Oli motor merupakan komponen penting dalam menjaga performa dan keawetan mesin motor.

Oli berfungsi untuk melumasi komponen mesin yang bergerak, mendinginkan mesin, dan membersihkan kotoran di dalam mesin. Oleh karena itu, penting untuk mengganti oli motor secara berkala.

Jika oli motor tak diganti, maka piston bisa kena. Dulu pernah pas lagi ganti ban di bengkel, ada motor matic yang kena pistonnya karena oli jarang diganti.

Pemilik bengkel pun menyarankan untuk datang 2 minggu sekali untuk dicek mesinnya guna berjaga-jaga sebelum piston diperbaiki.

Jika tidak diganti maka mesin bisa rusak dan turun mesih. Oli mesin yang tak diganti membuat asap knalpotnya juga pekat.

Saya juga pernah punya pengalaman piston motorku kena dan habis banyak buat perbaikan mesin, gara-garanya cuma asal pakai saja. Menyesal banget waktu itu karena knalpot sampai ngebul.

Kapan Harus Ganti Oli Motor?

Ada dua faktor utama yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan kapan harus ganti oli motor:

1. Jarak Tempuh

Setiap pabrikan motor biasanya memberikan rekomendasi jarak tempuh ideal untuk mengganti oli motor.

Jarak tempuh ini biasanya berkisar antara 2.000 km hingga 5.000 km. Namun, jarak tempuh ini dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor, seperti:

Jenis oli: Oli sintetis umumnya memiliki daya tahan lebih lama dibandingkan oli mineral.

Kondisi penggunaan: Jika motor sering digunakan di jalanan yang macet atau berdebu, oli perlu diganti lebih sering.

Kebiasaan berkendara : Jika Anda sering memacu motor dengan kecepatan tinggi, oli perlu diganti lebih sering.

2. Waktu Penggunaan

Selain jarak tempuh, oli motor juga perlu diganti secara berkala berdasarkan waktu penggunaan.

Oli motor yang sudah lama digunakan, meskipun belum mencapai jarak tempuh ideal, bisa mengalami penurunan kualitas dan tidak dapat berfungsi dengan optimal.

Dulu pas saya ada perjalanan Kebumen Jogja pulang pergi, oli langsung tak ganti. Biasanya saya mengganti oli sekitar 3 bulan sekali.

Kalau kata teman-temanku, kalau motor sering bepergian jauh, 2 bulan sekali bisa ganti oli. Kalau cuma sekitar rumah saja bisa 4 bulan sekali diganti.

Punyaku sendiri sudah mau 4 bulan mau tak ganti, karena jarang bepergian jauh, cuma sekitar rumah saja.

Namun seringkali mekanik bengkel bilang rata-rata 3 bulan boleh ganti. Kalau penggunaan intens banget mungkin bisa sebulan ganti.

Berikut adalah beberapa tanda-tanda oli motor perlu diganti

Sebagai pemilik motor, tentu kita harus tahu tanda-tanda harus ganti oli. Misal seperti :

1. Warna oli berubah menjadi hitam

Oli baru berwarna bening atau kuning, sedangkan oli yang sudah lama digunakan berwarna hitam pekat.

Dulu punyaku sampai hitam banget warnanya dan langsung diganti. Jika dibiarkan maka bisa kering ring piston bisa kena dan biaya perbaikkan jadi lebih mahal karena kerusakan bertambah parah.

2. Oli terasa encer

Oli baru masih kental dan lengket, sedangkan oli yang sudah lama digunakan terasa encer, berair dan hitam.

3. Muncul endapan di oli

Oli yang sudah lama digunakan biasanya terdapat endapan kotoran di bagian bawah wadah oli. Endapan ini seperti pasir.

Berapa Km Harus Ganti Oli Motor?

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, jarak tempuh ideal untuk mengganti oli motor tergantung pada beberapa faktor.

Berikut adalah beberapa panduan umum:

Oli mineral : Ganti oli setiap 2.000 km – 3.000 km.
Oli semi sintetis : Ganti oli setiap 3.000 km – 4.000 km.
Oli sintetis : Ganti oli setiap 4.000 km – 5.000 km.

Tips Mengganti Oli Motor

Dulu pas motorku masih supra, saya biasa pakai oli federal. Sekarang semenjak berganti motor, ternyata beda lagi.

Oli motor jadoel dengan oli motor injeksi atau motor modern ternyata juga beda.

1. Pilih Oli yang Sesuai

Pastikan untuk menggunakan jenis oli yang sesuai dengan spesifikasi motor Anda. Oli yang tepat akan membantu menjaga kinerja mesin dan melindungi komponen-komponen penting dari keausan.

2. Periksa Manual Pengguna

Sebelum mengganti oli, pastikan untuk membaca manual pengguna motor Anda. Manual pengguna yang dimaksud bisa buku petunjuk bawaan motor atau yang lainnya.

Manual akan memberikan petunjuk spesifik tentang jenis oli yang direkomendasikan, interval penggantian oli, dan prosedur yang tepat untuk mengganti oli.

3. Persiapkan Peralatan yang Diperlukan

Pastikan Anda memiliki semua peralatan yang diperlukan untuk mengganti oli, termasuk alat penggulung oli, kunci sok, dan wadah untuk menampung oli bekas. Jika tidak bisa maka bawa ke bengkel saja.

4. Hangatkan Mesin

Sebelum mengganti oli, panaskan mesin dengan menghidupkan motor dan membiarkannya berjalan selama beberapa menit. Oli yang panas akan lebih mudah mengalir dan memungkinkan lebih banyak kotoran dan residu terbawa keluar saat mengganti oli.

5. Lepaskan Penutup Oli dan Buang Oli Bekas

Setelah mesin hangat, matikan mesin dan lepaskan penutup oli. Kemudian, buang oli bekas dengan menggunakan alat penggulung oli dan pastikan untuk membuangnya dengan benar sesuai dengan peraturan daerah Anda.

Kalau di tempat saya biasanya dijual kembali, karena dulu saya pernah beli oli bekas buat ngoli kayu biar gak dimakan rayap.

6. Ganti Filter Oli (Jika Diperlukan)

Jika filter oli juga perlu diganti, pastikan untuk memasang filter oli yang baru sesuai dengan spesifikasi yang direkomendasikan.

7. Isi Oli Baru

Setelah semua oli bekas telah dikeluarkan, pasang kembali penutup oli dan isi mesin dengan oli baru sesuai dengan kapasitas yang direkomendasikan. Periksa level oli dengan pengukur oli dan pastikan tidak terlalu penuh atau terlalu rendah.

8. Periksa Kembali dan Uji Motor

Setelah mengganti oli, periksa kembali semua koneksi dan pastikan tidak ada kebocoran. Kemudian, hidupkan kembali motor dan biarkan berjalan beberapa menit untuk memastikan semuanya berjalan lancar.

9. Awas oli palsu

Saya baru tahu ternyata banyak oli palsu. Ciri-cirinya yaitu harganya lebih murah dari aslinya. Baiknya sih beli di bengkel besar dan ternama seperti planet Ban karena terjamin kualitasnya.

Dengan mengikuti tips-tips ini, kita dapat mengganti oli motor dengan benar dan memastikan mesin motor Anda tetap berjalan dengan baik dan aman.

Harga oli Motor di Planet Ban

Planet ban adalah bengkel yang mengkhususkan diri menyediakan berbagai macam suku cadang sepeda motor dengan kulitas tinggi. Entah itu ban, oli motor, ganti oleu, servis motor, dan suku cadang otomotif lainnya.

Terkait referensi harga oli motor di planet ban, berikut rekomendasinya.

Harga oli motor matic

1. X-TEN 10W30 MATIC 0.8L Rp 49.500
2. X-TEN OLI GEAR MATIC atau oli rante Rp 19.000
3. X-TEN DOUBLE ESTER MATIC 10W40 900ML Rp 95.000
4. X-TEN DOUBLE ESTER MATIC 10W30 800ML Rp 90.000
5. X-TEN 20W50 BEBEK 0.8L Rp 39.500
6. X-TEN 10W40 MATIC 0.8L Rp 49.500
7. X-TEN 10W40 SUPER MATIC 1.0L Rp. 66.000

Harga oli motor bebek

1. X-TEN 10W40 BEBEK 0.8L Rp. 49.500

Harga oli motor sport

1. X-TEN 10W40 SPORT 1.0L Rp. 63.000

2. OLI X-TEN DOUBLE ESTER PREMIUM SPORT 4T SAE 10W 40 0.2L Rp. 32.000

Rp. 32.000

Kesimpulan

Mengganti oli motor secara berkala sangat penting untuk menjaga performa dan keawetan mesin motor.

Jarak tempuh ideal untuk mengganti oli motor tergantung pada beberapa faktor, seperti jenis oli, kondisi penggunaan, dan kebiasaan berkendara.

Pastikan Anda mengikuti panduan dari pabrikan motor dan memperhatikan tanda-tanda oli motor perlu diganti.

Referensi:

* https://planetban.com/blog/ganti-oli-motor-berapa-bulan-sekali-simak-jawaban-detailnya-di-sini
* https://planetban.com/blog/berapa-km-ganti-oli-motor-pemilik-motor-wajib-tahu

Bagikan biar yang lain tahu