menyediakan berbagai macam hostel dan hanya memilih yang terbaik loh sob. Mitra BestHostels Indonesia sendiri tersebar di seluruh Indonesia. Mulai dari Bali, NTB, NTT, Jawa Timur, DIY, Jawa Barat, Jawa Tengah, Aceh, Riau, Banten, Jakarta, Kepulauan Riau, Banten, dan jumlahnya akan terus bertambah seiring bertambahnya jumlah hostel yang akan bermitra dengannya.

Harga yang ditawarkan juga sangat terjangkau bagi backpacker. Kamu sudah baca kan penjelasan di awal paragraf? Hanya dengan 50 ribu per malam sudah bisa Nginep di Hostels.

Penampakan deretan hostel di website BestHostels Indonesia.

2. Menyediakan jasa transportasi penjemputan seperti mobil dan boat shuttle

Bukan hanya menjadi perantara penyewaan hostel, di sini kamu juga bisa menyewa kendaraan lain seperti jasa antar jemput bandara loh sob. Misal kamu baru saja turun di Bandara Ngurah Rai dan akan menuju Bedugul.

Maka tinggal buka aja aplikasinya dan pilih menu “Airport Transfer”, lalu pilih tempat tujuan dan tanggal penjemputan. Maka di bawahnya akan muncul jasa penjemputan dengan berbagai jenis mobil dan harga yang ditawarkan.

Jasa penjemputan ini juga bisa direschedule atau jadwal ulang, dan refundable atau pengembalian dana kembali, jika tak jadi memesan atau terjadi pembatalan. Namun harus dilakukan 5 jam sebelum penjemputan ya sob.

Fitur jasa penjemputan dengan mobil dan boat shuttle.

3. Menyediakan jasa lain seperti wisata, hiburan, atau kebugaran

Selain jasa hostel, di sini kamu juga bisa memesan paket wisata lain sob. Seperti kelas membatik yang banyak digemari orang bule. Memanjakan diri di spa. Mengunjungi Bali Reptile Park untuk melihat koleksi hewan reptil. Melihat koleksi kupu-kupu di Bali Butterfyly Park, olahraga air yaitu rafting, dsb. Tinggal klik menu explore.

Akitivitas lain di BestHostels Indonesia di menu explore.

4. Banyak promo menarik di dalamnya

Agar perjalanmu lebih hemat nih sob, kamu juga bisa pakai promo yang disediain loh. Ada banyak loh promo menariknya. Promo ini bisa kalian dapatkan di tab promo. Namun sayangnya sekarang lagi habis sob. Tunggu sampai hadir kembali ya.

Menu promo untuk travelling lebih hemat

5. Testimoni pengguna hostel

Memesan hostel di BestHostels Indonesia itu mudah banget. Enggak heran kalau kalau seorang aktor seperti Kevin Torsten pun sudah menggunakannya dan ia puas dengan pelayananya. Berikut videonya.

6. Semua Hostel di BestHostels Indonesia sudah memenuhi protokol kesehatan

Walaupun pandemi belum usai, namun tak perlu khawatir saat bepergian asalkan kamu tetap menerapkan protokol kesehatan ya sob. Misal seperti menggunakan masker dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Dan yang terpenting, protokol kesehatan di Hostels juga sudah diterapkan loh sob. Kamu bisa melihat lencana Clean & Safe Hostel di bagian atas hostel yang kamu pilih.

Artinya, hostel tersebut sudah mengambil langkah ekstra dengan menjalankan protokol kesehatan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah. Seperti dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Kemenparekraf. Kemudian dari Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia. Dan juga organisasi kesehatan dunia yaitu WHO. Sehingga kamu yang akan menginap di hostel akan merasa aman terlindungi sob.

Kesimpulannya

Masa muda adalah masa emas dan produktif. Jadi harus dipergunakan sebaik dan seproduktif mungkin karena tidak akan pernah kembali. Namun tentu saja harus seimbang antara aktivitas utama yaitu bekerja dan menghibur diri.

Bolehlah 4 bulan sekali atau paling enggak setahun sekali pergi berlibur ke suatu tempat yang jauh. Itung-itung kan buat mengapresiasi diri atas kerja keras yang kita lakukan. Iya enggak? Di luar sana tuh ada banyak banget hal yang belum kita ketahui sob, yang akan jadi cerita ke anak cucu kita kelak nanti.

Bepergian juga membuat kita memiliki kaya pengalaman dan hal baru, dimana hal itu bisa membuat kita jadi bisa lebih menghargai perbedaan. Dan tentu saja, untuk melakukannya, tidak perlu keluar biaya mahal-mahal hanya karena penginapan, karena kan ada BestHostels Indonesia. Dimana dengan gocap saja udah bisa nginep. Instal aja dulu aplikasinya, nanti saat butuh, bisa deh digunakan buat booking tiketnya. Selamat berlibur.

 

BestHostels.co.id

Perumahan Nuansa Puri Abasan Jl. Gunung Salak Villa 888, Padangsambian Klod, Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali 80117

+62 811 3883 301

info@besthostels.co.id

Follow sosmed BestHostel Indonesia

Sumber referensi artikel :

Youtube Channel Gritte Agatha
1] Hostel terbersih kawasan Prawirotaman Jogja, nuansa Budha. https://youtu.be/FiEQKMFRvTU

2] Hostel tengah kota Jogja : https://youtu.be/9T_DECQFbsU

3] Hostel Jogja termurah rasa Bali penuh bule : https://youtu.be/hH-XBzukc5U

Youtube Channel Juan Kristoven
1] Hostel unik dan murah di Amsterdam Belanda budget anak kost cuma 100.000-an free sarapan : https://youtu.be/qmeew0fq9uc

 

Sumber Website

1]Blog BestHostels Indonesia