Beberapa tahun lalu saya sempat memperbaiki sepeda motor butut saya di bengkel dikarenakan telat mengganti oli dan mengeluarkan biaya lumayan banyak. Pengennya sih beli yang baru, tapi harga motor yang mahal belum mampu kebeli karena dana belum cukup. 

Sepeda motor yang setiap hari dipakai membawa barang berat tidak terlalu saya perhatikan. Maklum karena sibuk kerja dan saya memang taunya beres saja.

Kalau emang dirasa ada yang kurang beres, saya lebih suka ke bengkel daripada otak-atik sendiri karena tidak bisa. Jika dipaksakan malah bisa-bisa cuma bisa bongkar gak bisa pasang wkwkw.

Berdasarkan pengalaman, ada 6 hal yang perlu diperhatikan karena paling vital dan umum. Jika tidak tangani segera, maka bisa fatal akibatnya. Berikut penjelasannya. 

Baca juga

1. Mengintip Promo Menarik Pembelian Mobil di Akhir Tahun Berikut Ini!

2. Update Harga Camry Jakarta di Auto2000

3. Selain Harga Toyota Rush Bandung, Kenali Yuk Sejarah SUV Ini di Indonesia

4. Tips Beli Knalpot dan Spare part Mobil agar Dapat Harga Miring

5. Kelebihan Rental Mobil di Trac

1. Mengganti oli mesin secara berkala

Gara-gara tidak mengganti oli secara rutin, waktu itu oli motor di sepeda motor saya hampir habis dan tinggal dikit banget. Oli juga hitam pekat dan keruh. Aliasnya sudah tidak layak pakai. Karena lama tidak diganti, blok mesin sampai turun atau istilahnya turun mesin. Kemudian mesin dibongkar dan ring pistonnya kena dan harus diganti. Biaya reparasinya waktu itu hampir 500 ribu plus ganti oli. Menyesal sekali pokonya karena habis banyak hanya gara-gara tidak ganti oli secra rutin.

Oleh karenanya, sekarang saya rutin mengganti oli secara berkala. Biasanya 3 bulan sekali, namun tergantung pemakaian juga. Kalau untuk punya adik saya yaitu motor Vega New tahun 2007, jika motor sudah dipakai jarak jauh maka ia akan menggantinya. Untuk Yamaha ia memilih Yamalube. Sementara punya saya yang Supra 2004, menggunakan oli federal. Setelah diganti, mesin emang jadi halus suaranya. Dipakai juga lebih nyaman dan enteng.

2. Memeriksa ban

Beberapa waktu yang lalu saya harus mengganti ban dikarenakan pecah ban dalam. Jadi saat motor sedang dipakai, saya kira sih cuma kempes biasa dan tetap saya pakai. Namun belum sampai rumah, ban motor kempes. Dan setelah dibuka dibengkel, ban bukan hanya bocor doang, tapi robek besar. Itu dikarenakan ban yang sudah bocor tapi tetap dinaiki. Akibatnya ban terseret-seret lubang pompa (dop) dan menimbulkan robek besar dan panjang.

Yah saya emang sering gak tau, tak kira ban cuma kempes doang padahal bocor, lalu tetap saya pakai dan akhirnya malah bocor parah.

Pernah waktu itu karena ban tak kira kempes, kemudian saya pompa sampai penuh. Dan begitu saya pakai, ban malah meletus di jalan seperti mercon “duar”. Lalu saya ke bengkel dan ternyata ban pothol (patah) jadi dua wkwkwk. Sekarang saya lebih peduli jika ban sudah terlihat kempes, maka saya selalu butuh pompa untuk menghindari bocor atau rusak total.

3. Rutin meng-oli rantai

Waktu itu saya pernah mengalami rantai putus ditengah jalan. Padahal saya sedang membawa barang bawaan berat. Hal itu dikarenakan rantai sudah sangat kering dan tidak saya kasih oli sekian waktu. Kalaupun dikasih oli, saya hanya menggunakan oli bekas yang sudah hitam.
Nah, sekarang saya jadi lebih peduli untuk selalu meng-oli rantai agar selalu terlumasi, dengan menggunakan oli motor yang masih baru. Dan ternyata lebih awet dan tahan lama daripada oli bekas.

4. Mengecek kampas rem

Rem adalah bagian penting pada kendaraan bermotor, tak terkecuali sepeda motor. Saat kampas rem sudah dalam atau aus, maka saya akan menggantinya dengan yang baru. Kampas yang sudah aus membuat rem jadi gak sret alias kalau pedal diinjak jadi gak langsung berhenti dan masih lari aja gitu. Dan ini berasa saat sedang dijalan. Makanya saat rem sudah agak blong, saya jalannya lebih pelan untuk kemudian dibawa ke bengkel buat diganti yang baru.

5. Mengecek lampu

Lampu juga penting saat kita berkendara dimalam hari. Saya sendiri selalu mengutamakan lampu karena sering berkendara dimalam hari. Apa jadinya jika lampu padam saat malam hari, berkendara jadi sulit. Terlebih jika melewati jalan gelap. Jadi jika lampu tak nyala, maka saya akan memperbaikinya.

6. Servis berkala

Harusnya sih servis secara berkala. Namun saya jarang melakukan untuk hal yang satu ini karena biasanya Kakak saya yang betulin karena bisa. Manfaat dari servis berkala tentu banyak. Misal agar karburasi selalu bersih, jadi pembakaran bensin jadi lebih baik. Dan kalau dipakai buat jalan jadi lebih alus dan nyaman. Dan sebagainya.

Nah, itulah ke-6 hal yang penting untuk kita perhatikan pada sepeda motor kita. Mungkin dari kita banyak yang menganggap sepele. Tapi bisa fatal akibatnya jika disepelekan. Dan mungkin salah satunya yaitu ganti oli.