Foto saat kirim paket sendaren di JNE Karanganyar, Kebumen. Dokpri. 

Dari sekian banyak paket JNE yang saya kirim, entah kenapa tidak ada retur satu pun.

 Tahun 2023 lalu adalah tahun keberuntungan buatku. Karena di tahun tersebut jualan online sendarenku cukup laris di e-commerce. Sendaren adalah semacam aksesoris layang-layang dari bambu dan pita yang dipasang di paruh layang-layang dan berbunyi saat terbang.

Walaupun ini usaha musiman, namun saya tetap bersemangat karena cukup banyak peminatnya. Bahkan beberapa kali toko online yang berlokasi di Kebumen ini saya tutup karena tak mampu melayani pembeli, walaupun sudah dibantu seorang teman.

Dan di sini #JNE begitu mendukung usaha saya karena banyak pembeli memilih JNE untuk pengirimannya. Saya masih ingat ketika harus bolak-bolak balik kirim paket ke JNE karena cukup banyak pesanan. Kadang sehari bisa tiga kali pengiriman. Namun yang saya heran, dari sekian banyak paket yang kirim di JNE, hampir tidak ada paket balik atau retur

Awal mula ide jualan ini, tadinya saya hanya ingin jualan layang-layang yang siap terbang saja, namun karena terkendala soal packing, akhirnya saya jualan sendaren saja karena mudah cara packing-nya.

sendaren-layang-layang

Sendaren bunyian pada layang-layang. Dokpri. 

Selain sendaren bunyian, saya  juga jualan kerangka layang-layangnya. Kerangka ini cara rakitnya ada di video youtube yang sudah saya buat sebelumnya. Dan setiap ada pembeli, saya kirimkan link videonya sebagai panduan merangkai dan menyamaknya. Model kerangka ini ada tiga, yaitu burung, keketan, dan jaranan. Pembeli bisa memilih sebelum membelinya.

KERANGKA-LAYANGAN

Kerangka layangan, foto dalam bentuk di rakit, tapi yang dikirim belum rakit. Dokpri. 

Untuk packing-nya, saya memakai bambu gelondongan yang dibelah. Tujuannya agar tidak patah saat pengiriman. Dan agar makin aman, paketnya juga saya bungkus lagi dengan bubble wrap. Oleh karenanya, pembeli banyak yang memberikan rating bintang 5 karena pengiriman yang double aman tersebut.

Awalnya saya tidak menyangka jika sendaren ini banyak peminatnya. Karena sampai saat ini sudah 600 lebih barang terjual termasuk kerangka layang-layangnya.

sendaren-layang-layang-sudah-ratusan-terjual

Packing sendaren menggunakan belahan bambu agar aman, dan screenshoot terjual di e-commerce. Dokpri.

Saat musim layang-layang selesai, terkadang masih ada saja pesanan datang. Bahkan saat musim hujan sekalipun.

Dan sekarang saya sedang mencoba jualan layang-layang yang siap terbangnya karena sudah tahu cara packing-nya. Model layangan yang saya buat pun unik dan kreatif agar menarik minat pembeli. Yaitu model burung dan layangan lipat.

layang-layang-kreatif

Layang-layang yang sedang saja jual, suka yang mana? Dokpri.

Selain jualan, saya juga seorang konten kreator layang-layang, dimana setiap layang-layang yang saya buat selalu model terbaru. Saat ini sudah ada 76 video dan hampir semua bentuknya beda. Jadi saya memang harus terus #GasssTerusSemangatKreativitasnya agar semakin banyak viewnya, yang berimbas baik pada jualan saya.

channel-youtube-layang-layang

Channel Youtube Kite Specialist milik saya. Dokpri. 

Refleksi Energi, Semangat, Maju, dan Inovasi Yang Menemani Perjalanan JNE lebih dari 33 tahun

Refleksi semangat, maju, kreatif, dan inovatif JNE juga tercermin dalam banyak hal seperti pelatihan, woksphop, apresiasi, kreativitas, inovasi, dan tentu saja banyak lagi yang lainnya. 

Contoh terkait pelatihan, JNE pernah mengadakan workshop bernama “JNE Ngajak Online 2023 Goll..Aborasi” di Yogyakarta. Tujuan dari pelatihan adalah sebagai upaya meningkatkan potensi UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) agar terus maju di era digital.

Acara bertajuk Creativolllution yang diadakah secara hybrid ini menghadirkan pembicara dari berbagai latar belakang. Seperti dari pemilik cafe, misalnya.  Di sini peserta bisa belajar memulai bisnis yang dimana JNE akan selalu mendukung. Acara ini sudah berlangsung sejak 6 tahun lalu yang dilakukan di 10 kota besar di Indonesia, dan Yogyakarta salah satunya.

Bukan itu saja, pada 2020 lalu saat pandemi melanda dan PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) merajalela, JNE berkolaboasi dengan Yukbisnis juga turut andil dengan memberikan pelatihan melalui program ADASAPA (Akademi Dagang Saat Pandemi). ADASAPA adalah program pelatihan dan mentoring online selama 2 bulan yang bisa diikuti siapapun terkait jualan online.

Semua peserta akan dibimbing tentang bagaimana cara menentukan targert market, menanamkan mindset, mendatangkan traffic, menjadi customer sevice, hingga hal-hal teknis lainnya. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian agar korban PHK dapat terus bangkit akibat pandemi.

workshop-jne-saat-pandemi

Mentoring Online ADASAPA. Dok. https://kumparan.com/tugujogja

Wujud lain semangat JNE juga dibuktikan dengan tetap bukannya counter saat lebaran 2024 kemarin. Misal seperti yang diungkapkan Anggi Wibowo, staff SCO JNE Tomang 9 Jakarta Barat. Beliau sudah 3 kali lebaran di Jakarta dan tidak mudik karena harus bekerja. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dedikasinya ke pelanggan agar paket cepat sampai.

Atau Angga Pranata, kurir JNE cabang Utama Cikarang juga tetap bekerja dan sudah beberapa kali tidak mudik demi tugas mengantar paket ke pelanggan agar cepat sampai. Misalnya untuk paket YES (Yakin Esok Sampai), yang harus secepatnya dikirim.

Beralih ke moment lain, saat banjir besar di Semarang pada Maret 2024 lalu, JNE pun tetap beroperasi. Walaupun mengalami keterlambatan karena banjir, namun paket tetap dikirimkan dengan berbagai cara, tapi tetap mengutamakan keselamatan paket dan juga kurirnya, setelah ada komunikasi antara kurir dan pelanggan.

Faisal Lexi, kurir JNE Cabang Utama Semarang yang sedang mengantar paket ke Kaligawe Raya, daearah banjir terparah. Dok. jnewsonline.com

Menurut Ksatria, seorang kurir lain di JNE cabang  Semarang yang sudah bekerja 5 tahun, mengatakan, hal ini sudah biasa dan bukan masalah baginya dan menyikapinya dengan senang hati.

Yang terpenting adalah keselamatan diri dan paketnya. Bekerja keras mengantarkan paket itu yang paling utama. Dari sini merefleksikan jika JNE begitu bersemangat melayani pelanggan walau apapun yang terjadi.

Selain semangat kerja yang tinggi, inovasi juga selalu diutamakan. Misalnya melalui dukungan aplikasi MyJNE di android atau iPhone, website JNE, dan juga integrasi JNE di marketplace yang memudahkan pelanggan tracking paketnya.

Melalui aplikasi MyJNE dan websitenya, pelanggan bisa men-tracking paket, cek resi, cek ongkir, dan sebagainya. Untuk para seller online, juga bisa mengintegrasikan JNE sebagai jasa pengiriman seperti yang saya lakukan.

Untuk pelanggan, JNE juga menghadirkan JNE POP BOX dimana pelanggan bisa mengambil paketnya di loker JNE yang tersebar di 36 titik kota Jakarta. Sehingga tak perlu menunggu kurir datang karena paket bisa diambil sendiri.

JNE POP BOX

JNE POP BOX. Dok. https://www.popbox.asia/

Kemudian dengan hadirnya Rocket Indonesia, yaitu sebuah aplikasi pengiriman instan, pelanggan juga  tak perlu mendatangi konter JNE untuk melakukan pengiriman. Pelanggan juga bisa memilih jenis layanan pengiriman seperti instant, multi address, dan same day. Metode pembayarannya pun mudah seperti, tunai, kredit, qris, dan wallet.

Tarif pengiriman di Rocket Indonesia ini berdasarkan radius atau jarak dalam kilometer dan bukan berat (kg) seperti di layanan Express. Dan aplikasi ini telah hadir di 51 kota di Indonesia dimana pengiriman bisa sampai kurang dari 1 jam.

Terkait soal pengiriman, untuk JNE cabang Sigudeg, Bogor, JNE juga membangun Smart Point. Semacam tempat untuk menampung ribuan paket pelanggan yang membuat pengiriman jadi lebih cepat 6 jam dari biasanya yang 12 jam. Hal ini tentu saja menguntungkan pelanggan karena paket cepat sampai.

SP-Cigudeg

Foto karyawan di Smart Point Cigudeg. Dok. https://jnewsonline.com/

Dan agar para karyawan terus semangat bekerja, ada juga ajang apresiasi dan penghargaan yang dilakukan JNE dalam bentuk insentif. Misalnya untuk karyawan berprestasi dan menginspirasi.

Dari insentif ini, akan memacu semangat karyawan untuk tetap produktif bekerja dan mendorong karyawan menelurkan ide-ide kreatif dan inovasi baru untuk JNE. Salah satu penerima apresiasi tersebut yaitu Tria Putri, Sales Counter di JNE Kantor Perwakilan Simpang Pelangi.

Tria Putri ini dikenal bagus dalam berkomunikasi baik dengan rekan satu tim atau atasan. Ia juga bisa membuat pelanggan nyaman sehingga tertib dan antri. Selain itu ia juga dikatakan menguasai 3 bahasa asing yaitu Bahasa Inggris, Jepang dan Korea, yang tentu saja ini sebuah prestasi karena tak semua orang bisa.

Bentuk apresiasi lain juga dalam bentuk umroh gratis bagi karyawan yang sudah bekerja minimal 12 tahun. Tentu saja ini membuat para karyawan semangat bekerja. Hal ini sejalan dengan slogan JNE Connecting Happiness atau menghubungkan kebahagian.

Karyawan JNE sedang mengikuti manasik umroh. Dok. jnewsonline.com

Kemudian dalam hal kreativitas, JNE juga sering mengadakan workshop seperti di kampus UGM (Uninversitas Gadjah Mada) Yogyakarta, misalnya, JNE pernah menghadirkan cretive workshop dengan tema  “narasi dan komunikasi digital volume 2” yang menghadirkan narasumber ternama sutradara Dimaz Brodjonegoro yang membahas tema “dampak emosional dalam sinematografi”. Dan juga mantan Jurnalis Kompas yaitu Kang Maman (Maman Suherman) yang membahas topik tips menulis kreatif.

Tujuan dari workshop ini untuk memperluas pasar setelah sebelumnya menyasar UMKM, serta mencari bakat kreatif anak muda agar terus di asah sesuai bidangnya masing-masing. Apalagi UGM adalah tempatnya orang-orang intelektual.

Sejalan dengan workshop ini, JNE juga rutin mengadakan kompetisi yang berhadiah ratusan juta rupiah. Kompetisi ini meliputi kompetisi desain, penulisan, video, dan foto, dimana kompetisi ini juga sebagai bentuk semangat kreatifitas JNE dalam mengembangkan minat dan bakat anak bangsa di bidang tersebut.

Kesimpulan

Nah, dari sekian banyak refleksi yang ada, membuktikan bahwa JNE begitu bersemangat melayani pelanggan dengan penuh totalitas, kerja keras, penuh energi dan kreativitas, namun terus berinovasi.

Karena sejatinya yang membedakan antara satu bisnis dengan bisnis yang lainnya adalah kreativitas yang melahirkan inovasi. Tidak heran jika JNE pun memberikan apresiasi pada karyawannya agar tercipta ide dan inovasi baru yang membuatnya terus bertahan dan beradaptasi di era digital yang terus berkembang.

#JNE 

#ConnectingHappiness

#JNE33Tahun

#JNEContentCompetition2024

#GasssTerusSemangatKreativitasnya

Sumber artikel
– Pengalaman pribadi
– https://www.rri.co.id/umkm/279914/jne-ngajak-online-2023-bangkitkan-semangat-berkreasi-ukm

– https://kumparan.com/tugujogja/jne-adakan-program-pelatihan-dan-mentoring-warga-terdampak-phk-akibat-pandemi-1uXn78LWNt8/3

– https://jnewsonline.com/kantor-perwakilan-jne-tomang-9-buka-24-jam-dan-jadi-konter-percontohan/

– https://jnewsonline.com/cerita-kurir-antar-paket-di-lokasi-banjir-semarang/

– https://jnewsonline.com/banjir-di-semarang-jne-usahakan-paket-pelanggan-diantar-seperti-biasa/

– https://jnewsonline.com/berangkatkan-35-jamaah-umrah-jne-didoakan-terus-sebar-kebaikan/

– https://jnewsonline.com/pangkas-waktu-pengantaran-paket-peran-smart-point-di-cigudeg-bogor/

Tertunda 2 Tahun Karena Pandemi, JNE Siapkan Keberangkatan Umroh Karyawan

-https://medan.tribunnews.com/2021/09/02/jne-medan-berikan-penghargaan-kepada-15-karyawan-berprestasi

Bagikan biar yang lain tahu